Getaran Hati dalam Pena
Guru adalah profesi kehormatan, guru mendapat wewenang untuk membentuk masa depan anak bangsa. Di tangan guru, dititipkan sejuta wajah masa depan negara Indonesia.
Guru adalah profesi kehormatan, guru mendapat wewenang untuk membentuk masa depan anak bangsa. Di tangan guru, dititipkan sejuta wajah masa depan negara Indonesia.
Bukan otak atau hati, apalagi rumah tak berpenghuni. Ini hanyalah secawan puisi, kosong di segala sisi. Selamat menikmati!
Ingin aku tak terpisahkan Walau jarak ada di antara kita Walau apapun yang akan terjadi
Tanpamu, aku mati layu Denganmu, aku hidup menyatu Bersamamu, aku abadi selalu
Akan selalu ada rupa senja. Entah hujan atau reda. Entah redup atau nyala. Entah sejenak atau selamanya. Entahlah. Mungkinkah akhir cerita kita?
Hatiku menari riang dan senyumku yang selalu hadir setiap melihat detik jam di tanganku. Aku sudah tidak sabar bertemu dengannya.
Aku sudah merasa curiga dengan keberadaannya yang tak berekspresi itu. Namun kecintaanku kepada pekerjaannku membuatku selalu berpikir positif tentang semuanya.
Tiada habis Aku memujinya dengan kata-kata manis. Aku sungguh berharap dia tidak hanya menurut untuk kali ini saja, melainkan untuk hari-hari esok dan seterusnya
Bagai cerita kupu-kupu dan kumbang Saling berebut bunga desa hingga keduanya terbang Meninggalkan desa mencoba memenuhi keinginan
Novel janji menawarkan perspektif baru tentang kehidupan, pengembaraan, dan kematian yang dikemas dalam cerita yang mendalam
Novel Negeri di Ujung Tanduk ini merupakan sebuah cermin tajam tentang intrik kekuasaan, korupsi, dan perjuangan mencari keadilan di tengah bobroknya sistem pemerintahan