Baru Mau Coba Main Padel? Ini Aturan Dasar yang Wajib Kamu Pahami


igfotojonas racket 6308994 1280 e1778915456439
Olahraga Padel (pixabay.com/IGfotojonas)

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan aktif, berbagai jenis olahraga mulai menarik perhatian publik. Salah satu yang kini sedang naik daun adalah padel, sebuah olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan squash.

Meski belum sepopuler tenis atau badminton di Indonesia, olahraga padel memiliki potensi besar untuk menjadi tren baru karena sifatnya yang seru, mudah dipelajari, dan sangat sosial. Olahraga ini banyak diminati masyarakat, terutama masyarakat urban karena mudah dimainkan dan menyenangkan.

Perbedaan padel dengan tenis lapangan

Meskipun olahraga padel terinspirasi dari tenis, terdapat beberapa perbedaan mencolok antara tenis dan padel yaitu seperti berikut ini.

  • Padel selalu dimainkan secara ganda (dua lawan dua), sedangkan tenis bisa dimainkan secara tunggal maupun ganda.
  • Ukuran lapangan padel lebih kecil dan dikelilingi dinding kaca atau pagar, yang bisa digunakan untuk memantulkan bola, sedangkan lapangan tenis lebih besar dan terbuka tanpa dinding.
  • Raket padel lebih pendek, tidak memiliki senar, dan berbentuk solid dengan lubang-lubang kecil, berbeda dengan raket tenis yang memiliki senar seperti jaring.
  • Bola padel mirip dengan bola tenis, tetapi tekanannya lebih rendah.
  • Servis dalam padel dilakukan secara underhand (dari bawah pinggang), sedangkan dalam tenis dilakukan overhand (dari atas kepala).
  • Dalam hal permainan, padel lebih mengandalkan taktik dan refleks karena pantulan dinding, sedangkan tenis lebih menekankan pada kekuatan dan teknik pukulan.

Baca Juga:

Penggunaan dinding dalam permainan padel

Inilah ciri khas utama padel yang tidak dimiliki tenis. Dalam padel, dinding adalah bagian dari permainan. Bola boleh memantul ke dinding setelah menyentuh lantai, baik di sisi sendiri maupun sisi lawan.

Penggunaan dinding menciptakan variasi strategi yang unik, seperti:

  • Menunggu pantulan bola dari dinding
  • Mengarahkan bola ke sudut sulit
  • Mengatur tempo permainan

Peraturan dan cara bermain padel

Berikut berbagai aturan dan cara bermain padel yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bermain olahraga ini.

1. Aturan servis 

Servis dalam padel dilakukan secara underhand, artinya bola harus dipantulkan ke lantai terlebih dahulu lalu dipukul di bawah pinggang.

Pemain harus berdiri di belakang garis servis dan memukul bola secara diagonal ke kotak servis lawan.

Bola servis harus memantul sekali di kotak servis lawan sebelum dapat dipukul kembali. Jika bola mengenai dinding kaca setelah pantulan pertama, servis tetap sah.

Namun, jika bola langsung mengenai dinding atau pagar sebelum memantul di lapangan lawan, servis dianggap fault. Sama seperti tenis, pemain mendapatkan dua kesempatan servis.

2. Skor

Sistem skor padel sama dengan tenis: dimulai dari 0 (love), lalu 15, 30, 40, dan game.

Jika kedua tim mencapai skor 40–40 (deuce), berlaku sistem advantage untuk menentukan pemenang game.

Satu pertandingan padel biasanya terdiri dari best of 3 set, dan satu set dimenangkan oleh tim yang mencapai 6 game dengan selisih minimal 2 game. Jika kedudukan 6–6, game dimainkan tiebreak.

3. Cara bermain padel

Permainan dimulai dengan servis. Setelah bola dipukul dan memantul satu kali di lapangan lawan, lawan bisa mengembalikannya baik secara langsung atau setelah memantul ke dinding.

Bola tidak boleh memantul dua kali di lantai, tidak boleh mengenai pagar sebelum menyentuh lantai, dan tidak boleh keluar lapangan kecuali melalui pantulan sah.

Pemain bisa memanfaatkan dinding belakang dan samping untuk mengembalikan bola, yang membuat permainan lebih dinamis dan taktis.

Refleks, koordinasi, dan kerja sama tim sangat penting dalam padel karena hampir semua permainan berlangsung dalam format ganda.

Baca Juga:

Kesalahan dan pelanggaran padel yang umum dilakukan oleh pemula

1. Kesalahan servis

Servis adalah momen krusial di padel, sekaligus sumber kesalahan paling umum pemula. Kesalahan sering terjadi saat memukul bola sebelum menyentuh lantai, kontak raket di atas pinggang, atau arah servis tidak masuk kotak diagonal lawan. Bola menyentuh net lalu tidak masuk area servis lawan juga dianggap pelanggaran.

2. Bola keluar atau melanggar batas

Kesalahan lain adalah bola keluar lapangan atau menyentuh dinding lawan tanpa terlebih dahulu memantul di lantai area permainan. Bola yang melewati pagar atas atau keluar dari batas samping otomatis dianggap out.

3. Kesalahan posisi pemain

Selain pukulan, posisi pemain juga bisa menjadi sumber pelanggaran. Misalnya, server berdiri di luar area yang diperbolehkan saat melakukan servis, atau receiver masuk ke area servis sebelum bola dipukul. Kesalahan posisi ini bisa mengganggu jalannya permainan dan memberi poin gratis untuk lawan.

Baca Juga: 14 Olahraga Paling Brutal di Zaman Kuno, Tanpa Aturan dan Taruhannya Nyawa!


Professional

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *