Begini 3 Cara Menolak Permintaan Tanpa Diikuti Rasa Bersalah

Kamu berhak menolak sesuai kondisi yang memang sedang kamu jalani, perhatikan cara menolak permintaan teman secara halus, agar tidak ada yang tersakiti


Ilustrasi menolak permintaan (pixabay.com/27707)

Siapa yang acap kali susah menolak permintaan orang lain, baik itu dari teman, sahabat, atau bahkan orang yang tidak dikenal sekalipun? Apakah kamu salah satu di antaranya?

Membantu, menolong, dan selalu ada bagi orang lain mungkin akan dipandang sebagai sikap yang baik, dapat diandalkan, dan, berjiwa kesatria dengan segala pujian yang akan membanjiri relung hati. Namun, jika kamu terus-terusan berada di dalam zona itu tanpa mengindahkan kejujuran perasaanmu yang mungkin lelah atau memang ada sesuatu hal yang tidak bisa kamu wujudkan bagi seseorang yang akan kamu tolong, maka fase berikutnya kamu akan terjebak menjadi individu yang terus sungkan dan berusaha menyenangkan orang lain atau biasa disebut dengan people pleaser.

Ada baiknya sebelum kamu terlanjur mengabdi sebagai people pleaser, kamu ikuti cara menolak permintaan supaya bisa menolak tanpa diikuti rasa bersalah.

1. Cara menolak permintaan dengan mengutarakan pilihan lain

Cara yang satu ini bisa kamu terapkan kepada teman-teman terdekatmu atau siapa pun jika kamu merasa benar-benar kurang yakin atau tidak dapat mengikuti kemauan mereka pada saat itu juga, yaitu dengan cara menawarkan pilihan lainnya.

Maksudnya ialah kamu dapat menolak permintaan teman atau sahabat dengan menawarkan mereka pilihan lainnya yang lebih efektif. Contohnya seperti ketika temanmu meminta untuk menemani ke suatu tempat, dan di waktu yang sama kamu juga mempunyai kesibukan atau mungkin sekadar malas dan tidak mau berajak dari tempatmu.

Kamu bisa menawarkan temanmu opsi lainnya seperti keterangan akan bersedia menemaninya di lain waktu, entah itu besok atau lusa sesuai dengan waktu kosong dan kembali bangkitnya perasaan kegairahanmu.

Baca Juga:

Selain itu, cara ini juga pas untuk kondisi di saat kamu merasa benar-benar tidak bisa membantu suatu hal yang di luar batas kemampuanmu. Karena jika kamu memaksakan untuk membantu, maka dikhawatirkan akan semakin menyusahkan keadaan, menambah beban, dan malah membuat orang lain jengkel sehingga solusi paling mujarab ialah kamu memang harus berani berterus terang dan menanyakan opsi lain apa saja yang sekiranya sesuai dengan kapabilitasmu daripada akhirnya mengecewakan segalanya dan temanmu berubah kesal lantaran keberadaanmu yang tidak berfaedah.

2. Menolak permintaan secara jelas

Kamu sedang mengerjakan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih, memotong rumput halaman, mengepel, mencuci pakaian, menguras air bak, sampai memasang genteng yang tidak dapat ditolerir waktunya untuk sekadar diganti atau ditunda-tunda lagi.

Namun di waktu yang sama pula, datang sebuah kabar dari seorang teman untuk memintamu melakukan sesuatu bersama-sama dengan dirinya, sedangkan kamu sedang menyicil satu per satu pekerjaan rumah yang bisa menghabiskan waktu dari pagi sampai sore dengan jeda satu kali istirahat makan siang.

Tidak perlu merasa sungkan, kamu berhak menolak permintaan temanmu sesuai kondisi yang memang sedang kamu jalani. Lalu, berikan temanmu pengertian kalau kegiatanmu saat itu tidak dapat diganggu gugat dengan alasan sejelas-jelasnya. Bila perlu, kirimkan bukti berupa foto atau video dari segala macam yang perlu diurusi sehingga menyita waktumu dan tidak sempat mewujudkan permintaan temanmu tadi.

Baca Juga:

3. Cara menolak permintaan tanpa rasa takut terintimidasi

Apa kamu pernah merasakan sesuatu yang mengganjal di hati atau tidak enak ketika tidak mampu memenuhi permintaan orang lain? Atau kamu merasa orang yang kamu bantu akan merasa tersinggung dan menjelek-jelekkan dirimu karena sudah menolak membantunya?

Ingat, kamu tidak perlu ataupun tidak wajib memikirkan orang lain ketika kamu memang tidak bisa menolongnya. Hilangkan rasa-rasa curiga dan suara-suara yang mengintimidasi pikiranmu seperti ‘apa aku membuat temanku kecewa, ya?’, ‘apa aku sombong karena sudah menolaknya, ya?’, atau ‘apa nanti dia marah kalau tidak aku penuhi permintaannya?’.

Tentu saja kamu tidak bisa menahan dan mengendalikan asumsi ataupun omongan-omongan di belakang dari orang lain. Hal yang bisa kamu lakukan ialah mengendalikan dirimu sendiri sambil tetap berdiri dengan prinsip secara mandiri jika memang benar-benar tidak ada kesempatan untuk membantu dengan memberikan penjelasan serinci-rincinya dan mengakhiri kalimat dengan permintaan maaf.

Tugas kamu pun selesai. Kalau ada suara-suara miring di belakang? Abaikan saja!

Itu dia ketiga cara menolak permintaan tanpa diikuti rasa bersalah. Kamu bisa mengikuit cara-cara itu dengan sikap yang semestinya, penuh sopan santun, dan tetap menjunjung adab. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 5 Alasan Menolak Ajakan Bukber Dengan Sopan

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Hero

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *