Terungkap! 6 Buah Ini Ternyata Harus Dihindari Buat Menu Sarapan

Rasa-rasanya hampir semua orang di muka bumi ini sepakat bahwa ragam buah-buahan memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Kekayaan kandungan nutrisi seolah-olah suatu ajang pembuktian dari kemampuan istimewanya agar menghasilkan khasiat yang menakjubkan bagi kebugaran di dalam maupun di luar fisik yang mengonsumsinya.
Meskipun buah-buahan sudah terkonfirmasi baik dari segi rasa dan khasiatnya, tetapi beberapa dari mereka ada yang harus diperhatikan sesuai dengan kondisi atau waktu-waktu yang tepat ketika menikmatinya, termasuk pada kategori waktu di pagi hari sebagai teman sarapan.
Apa saja buah-buah yang harus dihindari buat menu sarapan? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
1. Salak
Bersisik tapi bukan ular. Apakah itu?
Kira-kira pertanyaan seperti itulah yang kerap terucap saat bermain tebak-tebakan bersama teman-teman ketika menyentuh topik seputar buah-buahan.
Buah asli dari Indonesia ini memang sangat tidak asing lagi dengan corak kulit luarnya yang unik, tipis, dan berwarna kecokelatan. Terlebih lagi, salak memiliki rasa yang mudah dikenali seperti agak kelat dicampur manis dan bertekstur renyah.
Kebanyakan orang mengira bahwa mengonsumsi salak akan menyebabkan feses menjadi keras dan susah dikeluarkan, padahal khasiatnya sama seperti buah lainnya yang dapat melancarkan buang air besar.
Salak memiliki sejumlah manfaat yang tidak terduga untuk tubuh seperti kalsium yang mampu menjaga kesehatan jantung, serat yang dapat membantu menurunkan berat badan, polifenol yang terbukti menurunkan kadar gula darah, serta kalium, betakarotin, dan pektin yang ampuh meningkatkan daya ingat.
Meski begitu, buah yang berbentuk seperti tetesan air raksasa ini tidak baik dikonsumsi sebagai menu sarapan karena kandungan taninnya bisa memicu gangguan lambung, apalagi jika melahapnya dalam kondisi perut yang kosong.
Baca Juga:
2. Mangga
Buah bergizi tinggi dengan kandungan vitamin dan mineral yang kaya ini sangat digandrungi saat musimnya telah tiba. Bagaimana tidak? Sensasi segar, manis, aroma harum, dan warna cerah kekuningan atau kejinggaan membuat siapa pun tidak berdaya menahan kelezatannya.
Baik dikonsumsi dengan cara dijus atau dimakan langsung tidak menyurutkan kelebihannya terhadap kesehatan manusia seperti mampu melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan mata, mengatasi anemia, menurunkan resiko kanker, menurunkan kadar gula darah, dan meningkatkan kesehatan tulang.
Namun, ternyata mangga sangat tidak ramah jika dikonsumsi pada pagi hari. Hal itu dikarenakan kandungan fruktosanya lebih dominan daripada glukosa, sehingga tubuh memerlukan waktu yang lama untuk mencernanya.
Jika dipaksakan mengonsumsi mangga pada pagi hari, maka bersiaplah menghadapi kekembungan yang menyarang di perut.
3. Semangka
Para ibu hamil sangat disarankan mengonsumsi buah yang memiliki corak kulit belang-belang hijau dan hitam ini, karena kandungan airnya yang cukup tinggi dapat mengurangi penyumbatan di pembuluh darah dan otot sehingga mampu mengurangi pembengkakan di kaki dan tangan. Terlebih lagi, semangka dapat meredakan sensasi mual dan muntah-muntah (morning sickness) yang kerap muncul pada kehamilan di periode trimester pertama.
Selain itu, buah yang memiliki daging berwarna merah treang dengan bintik-bintik biji hitamnya ini memiliki manfaat secara umum seperti mencegah permasalahan mata untuk seorang lansia dengan senyawa likopennya, oksida nitrat yang mampu menurunkan tekanan darah, vitamin C yang berguna untuk kesehatan kulit, dan senyawa cucurbitacin E yang diklaim mampu menurunkan risiko kanker prostat.
Sebaiknya, waktu yang tepat untuk mengonsumsi buah berbentuk lonjong dan bulat ini ialah di siang hari. Karena, efek melahap semangka di pagi hari dapat memicu permasalahan seperti perut kembung, begah, dan diare.
Baca Juga:
4. Jeruk
Semua orang dari belahan dunia mana pun pasti tidak asing dengan wujud buah yang berbentuk bulat, sekuran genggaman tangan, dan berwarna kuning kejingga-jinggaan ini. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia, buah jeruk tersebar dengan berbagai macam varian lokal seperti jeruk keprok madu, jeruk pontianak, jeruk siam, jeruk bali, dan masih banyak lainnya.
Manfaat dari buah yang mengandung vitamin C dan anitoksidan tinggi ini ternyata cukup beragam dan sangat baik buat mnausia seperti mampu menurunkan kadar kolesterol, menjaga tekanan darah, melancarkan saluran pencernaan, menurunkan risiko kanker, menjaga kesehatan jantung, serta bagus untuk kesehatan kulit.
Dalam pengonsumsiannya, jeruk memiliki keistimewaaan tersendiri agar tidak menimbulkan gangguan yang signifkan bagi penikmatnya. Tercatat ada tiga waktu yang tidak dianjurkan saat melahap buah ini, yaitu sehabis makan nasi karena bisa menimbulkan masalah pencernaan, saat malam hari atau jam tidur karena bisa meningkatkan asam di dalam tubuh secara pesat, serta saat pagi hari karena dapat memicu gangguan pencernaan seperti muntah dan mual.
Namun, buah yang berbentuk ikon lambung ini aman jika dikonsumsi sebagai pencuci mulut setelah menghabiskan menu utama saat sarapan dengan diberi jeda waktu selama beberapa menit.
5. Pisang
Fakta-fakta aneh seputar buah kuning berbentuk panjang melengkung ini ternyata lebih menggelitik sebelum menelaah tentang ketidakbaikannya jika dikonsumsi untuk menu sarapan.
Adapun fakta aneh pada pisang ialah seperti kandungan radioaktifnya berupa potassium-40 yang akan membuat manusia terserang penyakit serius akibat radiasi jika dikumpulkan sebanyak jutaan buah, batangnya tidak dapat dikatakan sebagai pohon karena tidak memiliki serat kayu, terdapat kurang lebih seribu tipe pisang yang tersebar di dunia, biji-biji hitam kecilnya tidak mempunyai fungsi yang berarti, dan buah pisang yang dikenal oleh masyarakat umum merupakan tipe pisang hasil kloningan dari varietas tertentu.
Meskipun memiliki fakta-fakta aneh, buah dengan kandungan gizi seperti energi, karbohidrat, protein, serat, dan gula ini tidak bisa diremehkan secara kemampuan khasiatnya bagi kesehatan manusia, yaitu sebagai penyuplai kebutuhan energi utama, mampu memaksimalkan penyerapan zat gizi dari makanan, dan mencegah sembelit.
Pisang dapat diolah ke dalam berbagai macam jenis hidangan, salah satunya ialah dengan cara digoreng.
Sayangnya, pisang goreng yang dilahap pada pagi hari ternyata tidak baik sebagai menu sarapan, karena kandungan minyak jenuh dengan tinggi kalorinya dikhawatirkan akan menurunkan energi yang dapat menimbulkan reaksi kantuk sehingga dapat mengganggu aktivitas.
Walaupun pernah dinobatkan pada posisi puncak sebagai hidangan penutup berupa gorengan terbaik (best rate deep-fried dessert) di dunia versi Taste Atlas 2023, tetapi pisang goreng memang tidak baik dan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai menu sarapan di pagi hari.
Baca Juga:
6. Durian
Raja buah satu ini sudah begitu tersohor kepopulerannya sebagai buah khas yang berasal dari kawasan Asia Tenggara.
Dibandingkan buah apel, durian disanyilr memiliki kandungan gizi yang berkali-kali lipat lebih baik seperti empat kali protein, tiga kali fosfor, dua kali karbohidrat, lima kali vitamin A, dan lima kali zat besi.
Manfaat dari buah bertekstur layaknya sekumpulan duri-duri ini memiliki manfaat yang bagus buat kesehatan seperti mampu mencegah penyakit jantung, mengurangi risiko kanker, melawan infeksi, dan menunda penuaan.
Namun dikarenakan kandungan gas yang cukup tinggi, buah yang telah dikonsumsi penduduk Nusantara sejak 1300 tahun lalu ini dapat membuat perut tidak nyaman dengan sensasi kembungnya.
Maka dari itu, durian sangat tidak dianjurkan dihidangkan sebagai menu sarapan, karena kondisi perut saat itu masih terbilang kosong. Apalagi bagi penderita gastritis dan gerd, tentulah hal ini akan sangat diperhatikan.
Itulah keenam jenis buah yang harus dihindari saat memulai kegiatan mengisi perut kosong di pagi hari. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: 9 Menu Sarapan Berbagai Negara, Tidak Hanya Makan Nasi
BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.