Bikin Hubungan Hancur, Ini Dia 5 Perilaku Micro Cheating!

Perilaku micro cheating yang semestinya tak pantas dilakukan jika sudah memiliki komitmen dengan pasangan yang berstatus sah


Ilustrasi perilaku micro cheating (pixabay.com/pexels)

Mayoritas orang yang sadar dengan namanya perselingkuhan adalah ketika mereka menjebak atau mengetahui pasangannya sendiri sedang bermesraan secara intim di suatu tempat tertutup dan dilakukan dengan cara diam-diam tanpa terendus sedikit pun.

Namun, perselingkuhan ternyata tidak hanya diukur sebatas kontak fisik saja. Dalam dunia psikologi, ada perselingkuhan yang didasari dari hal-hal kecil dan spele tapi bisa membahayakan hubungan yang penuh komitmen suci di antara dua pasangan. Bahkan, perselingkuhan secara fisik biasanya diawali dari perselingkuhan tipis-tipis yang lebih dikenal dengan istilah micro cheating ini.

Simak rincian-rincian tentang perilaku micro cheating agar lebih meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap diri sendiri maupun bersama pasangan di bawah ini!

1. Berselancar di aplikasi online

Di era serba canggih sekarang, kamu mungkin tidak begitu asing menemukan berbagai macam aplikasi yang tersebar dari sebuah toko aplikasi seperti Google Play Store, Apple Store, Mi Store, dan lain sebagainya.

Biasanya, penggunaan aplikasi mencerminkan apa-apa saja yang akan memenuhi  kebutuhan si pengguna, termasuk pula jenis aplikasi kencan online.

Jika kamu mendapati pasanganmu yang memasang aplikasi kencan di ponsel pintarnya, jangan pernah sungkan untuk bertanya dan memunculkan perasaan sensitif terhadap perilakunya itu.

Lalu, jangan pernah memaklumi segala alasan yang keluar dari mulut pasanganmu seperti hanya untuk iseng-iseng saja, hiburan semata untuk melepaskan penat, rasa penasaran, atau hanya sekadar untuk dilihat-lihat saja.

Ketika kamu membiarkan atau memakluminya, bukan tidak mungkin pasanganmu akan benar-benar mewujudkan tahapan-tahapan dari kegiatan kencan online di aplikasi itu sehingga pada akhirnya akan membuatmu kecewa dan menimbulkan pertikaian yang berkepanjangan.

Baca Juga:

2. Melakukan kontak fisik terlalu berlebihan

Ini biasanya terjadi pada dua orang yang berlawanan jenis dan sudah memiliki kehidupan bersama pasangannya masing-masing. Namun, kebiasaan-kebiasaan kontak fisik seperti mengelus-elus, mencolek-colek tanpa maksud, atau memainkan jari-jemari dengan dalih bergurau yang sudah semestinya tidak dilakukan sebebas pada saat masih lajang, malah tetap saja dilakukan secara ringan dan terang-terangan.

Seseorang yang mungkin terbiasa melakukan micro-cheating dengan perilaku seperti ini memang harus dianjurkan untuk berubah sedini mungkin dan segera menegakkan batasan-batasan untuk menghargai dan menjunjung tinggi kehormatan pasanganmu.

Ubahlah stigma untuk menjalin keakraban bersama lawan jenis dengan cara melakukan kontak fisik. Sebaiknya, lakukan interaksi sewajarnya saja sembari menjalin silaturahmi secara sehat dan terbuka.

3. Salah satu perilaku micro cheating adalah senang menggoda-goda

Jika kamu sudah memutuskan untuk memiliki pasangan sehidup semati, maka jangan mencoba-coba untuk merangkai-rangkai julukan atau panggilan istimewa selain kepada pasanganmu sendiri.

Tak jarang, perilaku micro-cheating jenis ini seakan-akan meremehkan situasi yang ada dengan menganggap itu adalah sesuatu yang lucu, jenaka, atau biasa-biasa saja terhadap orang yang bukan pasangannya. Bahkan, mereka bisa memaksa pasangannya untuk mengerti serta tidak memasukkan ke dalam hati jika mereka sedang melakukan godaan-godaan itu.

Alasan-alasan di luar nalar yang biasa dikemukakan oleh pelaku selingkuh tipis-tipis dari tipe ini ialah supaya lebih dapat mengakrabkan diri atau mencairkan suasana agar lebih terkoneksi pada objek lawan jenisnya.

4. Berinteraksi secara intens

Bermain aplikasi kencan saja dilarang, apalagi berinteraksi secara intens dengan lawan jenis selain pasangan sendiri.

Kebanyakan orang dengan tipe micro cheating seperti ini tanpa sadar melakukan hubungan interaksi terhadap seseorang yang buka pasangannya melalui aplikasi chatting, media sosial, sambungan telepon, atau bahkan langsung bertatap muka dengan menyepakati titik pertemuannya secara konstruktif.

Adapun tindak-tanduk seseorang yang terjerumus di dalam tipe ini biasanya dilakukan dengan cara diam-diam sembari menguntit profil orang yang menjadi target dari kalangan pertemanan, rekan kerja, atau kenalan yang baru ditemui secara disengaja serta berulang-ulang kali.

Baca Juga:

5. Pandai merahasiakan komunikasi

Perilaku micro cheating ini biasanya sangat mencurigakan dan penuh teka-teki. Mengapa? Karena, mereka akan terus mencari cara agar menutupi dan mengubur borok sendiri daripada ketahuan pasangannya sehingga perangai yang ditonjolkan kurang lebih tampak canggung dan tak normal.

Adapun tindakan yang dilakukan tipe ini untuk selalu merahasiakan kegiatan penyelewengan tipis-tipisnya ialah dengan cara menghapus riwayat chat, menutup notifikasi, atau mengganti nama objek dengan nama samaran.

Bahkan, pelaku jenis ini dapat dengan sengaja memasang aplikasi yang tidak ada kaitannya secara fungsi dengan aplikasi obrolan tapi bisa saling berbalas satu sama lain secara lancar. Misalnya, seseorang yang mengunduh aplikasi ojek online yang fitur chatting-nya malah digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang bukan pasangannya sendiri.

Itulah kelima perilaku micro cheating yang semestinya tak pantas dilakukan jika sudah memiliki komitmen dengan pasangan yang berstatus sah dan halal. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 5 Aplikasi Online Yang Menggunakan Fitur Chat Pribadi, Bisa Buat Selingkuh!

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Hero

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *