4 Langkah Mengalahkan Burnout dalam Kehidupan dan Dunia Kerja

Stres merupakan fakta kehidupan profesional, tapi tekanan yang ekstrem dan tiada henti dapat memicu suatu keadaan yang melemahkan yang disebut sebagai 'burnout'.


Ilustrasi burnout

Harvard Business Review menjadi salah satu istilah yang saat ini sering kali kita dengar terutama dari kalangan para pekerja. Burnout sendiri merupakan suatu keadaan yang menggambarkan kondisi seseorang pekerja yang mengalami stres berat. Stress ini disebabkan terutama oleh tekanan ekstrem dan juga terus menerus dari pekerjaan yang dijalaninya.

Berdasarkan Harvard Business Review, penelitian mengaitkan kondisi burnout dengan beberapa gangguan kesehatan diantaranya adalah gangguan tidur, hipertensi, hingga depresi. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat memicu masalah pada kehidupan sosial diantaranya dapat menghancurkan hubungan percintaan hingga dapat menghancurkan karir dan prospek pekerjaan.

Terdapat tiga komponen pada keadaan burnout ini diantaranya adalah exhaustion atau kelelahan yang dapat berupa kelelahan fisik, kognitif hingga kelelahan emosional, cynicism atau sinisme, atau menjauhkan diri dari pekerjaan, dan inefficacy atau ketidakefisienan atau keadaan dimana seseorang merasa tidak kompeten atau tidak berprestasi dalam suatu pekerjaan.

Baca Juga: 5 Tips Tetap Eksis Bekerja, Walau Lagi Galau!

Tanda-Tanda Kamu Mengalami Burnout

Pada beberapa kondisi, terdapat beberapa tanda yang menunjukkan jika kamu mengalami burnout. Diantaranya adalah:

  1. Sering kelupaan dan mengalami kesulitan berkonsentrasi
  2. Rasa kebanggaan berkurang dalam menjalankan pekerjaan
  3. Kehilangan pandangan akan diri sendiri dan tujuan
  4. Kesulitan dalam menjaga dan mempertahankan hubungan dengan pasangan
  5. Merasa frustasi dan mudah merasa marah terhadap rekan kerja
  6. Mengalami masalah kesehatan seperti otot tegang, nyeri, kelelahan, hingga gangguan tidur seperti insomnia

Jika mengalami beberapa tanda tersebut, bisa jadi kamu sedang mengalami burnout dan masalah tersebut harus segera diatasi karena dampak dari burnout tersebut akan memberikan pengaruh negatif bagi kelangsungan hidup diri sendiri.

Faktor keadaan dan situasi memberikan kontribusi yang sangat besar dalam memicu burnout. Oleh karena itu, cara-cara untuk mengalahkan burnout harus dilakukan dari segi yang tepat. Mungkin yang perlu dilakukan adalah dimulai dari mengganti pekerjaan, kelompok kerja, hingga level organisasi.

Baca Juga: Merasa Stres? Coba ikuti 5 Cara Mengurangi Stres Berikut!

Langkah untuk mengurangi dan menangani masalah burnout

Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk bisa mengurangi dan menangani masalah burnout.

1. Prioritaskan Self-Care

Mengisi kembali energi fisik, emosional dan kapasitas untuk fokus sangatlah penting dengan cara memprioritaskan perbaikan kualitas tidur yang baik, nutrisi, olahraga, hubungan sosial, hingga melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan keseimbangan batin dan kesejahteraan seperti bermeditasi, menulis jurnal hingga menikmati keindahan alam.

2. Merubah Perspektif

Selain mengisi ulang energi, istirahat dan relaksasi  untuk mengurangi kelelahan dan sinisme, akar penyebab dari burnout tidak serta merta akan menghilang. Cara lain yang juga harus dilakukan untuk mengalahkan burnout adalah dengan merubah perspektif dengan memperbaiki situasi ketika kembali ke kantor. Contohnya, jika penyebab burnout yang dialami adalah karena kelelahan, maka prioritaskan tugas atau pekerjaan yang termasuk kritis.

3. Kurangi paparan terhadap penyebab stres pekerjaan

Menitik target pada aktivitas serta hubungan yang masih memicu stres yang tidak sehat juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi burnout. Cara ini juga melibatkan penataan ulang terhadap ekspektasi kolega, klien hingga anggota keluarga atas apa dan berapa banyak beban kerja yang akan diambil. Tindakan ini mungkin akan mendapatkan penolakan akan tetapi perubahan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan produktivitas jangka panjang serta untuk melindungi kesehatan.

Baca Juga: 5 Cara Menenangkan Hati dan Pikiran, Sangat Ampuh!

4. Mencari Koneksi Positif

Penangkal terbaik untuk burnout terutama ketika didorong oleh sinisme dan ketidakefisienan adalah dengan mencari interaksi interpersonal dan pengembangan baik personal maupun profesional yang berkelanjutan. Temukan mentor yang dapat membantu mengidentifikasi serta mengaktifkan hubungan positif dan kesempatan untuk belajar.

Itulah beberapa tips atau langkah untuk mengalahkan burnout dalam kehidupan dan dunia kerja. Semoga bermanfaat ya!

Baca Juga: Kamu Sering Overthinking? Kurangi Dengan 5 Cara Ini!

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Novice

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *