Manusia adalah makhluk sempurna, tidak hanya karena memiliki akal dan nafsu. Manusia juga dikaruniai dengan tubuh yang lengkap bagian dan sistem di dalamnya yang dapat membantu manusia beradaptasi dengan alam di sekitarnya.
Di antara semua bagian dari tubuh manusia itu, di dalamnya tersusun berbagai sistem yang bekerja untuk menyempurnakan fungsi tubuh secara maksimal. Salah satu sistem yang sangat penting dalam tubuh manusia adalah sistem pencernaan, di mana sistem pencernaan ini bekerja tanpa lelah setiap waktunya.
Sistem pencernaan manusia adalah sebuah sistem yang membantu manusia dalam mencerna makanan dan minuman yang dikonsumsinya menjadi zat yang lebih mudah dicerna oleh tubuh untuk diambil berbagai kandungan di dalamnya, yang akan berguna untuk organ dalam dan bagian tubuh secara keseluruhan.
Nah, sistem pencernaan manusia membantu manusia menutrisi seluruh tubuh. Menurut penelitan, sistem pencernaan manusia memiliki panjang sekitar 30 kaki jika dibentangkan atau diukur mulai dari perjalanan makanan melalui mulut manusia hingga sampai ke proses pembuangan melalui anus.
Saluran Pencernaan Makanan Pada Manusia
1. Mulut
Bagian terdepan dari sistem pencernaan manusia adalah mulut. Organ ini menjadi pintu bagi makanan dan minuman yang kamu konsumsi untuk masuk dan diteruskan kepada sistem pencernaan selanjutnya.
Pada bagian mulut terdapat beberapa bagian penting. Diantaranya adalah lidah yang berfungsi untuk merasa makanan, memposisikan makanan agar mudah dikunyah dan membantu makanan untuk ditelan.
Kedua, ada gigi yang berfungsi untuk mengunyah makanan yang dikonsumsi agar menjadi lebih halus dan lebih mudah dicerna.
Ketiga ada juga ludah yang akan membantu kamu menelan makanan dengan lebih mudah lagi dan juga berfungsi sebagai pelindung rongga mulut.
Baca Juga:
2. Kerongkongan (Esofagus)
Kerongkongan adalah lorong yang akan dimasuki makanan yang selesai Anda kunyah diantara rongga mulut menuju lambung dan melalui proses pencernaan yang selanjutnya.
Kerongkongan dalam bahasa ilmiah sering disebut dengan esofagus. Dalam melakukan tugasnya kerongkongan melakukan gerakan yang disebut dengan gerakan peristaltik yang akan membantu dalam mendorong makanan yang sudah dikunyah agar masuk ke dalam lambung secara perlahan-lahan. Menurut penelitian makanan akan melewati kerongkongan hanya dalam waktu 6 detik saja.
3. Lambung
Selanjutnya adalah lambung atau bahasa ilmiahnya adalah ventrikulus. Lambung bentuknya seperti kantong yang menggelembung dan letaknya pada bagian kiri dalam rongga di perut.
Lambung secara garis besar terdiri dari 3 bagian dan semuanya sangat membantu dalam sejumlah proses pencernaan. Lambung memiliki banyak fungsi penting dalam sistem pencernaan salah satunya adalah menghasilkan asam klorida yang akan membasmi semua mikroorganisme yang ada pada makanan yang kamu konsumsi.
4. Usus Halus
Usus Halus memiliki beberapa bagian, diantaranya adalah usus dua belas jari, usus kosong dan usus penyerapan. Ada banyak proses yang terjadi pada usus halus.
Di dalamnya usus halus juga memproduksi berbagai macam enzim yang dapat mengubah beberapa zat makanan menjadi kandungan yang dibutuhkan tubuh dan lebih mudah diserap.
5. Usus Besar
Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses.
Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar. Usus besar terdiri dari bagian yang naik, yaitu mulai dari usus buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan berakhir pada anus.
Perjalanan makanan sampai di usus besar dapat mencapai antara empat sampai lima jam. Namun, di usus besar makanan dapat disimpan sampai 24 jam. Di dalam usus besar, feses di dorong secara teratur dan lambat oleh gerakan peristalsis menuju ke rektum (poros usus). Gerakan peristalsis ini dikendalikan oleh otot polos (otot tak sadar).
6. Rektum dan Anus
Pada bagian ujung usus besar inilah yang disebut dengan rektum yang merupakan jalur yang akan dilalui kotoran menuju ke tempat pembuangan terakhirnya yaitu anus.
Pada saat kotoran memasuki rektum maka itu berarti tempat penyimpanan kotoran yang berada di atasnya sudah penuh dan pada saat itulah kamu akan merasakan sakit perut serta keinginan untuk buang air besar.
Sedangkan anus seperti yang kita semua ketahui merupakan lubang di mana kotoran akan dikeluarkan dari dalam tubuh untuk dibuang.
Baca Juga:
Proses pencernaan makanan pada manusia
Untuk menjelaskan tentang proses pencernaan makanan ini hampir sama dengan pada saat penjelasan tentang bagian pencernaan. Karena bagian pencernaan diurutkan berdasarkan proses pencernaan makanan yang terjadi mulai dari mulut sampai anus.
Secara garis besar, makanan akan masuk ke mulut dan melalui proses pengunyahan agar menjadi halus lalu diteruskan ke dalam lambung secara sedikit demi sedikit melalui kerongkongan. Setelah berada di lambung.
Maka akan ada dua buah pencernaan yang dilakukan yaitu pencernaan mekanik yang menghasilkan makanan menjadi jauh lebih halus dan juga pencernaan kimiawi yang berkaitan dengan enzim dalam lambung.
Makanan akan berada dalam lambung selama kurang lebih 3 atau 4 jam. Setelah itu diteruskan ke usus halus, pada usus halus inilah nantinya makanan itu akan dipilah dari kandungan yang diperlukan tubuh dan sisa makanan.
Sisa makanan kembali diteruskan ke dalam usus besar dan diubah menjadi feses. Sedangkan kandungan makanan yang diperlukan oleh tubuh disebarkan ke berbagai bagian tubuh yang memerlukannya. Setelah sisa makanan menjadi feses maka akan diteruskan ke rektum saat sudah penuh dan dikeluarkan melalui anus.
Baca Juga: Bukan Cuma Manusia, Ternyata Tumbuhan Juga Punya Jadwal Puasa

0 Comments