6 Cara Mudah Meningkatkan Kecerdasan

'Kecerdasan tanpa ambisi, bagaikan seekor burung tak bersayap' - Salvador Dali (Pelukis Aliran Surealisme Terkenal)


Ilustrasi melatih kecerdasan

Siapa yang tak ingin menjadi cerdas? Tentu tidak hanya terpaku pada gelaran atau julukan saja, namun memang benar-benar dibuktikan oleh kualitas otak dalam berpikir kritis, penalaran yang lancar, serta memecahkan logika yang sedang dihadapi dengan cepat dan tepat merupakan indikasi-indikasi seorang insan untuk dapat dikatakan cerdas.

Dan menjadi cerdas tentulah membutuhkan cara-cara, usaha, dan faktor-faktor yang mendukung untuk membangun kecerdasan itu sendiri.

Berikut ini adalah enam cara mudah meningkatkan kecerdasan yang bisa menjadi sebuah referensi untuk membuat dirimu semakin cerdas.

1. Rajin Menggunakan Otak

Ilustrasi gambaran otak manusia

Otak merupakan organ sentral yang harus terus dilatih agar semakin tajam dan berfungsi dengan baik. Kamu dapat melakukan hal-hal sederhana untuk menunjang dan memaksimalkan kerja otak misalnya dengan memainkan game asah otak, membaca buku jenis apa pun, mengikuti diskusi-diskusi yang berbobot, dan mendengarkan radio.

Selain itu, belajar juga mamapu meningkatkan kecerdasan dan memaksimalkan fungsi otak seperti belajar secara perseptual (mengenal objek-objek dari penampakan visual, suara yang dibuat, bagaimana rasanya, atau bagaimana baunya), belajar stimulus-respon (meningkatkan respon otomatis seperti refleks defensif atau macam-macam rangkaian gerakan yang rumit), belajar motorik (memanfaatkan potensi fisik atau olahan gerakan tubuh), serta belajar relasional (kemampuan berpikir untuk memecahkan potongan-potongan informasi secara logis).

2. Bersosialisasi

Ilustrasi bersosialisasi

Jangan pernah mengasingkan diri atau menolak berinteraksi pada orang lain, apalagi terhadap orang-orang yang begitu majemuk dengan karakter yang berbeda-beda. Salah satu alasannya ialah hal tersebut cukup penting dan dianjurkan untuk meningkatkan kecerdasan berpikirmu sembari membuka wawasan dan melebarkan sudut pandang.

Pilihlah kelompok pertemanan atau komunitas yang bersinergi untuk mengasah otak, misalnya dengan melakukan kegiatan diskusi, di mana kegiatan ini sangat bagus untuk memperoleh kemampuan kognitif maupun sosial, mendorongmu agar bersikap kooperatif, dan cepat tanggap dalam memecahkan sebuah kerangka permasalahan.

3. Bermain Musik

Ilustrasi bermain musik

Dari cerita turun-menurun, hampir semua orang tahu bahwa musik adalah alat yang bermanfaat bagi perkembangan mental dan sosial. Bahkan, beberapa orang tua sejak sang anak mulai berada di dalam kandungan sudah aktif diajak untuk berkomunikasi dengan kata-kata, lagu, maupun nyanyian. Respon yang terjadi pun sangat mengagumkan, bayi tersebut membuat kedutan-kedutan sesuai dengan irama musik dan lagu karena sensitivitas yang tinggi terhadap nada, ritme, ketukan, serta kemampuan membedakan warna suara.

Selain manfaat kognitif dan emosi, masih banyak lagi kegunaan musik untuk manusia, misalnya meningkatkan perkembangan motorik, meningkatkan kemampuan berbahasa dan matematika, kemampuan sosial, melatih empati, merangsang koordinasi bagian otak, serta membangun rasa percaya diri.

Baca Juga:

4. Berolahraga

Ilustrasi berolahraga

Selain bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan sosial, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga ternyata berpengaruh terhadap kemampuan berpikir maupun penalaranmu.

Karena olahraga yang dilakukan secara terprogram, teratur dan terukur akan meningkatkan kesehatan secara jasmaniah yang berupa fisik lebih kuat, tahan, dan segar. Dampak latihan yang baik akan memperlancar proses sirkulasi darah dan pemenuhan kebutuhan oksigen keseluruh bagian tubuh, termasuk ke area otak, sehingga otak selalu mendapatkan pasokan cukup energi yang dibawa oleh darah.

Jika otak kekurangan oksigen dan pasokan darah tak selalu tercukupi, maka akan menimbulkan rasa mengantuk, sehingga akan berakibat pada menurunnya kemampuan daya tahan dalam berpikir.

5. Cukup Tidur

Ilustrasi tidur

Kekurangan tidur dapat mengakibatkan gangguan kognitif akibat adanya perubahan fungsi otak atau secara tidak langsung hal ini dapat mengganggu memori kerja yang merupakan sistem kerja pada otak untuk mengingat berbagai macam hal saat melakukan tugas-tugas kompleks seperti penalaran, pemahaman, dan pembelajaran.

Berilah tubuhmu waktu selama tujuh hingga delapan jam untuk tidur atau beristirahat dengan cukup agar kualitas tidur semakin baik dan menghasilkan proses perkembangan memori yang jauh lebih baik pula.

Baca Juga:

6. Menulis, salah satu cara mudah meningkatkan kecerdasan

Ilustrasi menulis

Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dapat digunakan secara tidak langsung atau tanpa tatap muka dengan orang lain. Dengan menulis, kamu dapat mengungkapkan pikiran atau gagasan untuk mencapai maksud dan tujuannya.

Menulis juga dapat mengasah kecerdasan dalam hal penguasaan kemampuan otak, memperbaiki memori, dan sekaligus meningkatkan potensi perkembangan otak kanan.

Di dalam kehidupan ini memang sejatinya membutuhkan dan mengandalkan orang-orang cerdas dalam berbagai hal, akan tetapi jika hanya memakai kecerdasan saja pun tak akan cukup. Orang yang cerdas haruslah menempah diri mereka juga sebagai insan yang bijak, arif, jujur, dan selalu berpihak pada kebenaran.

Semoga kamu dan seluruh umat manusia dapat memanfaatkan kecerdasan sesuai jalur yang semestinya dan mengemban sebuah karunia yang dititipkan oleh Sang Pencipta dengan sebaik-baiknya.

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Hero

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *