Mengambil Kisah Ketegaran Hidup Dari Novel Bidadari Bermata Bening
Sebuah resensi dari novel Bidadari Bermata Bening, Karya Habiburrahman El Shirazy
Sebuah resensi dari novel Bidadari Bermata Bening, Karya Habiburrahman El Shirazy
Ku ingin bertemu dan bercerita Berkisah tentang kehidupan dunia Tentang segala hal, cinta dan pertemuan, perjumpaan dan perpisahan hidup di dunia fana ini
Kehidupan tidak bisa ditebak. Akan selalu ada hal yang akan membuatmu merasa bahagia dan sedih dalam satu waktu.
Sewaktu larut angan yang membawaku hingga tengah malam. Tercium aroma tubuhmu-wangi parfum yang kau kenakan, menyelimuti kensendirian tanpa kehadiran...
Halaman kertas putih itu telah terisi sepenuhnya. Tulisan Maruta, sebagaimana yang diajarkan ayahnya, kecil-kecil dan tertata rapi. Hampir tidak ada yang melenceng seperti jalan menurun...
Aku ingin hidup damai dalam sisa usia Sebelum nafas ini berhenti berhembus Sebelum nyawa ini kembali menghadap Tuhan
Bagai cerita kupu-kupu dan kumbang Saling berebut bunga desa hingga keduanya terbang Meninggalkan desa mencoba memenuhi keinginan
Apapun yang aku rasakan hari ini harus tetap aku syukuri. Aku berharap hari esok lebih baik, kalimat yang selalu aku ucapkan setiap hari sebagai penguat...
Ingin aku tak terpisahkan Walau jarak ada di antara kita Walau apapun yang akan terjadi
Hatiku menari riang dan senyumku yang selalu hadir setiap melihat detik jam di tanganku. Aku sudah tidak sabar bertemu dengannya.