Di Satu Tempat Bernama Kesalahan
Di tempat bernama kesalahan, keindahan pun berujung nestapa tak berkesudahan.
Di tempat bernama kesalahan, keindahan pun berujung nestapa tak berkesudahan.
Jika kau bukan pilihan Tuhan untukku Maka aku rela ditinggalkan untuk selamanya Aku akan rela menerima kenyataan Akan kehidupan dan cintaku padamu
"Sikap otoriter hanya akan mematikan perkembangan kemampuan berfikir kreatif anak."
Kita Tak Abadi
Ungkapkan perasaan hati yang terdalam Getar-getar dawai jiwa mencipta nada Membentuk senandung lagu kisah kasih Dua hati yang mencoba menyatu
Tuhan tahu hatiku tercipta untuk siapa Tuhan paham bagaimana hatiku kala bercerita Seluruh kegundahanku bersamanya Jikalau aku inginkan cinta maka tak jadi satu apapun...
Novel Negeri di Ujung Tanduk ini merupakan sebuah cermin tajam tentang intrik kekuasaan, korupsi, dan perjuangan mencari keadilan di tengah bobroknya sistem pemerintahan
Ingin aku tak terpisahkan Walau jarak ada di antara kita Walau apapun yang akan terjadi
Magelang dalam kenangan kepahlawanan kelam Seperti negeri Gelang-gelang yang menenggelamkan Mataram
Akan selalu ada rupa senja. Entah hujan atau reda. Entah redup atau nyala. Entah sejenak atau selamanya. Entahlah. Mungkinkah akhir cerita kita?
Novel Hujan bercerita tentang persahabatan, cinta, perpisahan, melupakan, dan tentang hujan Tentang Hujan”
Aku hanya ingin menepi sebentar. Dari riuh isi kepala, Yang entah apa maunya.