Menelusuri Jejak Perjuangan Ki Hajar Dewantara dan Alasan Tanggal Kelahirannya Ditetapkan Sebagai Hardiknas


1ee88498 d7d9 446b 845d 003d9d64532d.jpg 44
Hari Pendidikan Nasional

Mengapa tanggal 2 Mei diperingati menjadi Hari Pendidikan Nasional? Pertanyaan inilah yang sering kita dengar, dan teryata masih banyak yang belum tahu kalau Tanggal 2 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional). Ini adalah hari di mana untuk memperingati kelahiran Bapak tokoh pelopor pendidikan di Indonesia sekaligus pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa yaitu Ki Hajar Dewantara yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai hari Pendidikan Nasional.

Dan perlu kamu tahu, bahwa 2 Mei bukanlah hari libur nasional, namun Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.

Baca Juga:

Sosok Ki Hajar Dewantara di balik Hari Pendidikan Nasional

Ki Hadjar Dewantara lahir dengan nama Suwardi Suryaningrat pada 2 Mei 1889. Ia lahir dari keluarga ningrat tapi sangat peduli terhadap pendidikan di Indonesia. Ia juga berani mengkritik dan juga melawan pemerintah Hindia Belanda sehingga ia harus diasingkan hingga ke Belanda.

Namun, semangatnya untuk membuat pendidikan Indonesia lebih baik tak pernah hilang. Saat kembali ke Tanah Air, Ki Hadjar Dewantara mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang disebut dengan Taman Siswa.

Sekolah itu pun menerima murid dari semua kalangan karena itu adalah sekolah pertama yang dibuat oleh orang Indonesia. Ia memiliki filosofi yang terkenal yang berbunyi, “Ing ngarsa sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani.”

Arti dari semboyan tersebut ialah, “Di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan.”

Nah, bagian “Tut Wuri Handayani” pun digunakan sebagai slogan dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah dan juga Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Jadi kalian pastinya sering dengar slogan itu kan?

Jasa-jasa besarnya untuk memajukan pendidikan di Indonesia itulah yang membuat Ki Hadjar Dewantara sangat dihormati sehingga hari lahirnya ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Baca Juga:

Peringatan Hardiknas merupakan keputusan  Presiden Soekarno

Tanggal 2 Mei telah ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional karena keputusan dari Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ir. Soekarno. Keputusan itu sesuai dengan Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959 yang diterbitkan pada tanggal 28 November 1959 silam.

Ki Hajar Dewantara wafat pada 28 April 1959 di Yogyakarta dan setelah beberapa bulan Presiden Soekarno menerbitkan surat keputusan itu. Pada tahun itu juga Ki Hajar Dewantara juga diakui sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Tak hanya tanggal lahirnya dijadikan hari peringatan Hari Pendidikan Nasional saja, nama Ki Hajar Dewantara juga dijadikan sebagai nama kapal perang Indonesia. Potret dirinya juga pernah tercantum pada uang pecahan Rp 20.000 yang pertama kali muncul pada tahun 1998 lalu.

Sekarang kalian sudah tahu kan alasan kenapa Hari Pendidikan Nasional selalu diperingati pada tanggal 2 Mei? Sebagai generasi muda kita harus selalu meneruskan perjuangan Ki Hajar Dewantara.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Ki Hajar Dewantara, Seorang Bangsawan Jawa Yang Berjiwa Sederhana


Professional

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *