The Real Legenda! 3 Pemain Asing Ini Betah Bermain di Liga Indonesia

Dari seluruh pemain asing yang bermain di Liga Indonesia, mayoritas dari mereka adalah pemain baru, entah itu baru bermain di Liga Indonesia selama 1 sampai dua tahun, maupun yang baru mulai akan bermain di Liga Indonesia musim depan nanti


Perekrutan pemain asing menjadi salah satu hal yang dilakukan di semua klub Liga 1  Indonesia untuk memperkuat tim mereka, terhitung sampai sekarang ada puluhan pemain sepak bola asing yang membela klub Indonesia dari berbagai negara.

Dari total puluhan pemain asing yang bermain di Liga Indonesia, mayoritas dari mereka adalah pemain baru, entah itu baru bermain di Liga Indonesia selama 1 sampai dua tahun, maupun yang baru mulai akan bermain di Liga Indonesia musim depan nanti.

Namun, disamping banyaknya pemain asing baru, beberapa pemain asing juga sudah lama bermain di Indonesia, bahkan ada juga yang sudah menetap lebih dari 5 tahun lalu. Berikut 3 pemain asing yang betah bermain di Liga Indonesia:

1. Wiljan Pluim

Pluim merupakan salah satu pemain asing yang begitu disegani oleh para pemain PSM Makassar, pemain yang lahir pada tanggal 4 Januari 1989 ini berposisi sebagai gelandang serang dan memiliki kaki kanan sebagai kaki andalannya.

Terhitung, Pluim sudah bermain di Indonesia sejak musim 2016/17, dari pertama kali didatangkan oleh PSM Makassar sampai sekarang Pluim masih setia membela klub yang ditukangi oleh pelatih berkewarganegaraan Portugal ini.

Jika dilihat dari riwayat transfer pemain, Pluim hanya pernah membela klub Belanda dan Vietnam sebelum bermain di Liga Indonesia, dua diantaranya adalah klub Vitesse dari belanda, dan Binh Duong FC dari Vietnam.

Tercatat dari pertama kali bermain untuk PSM sampai akhir musim 2022/23, Pluim sudah menjalani 166 laga dengan PSM Makassar, dan menorehkan 46 gol, 49 asis, dan total 14.300 menit bermain.

Uniknya selain menjadi kapten PSM Makassar, Pluim juga termasuk pemain yang berhati-hati. Dari ratusan laga yang sudah dia jalani dengan PSM Makassar, pria berusia 34 tahun ini hanya pernah diganjar 1 kartu kuning dan satu kartu merah.

Posisi utama yang dimainkan Pluim adalah sebagai gelandang serang, akan tetapi dia juga pernah dimainkan dalam berbagai posisi selama bermain sebagai pemain bola, diantaranya sebagai striker, bek kiri, gelandang kanan, sayap kiri, sayap kanan, dan gelandang tengah.

Bisa dikatakan musim 2022/23 menjadi musim yang begitu berarti bagi Pluim. Di musim ini dia meraih hasil apik dengan memenangkan nominasi sebagai pemain terbaik Liga Indonesia, menang bersama PSM Makassar, dan meraih status sebagai top asis Liga Indonesia. Karena itu petinggi PSM makassar tidak ragu untuk memperpanjang kontraknya sampai penghujung tahun 2025.

Baca Juga:

2. Yu Jun Lee

Lee merupakan pemain kelahiran Seoul, Korea Selatan pada tanggal 26 September 1989. Pemain yang meniliki tinggi 1,75 Meter ini bermain di posisi gelandang bertahan.

Sebelum bermain di Liga Indonesia, Lee pernah membela klub Brazil dan Korea Selatan dari tahun 2007 sampai tahun 2016. Diantaranya Americabo, Madureira, Rio Claro, Atl. Sorocaba, Juventude, Icheon Citizen, Gangwon FC, Chungju Hummel.

Tahun 2016 menjadi tahun pertama Lee membela klub Indonesia, dia membela Bhayangkara FC setelah keluar dari Chungju Hummel, terhitung Lee membela Bhayangkara FC selama kurang lebih 6 tahun.

Total ada 116 pertandingan dengan raihan 6 gol, 5 asis dan total 9.837 menit yang diraih Lee dengan Bhayangkara FC, baik itu selama berlaga di kompetisi Liga Indonesia, Piala Presiden, dan Piala Menpora.

Sedangkan sejak pindah ke Madura United sejak bulan Mei 2022, sejauh ini Lee sudah memainkan 31 pertandingan dengan total 1.983 menit bermain. Madura United sendiri memperpanjang kontrak Lee sampai tahun 2024 karena kontribusi besar yang sudah dia berikan kepada klub yang dibelanya.

Baca Juga:

3. Rohit Chand

Rohit berstatus menjadi satu-satunya pemain bola asal Nepal yang bermain di Liga Indonesia. Pemain berusia 31 tahun ini bahkan sudah bergabung dengan kkub Indonesia sejak tahun 2012.

Klub Indonesia pertama yang dibela oleh Rohit adalah PSPS Pekan Baru, setelah itu pria yang memiliki market value 5,21 Miliar ini berpindah-pindah klub dengan membela Persija Jakarta, Terengganu FC II, dan Manang Marsyang. Tahun 2017 Rohit kembali bergabung dengan Persija, setelah sebelumnya pernah hengkang dari klub ini di tahun 2016.

Persija Jakarta menjadi klub paling lama yang dibela oleh Rohit, dari musim 2016/17 sampai musim 2021/2022  Rohit telah memainkan 145 pertandingan dengan raihan 10 gol, 11 asis dan mencatatkan menit main selama 12.421 menit.

Pada awal musim 2022/23, Persik Kediri resmi meminang Rohit Chand dengan status free transfer. Selama satu musim ini, Rohit langsung berkontribusi banyak bagi Persik Kediri dengan memainkan 31 pertandingan, dan menorehkan 2 gol bagi skuad Macan Putih, sama dengan 2 pemain sebelumnya, kontrak Rohit juga diperpanjang Persik Kediri sampai pertengahan tahun 2024.

Baca Juga: 3 Pemain Asing Yang Dikabarkan Akan Bermain di Liga Indonesia 2023/24 (Part 2)

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *