Otomotif

4 Rekor Jalan Tol di Indonesia, Dari Yang Terpanjang Hingga yang Paling Murah

Indonesia terus membangun jalan tol. Tak hanya menyambungkan Pulau Jawa, yakni dari barat ke timur. Pembangunan itu juga merajut Sumatera, Kalimantan, bahkan Sulawesi.

Jalan tol alias jalan bebas hambatan dianggap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi. Aksesibilitas yang tercipta mendongkrak pergerakan orang dan barang.

Dari sekian banyaknya jalan tol yang sudah dibangun di Indonesia, berikut rekor jalan tol terpanjang, terpendek, termahal, dan termurah hingga tahun 2026.

1. Tol terpanjang di Indonesia

a. Terbanggi Besar-Kayu Agung (189 KM)

Tol Terbelanggi Besar-Kayu Agung menjadi jalan tol terpanjang nomer satu di Indonesia saat ini. Jalan tol ini memiliki panjang kurang lebih 189 kilometer dan mulai beroperasi pada bulan November 2019.  Adapun jalan tol Terbelanggi Besar-Kayu Agung ini terbentang dari Lampung, Pematang Panggang sampai melintasi Kayu Agung bagian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Selain menjadi tol terpanjang di Indonesia, jalan tol Terbelenggi Besar-Kayu Agung juga menjadi jalan tol dengan pembangunan tercepat, karena proses pembangunannya mulai dari bulan Juli 2018 sampai secara resmi beroperasi pada November 2019. Bahkan, sampai memperoleh rekor MURI sebagai jalan tol tercepat di Indonesia.

Sedangkan, pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi dua tahap yakni pembangunan Terbanggi Besar-Pematang Panggang dengan panjang 112 kilometer. Selanjutnya, pembangunan dari Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 kilometer.

Baca Juga:

b. Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter)

Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) menempati posisi kedua dengan panjang 140,410 kilometer. Tol ini menjadi jalur utama dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung, pintu gerbang dari Pulau Jawa, menuju Terbanggi Besar.

Bakter berperan penting dalam meningkatkan akses pelabuhan, memperlancar arus barang, mempercepat perjalanan wisatawan, serta mendorong investasi dan pertumbuhan industri di wilayah tersebut.

c. Tol Pekanbaru-Dumai (Permai)

Menghubungkan pusat kota Pekanbaru dengan kota pelabuhan Dumai di Riau, Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) memiliki panjang 131,690 kilometer.

Jalan tol ini sangat strategis untuk menyederhanakan jalur distribusi ekspor-impor melalui Pelabuhan Dumai. Selain itu, Permai juga mendukung sektor industri dan perkebunan, memperkuat konektivitas regional, dan membuka peluang ekonomi baru di bagian timur Pulau Sumatera.

2. Tol terpendek di Indonesia

a. Tol Cibitung – Telaga Asih

Mengutip Instagram Kementerian Pekerjaan Umum (PU), tol terpendek di Indonesia adalah tol Cibitung – Cilincing Seksi 1 (SS Cibitung – Telaga Asih) dengan panjang hanya sekitar 2,65 kilometer.

Ruas tol ini telah beroperasi sejak 30 Juli 2021. Meskipun jaraknya sangat pendek, tol ini berperan penting mendukung kelancaran mobilitas dari kawasan industri Cikarang menuju utara Jakarta.

b. Tol Pondok Aren – Bintaro Viaduct – Ulujami

Dengan panjang sekitar 5,5 kilometer, tol Pondok Aren – Bintaro Viaduct – Ulujami merupakan salah satu tol terpendek di Indonesia. Ruas tol ini dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, untuk meminimalkan kemacetan di wilayah Jakarta Selatan dengan Tangerang Selatan, serta terintergrasi dengan JORR W2.

Meskipun relatif pendek, peran jalan tol ini cukup vital karena berada di kawasan padat aktivitas. Kehadiran Viaduct membuat kendaraan dapat melintas tanpa harus melewati jalan arteri yang seringkali macet, terutama di sekitar Bintaro dan Ulujami.

c. Tol Pondok Aren – Serpong

Jalan tol Pondok Aren – Serpong juga termasuk dalam daftar tol terpendek di Indonesia, dengan panjang sekitar 7,24 kilometer. Jalan tol yang dikelola PT Bintang Serpong Damai ini menghubungkan kawasan hunian strategis dengan kawasan industri di Tangerang Selatan. Keberadaan tol ini memberikan kemudahan bagi mobilitas masyarakat yang ingin menuju kawasan industri dan bisnis di sekitarnya.

3. Tarif Tol Termahal di Indonesia

a. Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung

Ruas tol ini menempati peringkat pertama sebagai tol termahal di Indonesia pada 2025. Dengan panjang sekitar 189,4 kilometer (km), tarif yang dikenakan sebesar Rp170.500 sekali jalan.

b. Tol Balikpapan – Samarinda

Tol pertama di Pulau Kalimantan ini berada di urutan kedua dengan tarif Rp125.500 untuk jarak penuh sepanjang 97,3 km. Jalan tol ini menghubungkan dua kota besar di Kalimantan Timur, yakni Balikpapan dan Samarinda. Kehadiran tol ini sangat signifikan dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik menuju Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pembangunan tol ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengembangkan wilayah Kalimantan secara menyeluruh, mengurangi ketimpangan pembangunan antara Pulau Jawa dan daerah luar Jawa. Dengan jalur tol ini, waktu tempuh antar kota berkurang drastis, meningkatkan efisiensi transportasi.

c. Tol Bakauheni – Terbanggi Besar

Ruas tol sepanjang 140 km ini mematok tarif sebesar Rp120.500 untuk kendaraan Golongan I. Tol ini menjadi pintu gerbang utama bagi kendaraan yang melintas dari Pulau Jawa menuju Sumatra via Pelabuhan Bakauheni.

4. Tarif Tol termurah di Indonesia

a. Tol Jagorawi

Jalan Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) adalah jalan tol pertama di Indonesia dan menjadi jalur mobilitas komuter dan akses utama dari Jakarta menuju Bogor dan kawasan Puncak.

Tarif terbaru Tol Jagorawi untuk jenis kendaraan Golongan I adalah Rp7.500. Terjangkaunya tarif Tol Jagorawi diakibatkan perhitungan tarif pada tol-tol yang dibangun pada era awal berbeda dengan perhitungan tarif tol baru.

Pertimbangan bahwa Tol Jagorawi memiliki volume yang sangat tinggi, tarifnya yang terjangkau juga dipertahankan agar tidak membebani mobilitas warga Jabodetabek.

Baca Juga:

b. Tol Jakarta Tangerang

Jalan Tol Jakarta-Tangerang mempunyai volume kendaraan yang sangat padat karena menghubungkan dua kota besar di Jabodetabek.

Tarif untuk kendaraan Golongan 1 adalah Rp8.500. Tol ini menghubungkan Jakarta (Kebon Jeruk) dengan Tangerang (Merak) yang juga akses utama dari Jakarta menuju Karawaci, Serpong, Bandara Soekarno-Hatta melalui JORR 1, dan Pelabuhan Merak, Banten.

c. Tol Semarang ABC

Tol Semarang ABC adalah tol paling ekonomis di luar Jakarta karena tarifnya untuk Golongan 1 mulai dari Rp5.500. Jalan Tol Semarang ABC juga sebagai jalan lingkar dalam Kota Semarang yang menghubungkan tiga bagian vital, yaitu Semarang, Bawen, dan Solo.

Tarif terjangkau Tol Semarang ABC disebabkan oleh peran vitalnya sebagai jalur distribusi dan penghubung utama antar-ruas Trans Jawa dan berfungsi untuk mengurangi volume jalan arteri kota.

Baca Juga: 12 Desain Arsitektur Bangunan Bersejarah di Indonesia Yang Menakjubkan, Dari Istana Hingga Gereja Tua

Fransisca Dewi

Doyan traveling, dan kuliner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button