SAJAK AIR DAN ANGIN
Tak pernah menyerah bagai air, membersamai dalam sepi bagai angin.
Tak pernah menyerah bagai air, membersamai dalam sepi bagai angin.
Mungkinkah rumput teki berbuah padi. Tak bisa diingkari jika sudah dikehendaki.
Goresan kecil jadi retakan berkeping. Jangan kau sentuh lagi agar tak membuatnya hancur berkeping.
Hidup terlalu indah untuk dilewatkan dengan ratapan dan kecaman. Carilah teman seperjalanan yang selalu mengerti dan menemani
Tak perlu semua tahu. Apakah kita sedang terharu atau menangis pilu. Cukup simpan di hati saja.
Bukan untuk berganti menjadi tulang punggung. Atau bahkan memaksa diri hingga hancur berkeping.
Riuh rendah hingga sunyi senyap. Kaki terus melangkah menuju keabadian