Religion

Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Doa Saat Berbuka, dan Adab Sahur

Selamat datang bulan Ramadhan. Umat muslim di seluruh dunia dengan suka cita mengisi bulan ramadhan ini dengan amalan yang disunahkan oleh Nabi Muhammad saw. Karena di bulan inilah turunnya rahmat, ampunan dan dibebaskan-nya dari siksa api neraka. Amalan sunah bernilai wajib, yang wajib akan dilipatgandakan, doa di kabulkan dan banyak lagi amalan-amalan istimewa di bulan Ramadhan.

Dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan, ada adab yang telah ditentukan oleh Nabi Muhammad saw. Adab yang dilakukan akan membuat kesempurnaan dalam ibadah yang dilakukan sehingga nilai ibadah menjadi bertambah dan lebih afdhol.

Begitu juga dalam ibadah puasa Ramadhan yang kita lakukan. Mulai dari saat niat puasa Ramadhan, salat tarawih, makan sahur, hingga adab dan doa berbuka puasa.

Bacaan Niat Puasa

Untuk puasa fardhu disyaratkan adanya niat, baik puasa wajib seperti puasa qadhā’ (mengganti) dan puasa kaffarat. Seseorang, tatkala menjalankan puasa Ramadhan atau puasa wajib maka wajib untuk berniat.

Sebagaimana sabda Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam:

“Tidak sah puasa bagi orang yang tidak berniat puasa di malam harinya.” (Hadīts shahīh riwayat Abū Dāwūd nomor 2454)

Niat tidak perlu dilafazhkan, misalnya dengan mengucapkan, “Saya berniat puasa esok hari di bulan Ramadhān karena Allāh Subhānahu wa Ta’āla,” ini tidak perlu. Cukup berucap di dalam hati bahwa saya akan berniat berpuasa besok, ini sudah termasuk niat. Niat puasa di malam hari, baik di awal malam, tengah malam atau akhir malam.

Lain halnya dengan puasa sunah. Puasa sunah tidak disyaratkan untuk berniat di malam harinya, bahkan niatnya boleh secara tiba-tiba, sebagaimana hadīs dari Āisyah radhiyallāhu ta’āla ‘anhā, beliau berkata:

Pada suatu hari Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam datang kepadaku lalu bertanya, “Apakah kamu mempunyai sesuatu (yang bisa saya makan)?” Āisyah menjawab, “Tidak.” Maka Nabi bersabda, “Kalau begitu aku berpuasa.” (Hadīts riwayat Muslim 2/809)

Baca Juga:

Adab dan bacaan doa buka puasa

Saat berpuasa hingga menunggu buka puasa di sore hari sangat dianjurkan untuk berdoa kepada Allah Swt.

  1. Segeralah berbuka ketika mendengar adzan maghrib
  2. Awali buka puasa dengan membaca Bismillaahirrohmaanirrahiim
  3. Dahulukan memakan kurma dengan jumlah ganjil (3,5,7) dan minum air putih
  4. Membaca doa buka puasa, berikut doanya:

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah” (Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki) (Hadits Riwayat Abu Daud 2/306, no. 2357]

Baca Juga:

Adab makan sahur

Makan sahur merupakan salah satu sunah di bulan Ramadhan. Tujuannya dengan makan sahur, umat islam kuat menjalankan ibadah puasa. Berikut adab saat makan sahur

    • Disunahkan makan sahur di akhir waktu, yaitu mendekati waktu azan Subuh, bukan di tengah malam.
    • Menu sahur yang paling baik adalah kurma, namun tidak menyusahkan diri jika tidak ada.
    • Sahurlah meski makan sedikit, karena Rasulullah saw menekankan untuk tidak meninggalkan sahur meskipun hanya dengan seteguk air
    • Sahur dilakukan untuk memberi energi, bukan untuk balas dendam, sehingga makan dan minum secukupnya dan tidak berlebihan.
    • Memulai makan dengan membaca ‘Bismillah’ dan menutup dengan ‘hamdalah’.
    • Memanfaatkan waktu sahur untuk beristighfar, berdoa, dan membaca Al-Qur’an.
    • Dianjurkan membersihkan mulut setelah makan sahur.
    • Menghentikan makan dan minum saat azan Subuh berkumandang

Baca Juga: 7 Amalan di Bulan Ramadan Sesuai Sunah Rasulullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button