Elemen Warna Hijau Menurut Psikologi!

Warna hijau juga sering dikaitkan dengan kemakmuran dan kelimpahan, dan juga terkait dengan dunia bisnis, keuangan, dan kekayaan materi


Dalam penelitian psikologi, warna bisa menimbulkan beragam reaksi yang dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi. Reaksi yang timbul bisa terkait dengan intensitas suatu warna. Warna hijau sudah tidak asing lagi bagi setiap manusia.

Tahu nggak kalau warna hijau identik dengan alam atau nature? Warna hijau ini memberi dampak positif bagi setiap manusia tak menutup kemungkinan juga bisa menjadi salah satu alasan seseorang mempunyai sifat yang cemburuan.

1. Warna hijau identik dengan alam 

Bagi sebagian orang yang senang dengan alam pasti familiar dengan warna hijau. Seperti tumbuhan, dedaunan, rumput, serta hutan yang rimbun yang berwarna hijau menyimbolkan warna yang membuat seseorang menjadi lebih rileks, tenang, dan menyegarkan.

Asosiasi warna hijau dengan alam sangatlah selaras, warna hijau yang memberikan efek ketenangan dan lebih santai bagi sebagian orang terlebih seseorang yang menyukai warna hijau.

2. Warna hijau dapat memotivasi seseorang?

Warna berdampak pada emosi dan ingatan manusia. Dalam sebuah penelitian, peserta penelitian diberi daftar kata-kata bermuatan emosional yang ditulis dalam berbagai warna. Setelah itu, mereka diminta untuk mengingat kata-kata tertentu. Mereka lebih cenderung mengingat kata-kata positif yang ditulis dengan warna hijau, para peneliti berasumsi bahwa warna hijau memiliki konotasi emosional yang lebih positif daripada negatif. Akibatnya, warna hijau mampu membangkitkan optimisme saat menyerap informasi.

Reaksi Anda terhadap warna hijau sepenuhnya subjektif. Pengalaman, serta asosiasi pribadi dan budaya, memengaruhi perasaan seseorang ketika melihat warna hijau. Menurut penelitian, kreativitas masyarakat cenderung meningkat ketika mereka dikelilingi oleh tanaman hijau dan memiliki akses ke pemandangan alam yang hijau. Hijau adalah warna yang menurut sebagian orang menenangkan, sementara yang lain menganggapnya memotivasi. Menurut sebuah penelitian, orang-orang dengan “high need for achievement” lebih memilih warna hijau daripada merah.

Baca Juga: Kenali Kepribadianmu Melalui Tes MBTI

3. Hijau merupakan warna yang tenang 

Warna hijau menggambarkan seseorang yang tenang? Apakah benar? Jawabannya adalah benar. Nuansa warna hijau dapat membantu membuat seseorang merasa nyaman di tempat baru. Hal ini yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan santai apabila berada ditempat baru terlebih tempat tersebut di dominasi oleh warna hijau.

Hijau sering dikaitkan dengan alam dan dikatakan mempromosikan kecintaan pada alam bebas, berkebun, dan lingkungan. Ini juga terkait dengan keluarga, teman, dan rumah, dan dikatakan mewakili kualitas seperti kemurahan hati, keramahan, dan kemampuan untuk menjaga kepercayaan diri.

4. Hubungan antara warna hijau dengan pikiran manusia

Warna hijau dapat berdampak positif pada pemikiran, hubungan, dan kesehatan fisik seseorang. Hijau juga dianggap membantu menghilangkan stres dan proses pemulihan atau healing. Seseorang yang menghabiskan waktu di lingkungan yang di dominasi oleh warna hijau alami seperti alam, dedaunan, dan hutan yang rimbun atau bahkan hanya melihat pemandangan alam lewat kanal youtube, instagram explore, dan lainnya, yang telah dikaitkan dengan menghilangkan stres, meningkatkan kontrol impuls, dan meningkatkan fokus.

Dalam hal psikologi warna, hijau dikatakan menyeimbangkan emosi dan menciptakan rasa keseimbangan antara kepala dan hati. Ini juga dikatakan sebagai warna stabilitas dan daya tahan, memberi kita kekuatan dan ketahanan untuk mengatasi tantangan dan rintangan. Secara keseluruhan, hijau adalah warna yang sangat positif dan memelihara yang dapat membantu memulihkan rasa kesejahteraan dan kedamaian batin. Ini adalah warna yang mengingatkan kita pada keindahan dan kelimpahan alam, dan pentingnya hidup selaras dengan alam.

5. Hijau merupakan warna yang melambangkan kecemburuan

Hijau, meskipun dikaitkan dengan emosi positif, juga dapat menunjukkan kecemburuan. Karena hijau dikaitkan dengan alam, kita mungkin menganggap sesuatu yang hijau sebagai sehat dan alami bahkan ketika tidak. Di lain sisi, warna hijau bisa menandakan seseorang yang memiliki sifat posesif dan materialistis, dengan keinginan untuk memiliki orang dan harta benda, bahkan sampai ke tingkat yang berlebihan. Mereka mungkin menjadi terlalu fokus pada pencapaian materi dan kekayaan, dan kurang memperhatikan hubungan dan koneksi interpersonal yang sehat. Selain itu, terlalu banyak terpapar dengan warna hijau juga dapat membuat seseorang cenderung terlalu tertutup dan terlalu hati-hati dalam mengambil risiko ataupun membuat keputusan penting.

Hijau sering dikaitkan dengan keseimbangan, harmoni, pertumbuhan, dan pembaruan. Hal ini diyakini memiliki efek menenangkan pada tubuh dan pikiran, membantu mengurangi stres dan kecemasan. Ini juga terkait dengan chakra jantung dalam beberapa tradisi spiritual, dan dilihat sebagai warna yang mempromosikan cinta, kasih sayang, dan empati.

Hijau juga dikaitkan dengan stabilitas dan daya tahan, dan dikatakan memberi kita kekuatan dan ketekunan untuk mengatasi tantangan dan kesulitan. Selain itu, hijau dikaitkan dengan kemakmuran dan kelimpahan, dan dikatakan terkait dengan dunia bisnis, keuangan, dan kekayaan materi. Warna hijau sering digunakan dalam branding dan iklan yang terkait dengan lembaga keuangan, real estat, dan pengembangan properti, karena diyakini dapat menyampaikan rasa aman dan stabilitas.

Baca Juga: 5 Fakta yang Harus Kamu Tahu Sebelum Terjun ke Dunia Psikologi!

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Explorer

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *