Bikin Kesal, Ini Dia Penyebab Handphone Lemot

Jangan langsung beli yang baru ya.


0

Kejadian Handphone lemot atau mengalami lag saat sedang mengoperasikan sebuah aplikasi memang suka bikin hati dongkol. Aplikasi yang berjalan lambat sangat menghambat kinerja handphone untuk mengoperasikan sistem dengan maksimal.

Kondisi ini akan semakin membuat kesal jika terjadi pada saat-saat yang terbilang genting. Koneksi bisa saja terputus akibat handphone mengalami loading yang lama atau aplikasi tiba-tiba berhenti saat sedang digunakan.

Secara garis besar, lemot pada handphone kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya, usia handphone yang terbilang cukup lama sehingga kompatibelitas terhadap suatu aplikasi kurang memadai, atau bisa juga disebabkan timbunan file karena pemakaian cukup lama sehingga penyimpanan penuh. Hal-hal tersebut berakibat pada beratnya sistem operasi pada handphone untuk menjalankan fungsinya.

Lemot pada handphone selain mengakibatkan sistem operasi berjalan lebih lambat, juga berpotensi mengganggu kelancaran koneksi jaringan dan aplikasi. Disamping itu juga dapat mengakibatkan handphone lebih cepat panas sehingga menguras daya baterai lebih cepat habis.

Faktor apa saja yang menyebabkan Handphone terasa Lemot?. Yuk, simak uraian berikut!

1. Memori handphone penuh

Peringatan “Ruang Penyimpanan Anda Hampir Habis, Beberapa Fungsi Sistem Mungkin Tidak Dapat Bekerja” mungkin sudah menjadi pesan rutin bagi sebagian besar orang. Terutama handphone kategori low and mid-range, sebab handphone tersebut mengusung ruang penyimpanan yang terbilang kecil.

Semakin sering handphone digunakan, semakin banyak pula ruang yang terpakai untuk menyimpan aplikasi, foto, video, termasuk cache dari riwayat pencarian di browser. Memakai handphone terus-menerus tanpa memperhatikan kapasitas ruang penyimpanan akan membuat data terus tertumpuk yang bisa mengakibatkan handphone melambat bahkan hang.

Oleh sebab itu, file sampah dan/atau file penting perlu dibersihkan secara berkala. Baik dipindahkan pada penyimpanan cloud atau komputer. Khusus file sampah sebaiknya dihapus secara permanen.

2. Terlalu banyak aplikasi berjalan bersamaan

Beberapa jenis handphone memang disiapkan untuk penggunaan multi-tasking, sehingga membuka banyak aplikasi secara bersamaan handphone tetap dapat bekerja dengan optimal. Namun hal tersebut bergantung seberapa bagus komponen yang digunakan, seperti jenis prosesor, besaran RAM, chipset dan sebagainya.

Faktanya, tidak semua handphone yang beredar didukung dengan spesifikasi fitur yang mempuni. Bergantung pada merk dan harganya yang menentukan seberapa baik handphone tersebut beroperasi.

Pada handphonelow-mid range penggunakan aplikasi secara beruntun, yang membuat lebih dari satu aplikasi berjalan di latar belakang akan mengakibatkan kinerja melambat. Bergantung pada situasinya, bisa menyebabkan handphone lemot, hang/lag, komsumsi baterai berlebih yang mengakibatkan mesin handphone panas dan daya baterai cepat terkuras.

Penggunaan handphone perlu memperhatikan aplikasi yang dibuka dan sedang berjalan. Apabila ada aplikasi yang sudah tidak lagi digunakan sebaiknya segara menghentikan aplikasinya di latar belakang.

3. Baterai yang usang

Semakin tua usia baterai, maka akan menurun performanya. Baik secara kapasitas dan kesehatan baterai akan semakin berkurang.

Baterai yang berkurang performanya, akan mengalami penurunan tegangan sehingga tidak mampu memberikan tegangan yang stabil. Hal inilah yang menyebabkan handphone jadi cepat panas. Ketika baterai dan perangkat memanas, kondisi tersebut dapat memperburuk kinerja handphone.

4. Kapasitas RAM Penuh

RAM berfungsi sebagai ruang penyimpanan sementara pada handphone. Semakin banyak aplikasi yang diinstal pada handphone, maka akan memakan pemrosesan RAM yang besar. Ketika RAM handphone ini penuh, maka akan mempengaruhi kecepatan proses data yang dijalankan sehingga membuatnya kinerja lemot.

5. Sistem Operasi (OS) pada handphone tidak sesuai

Pembaruan atau update sistem operasi (OS) umumnya memang diperlukan untuk meningkatkan kinerja handphone. Karena jika dilakukan update OS, handphone akan dimutahirkan dengan fitur terbaru atau fitur lama yang telah ditingkatkan.

Hanya saja, pembaruan bisa saja tidak cocok untuk handphone dengan kapasitas RAM & ROM yang kecil. Pembaruan OS yang menyita memori internal justru dapat menjadi penyebab handphone malah lemot jika RAM dan ROM yang dimiliki terbatas.

6. Penggunaan fitur Widget Yang Berlebihan

Disamping banyaknya aplikasi yang dibuka, penggunaan widget dan animasi juga bisa menjadi penyebab handphone lemot apabila dilakukan dengan berlebihan. Banyaknya aktivitas refresh, layar yang bekerja maksimal dengan fungsi penuh dan widget yang terus menerus aktif juga dapat mempengaruhi kapasitas RAM sehingga menambah beban kerja handphone.

Selain itu, penggunaan widget dan wallpaper juga dapat menyebabkan baterai terkuras lebih cepat. Memastikan untuk membatasi jumlah widget dan wallpaper yang digunakan adalah langkah mengoptimalkan RAM agar kinerja handphone lancar dan tidak lemot.

7. Cache Menumpuk

Cache adalah data yang disimpan sementara di memori telepon ketika menggunakan aplikasi tertentu. File cache berisikan rekam jejak penggunaan aplikasi di handphone.

Setiap aplikasi memiliki file cache sendiri dan membutuhkan beberapa penyimpanan di memori internal. Cache yang menumpuk dan tidak dihapus secara berkala inilah penyebab handphone lemot.

8. Ukuran update aplikasi terlalu besar

Aplikasi secara rutin meminta untuk di update agar dapat beroperasi dengan fitur baru atau sistem aplikasi yang ditingkatkannya. Faktanya, seiring dengan peningkatan ini secara keseluruhan, pengembang dalam meningkatkan fitur membutuhkan konstruksi program yang lebih kompleks.

Program yang kompleks pasti membutuhkan data yang banyak akibatnya file yang dihasilkan besar. Maka, seiring waktu aplikasi cenderung memakan lebih banyak RAM dan CPU tetapi perangkat keras handphone tetap sama, akibatnya kinerja terasa lebih lambat.

Baca Juga: 10 Cara Mudah Menghapus Background Foto Tanpa Aplikasi

9. Serangan virus

Meskipun jarang terjadi, namun bisa jadi handphone menjadi lemot disebabkan oleh serangan virus. Virus menyerang sistem operasi pada handphone yang menyebabkan kinerjanya terganggu bahkan bisa berujung malafungsi.

Kondisi ini dapat dihindari dengan memasang aplikasi antivirus atau sikap kehati-hatian dalam klik tautan di internet. Intinya, virus juga bisa mengakibatkan kerusakan sistem pada handphone dan lemot adalah tanda bahwa handphone tersebut diserang virus.

Mengupas tuntas hal-hal yang disinyalir menjadi penyebab lemot pada handphone sangat berguna dalam menentukan tindakan yang tepat. Dengan mengetahui penyebabnya maka akan mudah menyiapkan cara penanggulangannya sehingga tidak dibuat pusing. 

Baca Juga: 4 Jurus Jitu Memilih Handphone Baru


Like it? Share with your friends!

0

Novice

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *