Lemparan Bola Pratama Arhan Saat Melawan FC Tokyo, Ala Thrown In Pemain Liga Inggris

Lemparan bola Pratama Arhan Mendunia


BekelSeg0 – Tokyo Verdy baru saja menjalani laga putaran ketiga Emperor Cup pada Rabu sore (12/7) melawan rival klub se-kota FC Tokyo di Stadium Ajinomoto.

Pada laga ini Jofuku selaku pelatih Tokyo Verdy menurunkan kesebelasan utama yang di isi oleh Matheus, Narawa, Tsunashima, Taira, Arhan, Kusunoki, Sakano, Kato, Nishitani, Sugimoto dan Kawamura. Dengan susunan pemain 4-3-2-1.

Sedangkan klub FC Tokyo di bawah pimpinan Peter Cklamovski menurunkan kesebelasan utama yang dimainkan oleh Slowik, Koizumi, Henrique, Kimura, Nagatomo, Matsuki, Abe, Tsukagawa, Watanabe, Tawaratsum, Oliveira. Dengan susunan pemain 3-4-3.

Dari segi position, FC Tokyo lebih dominan, meski begitu dari segi tendangan kedua tim ini relatif berimbang, kedua tim mampu tampil apik dan saling jual beli serangan sampai babak ekstra time. Baik pemain dari Tokyo Verdy maupun FC Tokyo sama-sama mampu menciptakan peluang yang banyak.

Gol lebih dulu dicetak oleh pemain FC Tokyo bernama Tsukagawa pada menit ke-20 lewat tendangan keras dari luar kotak pinalti, meski sempat ditepis oleh Matheus, gol itu tetap masuk ke gawang.

Sedangkan gol Tokyo Verdy dicetak oleh Shirai di menit ke-69 lewat sundulan, gol tercipta setelah dia mendapatkan umpan tendangan pojok yang ditendang oleh Kitajima.

Baca Juga:

Arhan sendiri tampil lumayan bagus, dia berhasil menciptakan umpan-umpan berbahaya lewat throw in dan tendangan yang dia lakukan. Setidaknya Arhan melakukan 3 umpan berbahaya, yang pertama pada menit ke-14, Arhan melakukan throw in yang nyaris sukses menjadi gol.

Sayangnya lemparan bola Pratama Arhan yang disundul oleh Tsunashima masih mengenai tiang bagian bawah gawang FC Tokyo.

Jika dilihat lebih saksama, skema lemparan bola Pratam Arhan lakukan di menit ke-14 ini mirip dengan lemparan yang pernah dilakukan pemain Premier League bernama Rory Delap.

Pria asal Irlandia ini dikenal sebagai ahlinya throw-in, salah satu aksi throw in Delap yang terlihat mirip dengan yang Arhan lakukan terjadi pada tahun 2008.

Pada laga melawan Everton yang dilaksanakan pada bulan September, throw in yang dilemparkan oleh Delap ke dalam lapangan justru disundul oleh pemain Everton dan malah menjadi own goal bagi gawangnya sendiri, sehingga angka cuma-cuma didapatkan skuad Stoke City di laga ini.

Peluang kedua terjadi di menit ke-77, tendangan umpan jauh Arhan yang dia ciptakan dari sisi kiri gawang juga hampir saja menjadi gol, setelah Slowik gagal menangkap bola Arhan, lalu Sagawa mencoba mengoper bola tersebut kepada Kawamura.

Sayangnya, tendangan yang Kawamura coba lakukan ke arah gawang FC Tokyo gagal berubah menjadi gol setelah terkena kaki bek pemain FC Tokyo bernama Travisan.

Peluang ketiga kembali terjadi lewat skema throw in lagi, peluang itu terjadi di menit ke-100. Lemparan bola Pratama Arhan sempat mengenai badan salah satu pemain dan membuat bolanya memantul.

Lalu Sagawa mencoba mencoba menggocek bola tersebut sebelum menendangnya ke arah gawang FC Tokyo, akan tetapi tendangan itu masih mengenai kaki Chida yang tengah tergeletak di atas lapangan setelah bertabrakan dengan pemain FC Tokyo.

Karena kedua tim imbang sampai menit ke-90, pertandingan dilanjutkan ke babak ekstra time. Arhan sendiri dikeluarkan pada menit ke-108, setelah mengalami cedera.

Hal itu jadi salah satu bukti jika Liga Jepang sangat berkualitas, kedua belah tim bermain sangat rapi dan minim pelanggaran meskipun intensitas pertandingan berjalan begitu tinggi.

Karena sampai akhir babak ekstra time skor tidak berubah, dan pertandingan dilanjutkan dengan babak adu pinalti.

Dari total 18 tendangan yang dilakukan oleh kedua tim, hanya satu yang gagal menjadi gol. Sepakan pinalti yang ditendang Chida gagal berbuah gol setelah mampu diselamatkan kiper lawan, dengan hasil membuat Tokyo Verdy kalah dari FC Tokyo dengan skor akhir 9-8.

Dengan kekalahan ini, Tokyo Verdy dipastikan tersingkir dari kejuaraan Emperor Cup (Piala Kaisar). Di pertandungan sebelumnya, Tokyo Verdy berhasil lolos keputaran ketiga setelah mengalahkan Thespakusatsu Gunma dengan skor 2-1.

Baca Juga: Profil Hammarby IF, Klub Swedia Yang Dirumorkan Berminat Memboyong Shayne Pattynama

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *