Ingin Ditanam Pemerintah di IKN, Ini 5 Fakta Unik Pohon Pule

Banyak fakta unik pohon pule, dari dipakai untuk indistri hingga dianggap sebagai pohon iblis


Fakta unik pohon pule

Berbagai jenis pohon dan bibit pohon telah disiapkan pemerintah untuk dikirim ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Terdapat salah satu yang pohon yang menghebohkan masyarakat dalam media sosial beberapa waktu yang lalu yaitu Pohon Pule.

Pohon Pule umumnya dapat ditemukan di sekitar Pulau Jawa dan Sumatera. Tidak hanya di Indonesia, pohon pule juga dapat dijumpai kawasan tropis termasuk di daerah Cina, India, Asia Tenggara, dan Australia.

Pohon pule dapat mencapai tinggi 40 meter dengan daun berbentuk lonjong berwarna hijau dan agak mengkilap. Bunga pohon pule kecil, berwarna putih atau kuning, jika mekar akan mengeluarkan bau yang tajam dan harum. Kulit kayu pohon ini memilki warna cokelat, apabila kulitnya dibuka akan mengeluarkan getah cukup banyak berwarna putih kekuningan.

Seperti apa pohon pule tersebut? Yuk, simak beberapa fakta unik pohon pule berikut ini!

1. Pohon Pule banyak digunakan untuk industri

Karakteristik pohon pule (sumber : shutterstok)

Fakta unik pohon pule adalah pohon ini banyak digunakan untuk industri. Pohon pule yang memiliki nama ilmiah Alstonia scholaris ini merupakan salah satu pohon yang memiliki batang kayu keras.

Hal ini membuat pohon pule banyak digunakan dalam berbagai industri, seperti perkakas rumah tangga, papan tulis, dan kerajinan lain yang bernilai ekonomis tinggi. Selain itu pohon pule juga banyak dimanfaatkan untuk industri obat-obatan.

Baca Juga:

2. Pohon pule cocok digunakan sebagai penghijauan

Pohon Pule sebagai penghijauan ((iStockphoto/Steven Lynn)

Alasan pemerintah memilih pohon pule untuk ditanam di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) karena pohon pule memiliki kemampuan yang baik untuk menyerap air. Selain itu, pohon pule digunakan untuk penghijauan karena memiliki karakteristik yang tinggi menjulang dengan daun yang rimbun, mengkilat, dan melebar kesamping. Hal tersebut menjadikan pohon pule ini dapat memberikan kesejukan di tengah teriknya sinar matahari.

3. Pohon pule sebagai obat herbal

Manfaat pohon pule sebagai obat herbal (kehati.jogjaprov.go.id)

Tidak hanya bermanfaat untuk penghijauan, pohon pule juga dapat digunakan sebagai obat herbal untuk berbagai macam penyakit. Pada zaman dahulu, ternyata pohon pule telah dimanfaatkan dalam metode pengobatan tradisional oleh masyarakat di India yang dikenal dengan pengobatan Ayurveda.

Kandungan berbagai senyawa yang ada dalam pohon pule memiliki manfaat untuk membuat obat herbal, seperti tonik, alkaloid, dan ekstrak etanol yang digunakan sebagai obat demam,obat diare, penyakit kulit, anti kanker, anti inflamasi, dll.

Selain sebagai obat herbal, kulit kayu pohon pule juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami yang dapat menghasilkan warna kuning yang natural.

Syamsul Hidayat dan kawan-kawan dalam buku Jalur Wisata Tumbuhan Obat di Kebun Raya Bogor yang diterbitkan LIPI Press pada 2016 menuliskan hal itu.

Kulit batang, daun sampai getah pule bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Dalam buku Jalur Wisata Tumbuhan Obat di Kebun Raya Bogor dituliskan, batang pule mengandung alkoloid ditamineechitenine dan echitamine, jadi alternatif pengganti kina.

Kulit kayu dikeringkan dengan cara dijemur, ramuan dari kulit kayu dimanfaatkan untuk mengobati diare dan malaria. Kulit kayu seberat 1-3 gram direbus, airnya diminum. Sedangkan daunnya dapat direbus sebagai obat beri-beri.

Pule dapat pula dipakai sebagai obat luar. Getahnya diteteskan untuk mematangkan bisul, tertusuk duri dan radang kulit. Air rebusan kulit batang pule dimanfaatkan juga untuk mencuci luka, radang kulit bernanah, borok maupun dijadikan obat kumur sakit gigi.

4. Pohon pule merupakan tanaman eksotis yang memiliki harga fantastis

Eksotisme pohon pule yang berharga mahal (jagad tani)

Pohon pule memiliki nilai eksotis tersendiri. Eksotisme pohon pule terletak pada karakteristik batang, percabangan, daun, dan daya tahan tanamannya. Tak heran, pohon ini kerap menjadi pilihan untuk menghiasi taman. Bahkan pohon ini tengah populer dijadikan ikon taman, rumah, halaman perkantoran, dan area publik.

Harga pohon ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan pohon mahoni dan trembesi. Khusus pohon pule yang akan ditanam di IKN, diperkirakan mencapai harga Rp 450 juta atau seharga satu mobil fortuner.

Kepala Karantina Pertanian Sumbawa, Ida Bagus Putu Raka Ariana mengungkapkan bahwa harga pohon pule tersebut mencapai harga ratusan juta, hal tersebut dikarenakan besarnya pohon tersebut sehingga memerlukan truk besar untuk mengangkutnya. Selain itu juga biaya pengangkutan sangat besar karena dikirim dari Sumbawa ke IKN yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Baca Juga:

5. Pohon pule dikenal sebagai pohon iblis

Pohon pule yang juga dikenal sebagai pohon iblis (radarmukomuko)

Dibalik keindahannya, ternyata pohon pule dikenal juga sebagai “devil tree” atau pohon iblis karena mitos yang beredar. Mitos yang sering terdengar yaitu dipercaya pohon pule merupakan tempat tinggal para makhlus halus. Bukan hanya makhlus halus tetapi masyarakat percaya bahwa pada pohon pule bersemayam “raja jin” dan tempat menyimpan mustika gaib.

Itulah beberapa fakta unik pohon pule yang mungkin belum banyak diketahui oleh orang-orang. Hal ini tentunya akan membuatmu mengenal keberadaan pohon pule. Mana fakta yang baru kamu tahu?

Baca Juga: 5 Tanaman Yang Bisa Mengusir Nyamuk di Rumah, Tidurpun Jadi Nyenyak


Like it? Share with your friends!

Emperor

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *