Isi Kalbu
Aku hanya terbuang dari kumpulan yang tak paham makna menghargai Bukan dibuang oleh Tuhan Dengan cara yang paling halus
Di belahan langit timur, di antara pendar cahaya yang berkelap-kelip itu, kusenandungkan syair rindu untukmu.
Setiap kegembiraan diikuti kesusahan Setiap kesedihan tunggulah saat gembira Setiap sebab pasti menunggu akibat Setiap masalah pasti terjawab penyelesaian
Puisi kontemplasi kala meneguk kopi menjelang pagi!
Tak perlu semua tahu. Apakah kita sedang terharu atau menangis pilu. Cukup simpan di hati saja.
Sebenarnya aku ingin kau rindukan, tapi nyaliku tak cukup berani untuk bisa mengatakan :)
Kehidupan tidak bisa ditebak. Akan selalu ada hal yang akan membuatmu merasa bahagia dan sedih dalam satu waktu.
Tak pernah menyerah bagai air, membersamai dalam sepi bagai angin.
Mungkinkah rumput teki berbuah padi. Tak bisa diingkari jika sudah dikehendaki.
Aku hanya ingin menepi sebentar. Dari riuh isi kepala, Yang entah apa maunya.
Puisi syarat makna menggambarkan tentang " kesendirian" tidak akan menuntun melewati ragam warna kehidupan, hadirnya sosok sahabat diharapkan