Menitipkan Anak di Daycare, Apakah Keputusan yang Tepat?

Yuk simak kelebihan dan kekurangan menitipkan anak di daycare untuk menjadi kepercayaan orang tua!


Ilustrasi menitipkan anak di daycare (pexels.com/professional)

Menemani setiap proses pertumbuhan dan perkembangan anak tentu saja merupakan harapan hampir semua orang tua. Namun disamping harapan itu, keinginan untuk memberikan kecukupan dari segi finansial juga menjadi harapan terbesar orang tua bagi anaknya. Maka tak jarang kedua orang tua rela bekerja dan menitipkan anak kepada pengasuh.

Namun selain menitipkan anak kepada pengasuh, saat ini orang tua memiliki kesempatan untuk menitipkan anak di daycare. Daycare merupakan tempat di mana anak dititipkan oleh orang tuanya yang memiliki kesibukan baik itu pekerjaan atau hal lain. Umumnya daycare dikelola oleh pihak tertentu yang di dalamnya terdapat berbagai fasilitas untuk menunjang operasionalnya.

Lalu apakah menitipkan anak di daycare adalah keputusan yang tepat apabila orang tua mengalami kondisi serupa dengan yang disebutkan di atas? Berikut penjelasan yang dapat menjadi pertimbangan dalam keputusannya, simak yuk parents!

Kelebihan Daycare

1. Memiliki tempat bermain/playground baik indoor maupun outdoor

Playground tentu sangat disukai oleh setiap anak karena pada dasarnya dunia anak adalah dunia bermain. Di daycare, orang tua tidak perlu khawatir anaknya akan kesepian karena tidak dapat bermain, dan tentu saja mendapat pengawasan dan pendampingan dari guru atau pengasuh. Selain playground, daycare juga dilengkapi dengan buku dan mainan edukatif.

2. Daycare umumnya memiliki cctv yang dapat diakses oleh orang tua

Pada saat anak dititipkan di daycare, orang tua tetap ingin mengetahui anaknya sedang melakukan kegiatan apa sehingga daycare menyediakan cctv untuk diakses orang tua kapan saja dan di mana saja.

3. Pengasuh yang profesional

Orang tua tidak perlu khawatir dengan pengasuh dan pendamping selama anak di daycare, karena tentu mereka adalah orang yang sudah profesional dan selalu mendapat pelatihan sesuai dengan kebutuhan anak di daycare.

Baca Juga:

4. Tersedia makanan untuk sarapan, makan siang dan snack yang sehat

Three Toddler Eating on White Table (pexels.com/Naomi Shi)

Tak jarang orang tua tidak sempat menyiapkan sarapan di pagi hari untuk buah hati karena kesibukan mengurus pekerjaan lain, namun di daycare sudah tersedia makanan baik itu untuk sarapan, makan siang bahkan snack yang tentu saja sehat untuk dikonsumsi.

5. Menjadikan anak bisa memiliki kemampuan komunikasi yang baik sejak kecil

Kemampuan komunikasi tentu sangatlah penting dalam kehidupan. Nah, daycare adalah tempat di mana anak-anak berkumpul dan tidak lepas dari interaksi diantaranya sehingga dapat melatih kemampuan komunikasi tersebut.

Baca Juga:

Kekurangan daycare

1. Terdapat aturan yang berbeda dengan aturan di rumah

Little kid playing with plastic shovel and car in yard (pexels.com/ Allan Mas)

Aturan atau pola pengasuhan setiap orang tua pasti berbeda, namun semua tetap memiliki tujuan yang sama yaitu untuk kebaikan anaknya. Di daycare juga tentu saja memiliki aturan tersendiri yang bisa jadi berbeda dengan aturan di rumah. Misalnya ketika di rumah anak tidak diperbolehkan bermain tanah atau air, sedangkan di daycare bisa saja kegiatan tersebut diperbolehkan karena anak dapat bereksplorasi sesuai dengan kemauannya.

2. Perilaku anak yang berbeda dari biasanya

Masih berhubungan dengan poin bahwa di daycare anak-anak bisa berinteraksi dengan sesama, maka tidak menutup kemungkinan jika nantinya perilaku mereka akan sedikit berbeda. Misalnya mereka jadi mengetahui sesuatu dari temannya kemudian menerapkan apa yang ia ketahui.

3. Besar kemungkinan tertular penyakit dari temannya

Karena lingkup daycare sangat kecil dan interaksi antar anak sangat intens, maka penularan penyakit pun akan sangat mungkin untuk terjadi. Pihak daycare tentu akan menyediakan sarana untuk meminimalisir penularan penyakit, namun tetap saja jika daya tahan tubuh anak lemah akan mudah tertular penyakit.

4. Aturan jam operasional

Jam operasional daycare tidak bisa disesuaikan dengan jam kerja orang tua. Misalnya orang tua bekerja dari jam 07.00, namun operasional daycare dari jam 08.00 maka orang tua tidak bisa mengantarkan anak sebelum jam operasional. Begitupun dengan jam pulang, orang tua tidak bisa menjemput anak melebihi jam operasional.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan daycare, jadi untuk menentukan apakah menitipkan anak di daycare adalah keputusan yang tepat atau bukan itu kembali ke orang tua berdasarkan pertimbangan kelebihan dan kekurangan yang ada. Jadi, bagaimana keputusannya, parents?

Baca Juga: 5 Tips Mendidik Anak Menjadi Generasi Milenial Muslim Yang Saleh


Like it? Share with your friends!

Hero

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *