Timnas Argentina akan mengawali langkah di Piala Dunia 2026 dengan menyandang status sebagai juara bertahan sekaligus kandidat terkuat peraih trofi.
Pelatih Lionel Scaloni dipastikan tetap menjadi nahkoda utama untuk memimpin perjalanan Lionel Messi dan kawan-kawan di Amerika Utara. Lionel Scaloni membawa kerangka tim yang sudah sangat matang dengan mempertahankan 17 pemain yang sebelumnya berjasa mengangkat trofi di Qatar 2022.
Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung keenam bagi Messi, sebuah catatan sejarah luar biasa bagi pemain yang telah lama menjadi ikon abadi tim nasional tersebut. Meskipun Lionel Messi masih menjadi magnet utama, skuad La Albiceleste kini dituntut untuk membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim yang hanya bergantung pada satu sosok semata.
Kekuatan timnas Argentina
Tiga setengah tahun setelah mengangkat trofi Piala Dunia di Qatar, Argentina kembali bersiap menghadapi panggung terbesar sepak bola dunia. Namun kali ini tantangannya berbeda. La Albiceleste tidak lagi datang sebagai penantang, melainkan sebagai juara bertahan yang menjadi sasaran utama para rival pada Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di bawah arahan pelatih Lionel Scaloni, Argentina berhasil mempertahankan konsistensi yang jarang dimiliki tim juara dunia.
Setelah menjuarai Piala Dunia 2022 dan kembali mengangkat trofi Copa America 2024, Argentina tetap menunjukkan stabilitas permainan, karakter kompetitif, dan kedalaman skuad yang membuat mereka layak ditempatkan sebagai salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar.
Sorotan utama tentu tertuju kepada Lionel Messi. Meski usianya telah memasuki penghujung karier, pengaruh sang kapten masih sangat besar di dalam maupun luar lapangan. Jika tampil pada Piala Dunia 2026, Messi akan mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain dengan partisipasi terbanyak dalam turnamen tersebut.
Namun Argentina saat ini bukan lagi tim yang bergantung sepenuhnya kepada Messi. Regenerasi yang dilakukan Scaloni berjalan mulus. Generasi baru yang dipimpin Julián Álvarez, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan Alejandro Garnacho mulai mengambil peran lebih besar tanpa menghilangkan identitas permainan yang telah membawa Argentina ke puncak dunia.
Di lini belakang, kehadiran Cristian Romero tetap menjadi fondasi pertahanan. Sementara di bawah mistar, Emiliano Martínez masih menjadi figur penting berkat pengalaman dan mentalitas juaranya dalam pertandingan besar.
Namun, strategi Argentina saat ini mulai bergeser dengan memberikan porsi tanggung jawab yang lebih besar kepada barisan pemain muda di sektor penyerangan.
Julian Alvarez dan Lautaro Martinez kini diproyeksikan sebagai ujung tombak utama yang menawarkan mobilitas tinggi serta efektivitas penyelesaian akhir.
Baca Juga:
Daftar skuad final Argentina di Piala Dunia 2026
Pelatih: Lionel Scaloni
Kiper:
Emiliano Martinez, Geronimo Rulli, Juan Musso.
Bek:
Leonardo Balerdi, Gonzalo Montiel, Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Facundo Medina, Nahuel Molina.
Gelandang:
Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Valentin Barco, Giovani Lo Celso, Exequiel Palacios, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez.
Penyerang:
Julian Alvarez, Lionel Messi, Nicolas Gonzalez, Thiago Almada, Giuliano Simeone, Nicolas Paz, Jose Manuel Lopez, Lautaro Martinez.
Catatan: Leonardo Balerdi sempat masuk dalam daftar 26 pemain Argentina, tetapi kemudian dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 karena cedera betis. Argentina belum mengumumkan pengganti Balerdi.
Baca Juga:
Jadwal pertandingan Argentina di Grup J
- Argentina vs Aljazair, Rabu, 17 Juni 2026, pukul 08.00 WIB
- Argentina vs Austria, Selasa, 23 Juni 2026, pukul 00.00 WIB
- Yordania vs Argentina, Minggu, 28 Juni 2026, pukul 09.00 WIB
Baca Juga: 10 Liga Sepak Bola Terbaik di Dunia 2026, Inggris Masih Juaranya!

0 Comments