Selain Eduwisata, Inilah 5 Topik Riset Yang Bisa Kamu Lakukan di Kebun Raya Bogor

Tidak hanya sekedar piknik, namun banyak pengetahuan dan riset yang bisa kita lakukan di Kebun Raya Bogor


Kebun Raya Bogor (kebunraya.id)

Kebun Raya Bogor terletak di jantung kota Bogor. Lokasinya yang strategis, dan mudah dicapai membuat Kebun Raya Bogor selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Selain murah, Kebun Raya Bogor menawarkan berbagai eduwisata yang menarik. Banyak hal yang dapat kita dapat dari kunjungan ke Kebun Raya. Selain berwisata kamu juga bisa belajar dan melakukan riset disana.

Pengetahuan dan riset apa yang bisa didapat dan dilakukan di Kebun Raya Bogor?, Yuk disimak!

1. Eduwisata dan riset tentang kekayaan dan keanekaragaman hayati

Tidak kurang dari 15.000 jenis flora yang ada di Kebun Raya Bogor. Konsep penataan dari berbagai macam tumbuhan di sini ditempatkan berdasarkan famili. Kamu dapat mengenal berbagai macam tumbuhan tropis yang sesuai dengan jenisnya.

Bukan hanya tumbuh-tumbuhan besar saja yang bisa dipelajari, namun tumbuhan kecil seperti bunga juga banyak tumbuh disana. Banyak bunga-bunga langka yang ada di Kebun Raya Bogor, seperti Rafflesia Arnoldi atau bunga bangkai.

Selain dan mengamati berbagai jenis tumbuhan di sana, kamu dapat belajar untuk bercocok tanam melalui kelas edukasi melihat.

Kamu juga bisa melakukan riset di sana, layaknya peneliti dari BRIN yang melakukan riset kekayaan dan keanekaragaman hayati di Indonesia.

Baca Juga: From Kebun Raya Cibodas With Love

2. Eduwisata dan riset tentang sejarah

Kebun Raya Bogor merupakan kebun raya yang tertua di Asia Tenggara. Dengan usia lebih dari 200 tahun, Kebun Raya Bogor penuh dengan cerita sejarah zaman kolonial Belanda. Banyak bangunan bersejarah yang dapat ditemukan di kawasan Kebun Raya Bogor.

Di dalam area Kebun Raya Bogor, terdapat tugu Lady Raffles, yang dibangun oleh Sir Thomas Stamford Raffles untuk mengenang istrinya yang meninggal karena penyakit malaria.

Terdapat juga beberapa makam komplek. Seperti komplek makam orang-orang Belanda. Makam tertua tercatat tahun 1784, milik Cornelis Potmans. Makam termuda tercatat tahun 1994. Komplek makam lain adalah makam keramat keluarga kerajaan Pajajaran. Salah satunya adalah makam dari Ratu Galuh Mangkualam, isteri kedua dari Prabu Siliwangi.

Bangunan bersejarah di sana terdapat museum zoologi yang menyimpan koleksi berbagai macam hewan. Kemudian juga ada Istana Bogor, yang pada zaman Belanda merupakan tempat peristirahatan disebut buitenzorg yang berarti jauh dari masalah.

Melalui bangunan bersejarah tersebut kamu dapat mempelajari sejarah tentang kerajaan Pajajaran, juga sejarah tentang peran warga negara belanda yang memulai riset tentang keanekaragaman hayati di sana.

Kamu juga bisa melakukan riset mengenai interaksi warga negara Belanda dan kaum pribumi pada saat itu.

3. Eduwisata dan riset tentang fauna

Tidak hanya dapat belajar banyak tentang flora, namun di Kebun Raya Bogor kita juga dapat mempelajari berbagai hal tentang fauna. Tepatnya di museum zoologi yang menyimpan koleksi berbagai macam satwa.

Kamu dapat mempelajari berbagai jenis satwa di museum tersebut. Setiap satwa yang dipajang sudah ada keterangan nama latin, asal satwa tersebut, dan habitat yang dituding.

Selain itu kamu juga bisa melakukan riset mengenai perubahan karakteristik hewan di Kebun Raya Bogor seiring dengan berbagai polusi di kawasan Kebun Raya Bogor.

4. Riset tentang ekosistem flora dan fauna

Kebun Raya Bogor merupakan kawasan yang asri. Berbagai macam flora dan fauna dapat dijumpai disana. Kebun raya juga berperan penting dalam keseimbangan ekosistem di kawasan di Bogor.

Ekosistem yang ada sudah terbangun sejak zaman kolonial Belanda. Kehidupan hewan dan tumbuhan di Kebun Raya Bogor berjalan harmonis.

Disana kamu dapat mempelajari atau meneliti keseimbangan ekosistem di kebun raya bogor, sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dan pengurangan daerah hijau di kota Bogor. Atau juga bisa melakukan riset mengenai dampak wisata Glow terhadap ekosistem di Kebun Raya Bogor

5. Riset tentang pentingnya hutan kota bagi manusia

Keberadaan kebun Raya Bogor identik dengan hutan di tengah kota. Kawasan tersebut juga berfungsi sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air.

Kawasan Bogor kota merupakan kawasan padat penduduk. Semakin lama kawasan hijau di kota Bogor semakin berkurang. Tinggalah Kebun Raya Bogor yang berfungsi sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air. Apalagi sebagian wilayah di puncak juga sudah padat dengan perumahan penduduk.

Dari situ kamu juga bisa mempelajari atau melakukan riset tentang pentingnya hutan kota dan peran kawasan Kebun Raya Bogor dan sekitarnya sebagai daerah resapan air yang mampu meminimalkan dampak banjir di Jakarta.

Tidak hanya sekedar piknik, namun banyak pengetahuan yang bisa kita dapat dan riset yang bisa dilakukan di Kebun Raya Bogor. Menarik bukan?

Baca juga: Kebun Raya Cibinong, Destinasi Eduwisata Tersembunyi di Bogor


Like it? Share with your friends!

Life is Beautiful

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *