Panduan Lengkap Modal Minim, 6 Strategi Memulai Bisnis di Tahun 2026

Menjalankan sebuah usaha atau bisnis memang dapat mendatangkan banyak keuntungan jika sukses. Tetapi nyatanya menjalankan peluang bisnis tidak semudah yang dibayangkan. Sebab menjalankan sebuah bisnis bukanlah hal yang dapat dicapai dengan cara yang instan. Namun dibutuhkan perjuangan dan tahapan-tahapan tertentu untuk dapat menuai kejayaan dalam bisnis.
Rata-rata, bisnis akan mulai tersendat pada tahun kedua hingga ketiga. Biasanya, yang menjadi alasan utamanya sederhana, yaitu karena tidak bisa mempertahankan pelanggan dan tidak bisa bersaing dengan bisnis-bisnis baru yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.
Oleh karena itu, saat memilih sektor bisnis, kamu dituntut untuk ekstra cermat agar bisnis yang dipilih bisa terus bertahan lama. Pilihlah sektor bisnis yang menjanjikan di masa depan agar bisnis kamu tidak hanya meraup keuntungan untuk sesaat. Tetapi juga bisa meraup keuntungan dalam waktu yang lama.
Tahun 2026 ini merupakan tahun yang bagus untuk memulai usaha. Di mana ekonomi masyarakat berangsur mulai membaik, setelah terpuruk sejak pandemi covid 19. Memasuki tahun 2026, dunia usaha sangat memerlukan campur tangan teknologi yang lebih dalam. Dengan dominasi Gen Z dan Alpha sebagai konsumen utama, serta integrasi AI yang semakin matang, memulai bisnis di tahun 2026 ini membutuhkan strategi yang lebih teliti.
Untuk memulai usaha di tahun 2026, kamu perlu menyusun sebuah strategi untuk melakukan suatu usaha. Ada beberapa tips memulai bisnis di tahun 2026 yang dapat kamu terapkan, berikut ulasannya.
1. Peka terhadap minat dan keinginan target pasar
Hal penting pertama yang perlu kamu ketahui sejak awal adalah minat dan keinginan pasar. Kamu dituntut untuk peka terhadap apa yang sedang happening atau viral saat ini dan apa yang selalu disukai masyarakat.
Ada dua hal yang dapat kamu pilih saat memutuskan sektor bisnis yang ingin dijalankan. Yang pertama adalah apa yang sedang happening alias viral. Dan yang kedua, kamu memilih produk atau jasa yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Jika kamu memilih produk atau jasa yang selalu dibutuhkan, kamu harus pintar untuk selalu tampil stand-out dibandingkan kompetitor.
2. Memilih bisnis yang jarang tetapi dibutuhkan target pasar
Selain memilih jenis usaha yang sedang viral, strategi untuk memilih lini bisnis yang menjanjikan juga dapat kamu tentukan berdasarkan jenis bisnis yang belum ada. Tetapi, jenis bisnis yang masih jarang atau belum ada tersebut harus jenis bisnis yang tetap dibutuhkan oleh masyarakat. Kamu dapat memilih beberapa bisnis yang anti-mainstream dengan target pasar yang spesifik.
Baca Juga:
3. Mengamati kompetitor yang sudah ada
Ketika kamu memikirkan peluang usaha tertentu, maka kamu perlu melihat kompetitor yang sudah ada. Mengamati kompetitor tidak hanya berguna untuk menjadi benchmark kamu untuk menghadirkan sesuatu yang lebih baik. Namun lebih dari itu, dengan melihat bagaimana perjuangan kompetitor, maka kamu dapat melihat apakah bisnis tersebut menjanjikan atau tidak.
4. Mempelajari kebiasaan calon target pasar atau konsumen
Tidak hanya memahami apa yang disukai oleh calon konsumen, namun kamu juga perlu mempelajari kebiasaan mereka. Kebiasaan yang dimaksud adalah bagaimana perilaku mereka saat dihadapkan dengan produk tertentu. Kemudian, bagaimana mereka biasanya mencari produk tersebut dan lain sebagainya. Dengan memahami kebiasaan calon target pasar atau konsumen, maka kamu dapat menawarkan produk atau jasa dengan menerapkan strategi dan teknik promosi yang tepat.
5. Mengasumsikan modal dan profil yang akan dihasilkan
Selanjutnya, kamu harus membuat perhitungan awal mengenai modal yang perlu kamu siapkan untuk menjalankan bisnis. Kemudian, kamu juga perlu memprediksi profit yang akan kamu hasilkan dari bisnis tersebut. Perhitungan modal yang diperlukan mencakup modal produksi, promosi, dan beberapa biaya operasional lainnya terkait pengembangan bisnis kamu.
Sementara itu, profit dapat kamu hitung berdasarkan semua sumber pemasukan yang akan kamu terima. Kamu dapat menghitung kedua perhitungan tersebut, lalu memperkirakan rentang waktu yang kamu butuhkan untuk bisa balik modal dan kemudian menghasilkan keuntungan.
Baca Juga:
6. Membuat business plan
Semua prediksi yang sudah dijelaskan di atas selanjutnya dapat kamu tuangkan di business plan. Dengan begitu, kamu akan memiliki prediksi secara lebih terstruktur. Jika kamu memiliki partner atau calon investor, business plan tersebut akan sangat membantu kamu untuk menambah modal usaha. Melalui business plan, baik partner maupun calon investor akan lebih percaya dalam memberikan suntikan dana karena paham dengan ide bisnis kamu.
Itulah beberapa strategi memulai bisnis di tahun 2026. Tahun 2026 menawarkan peluang besar bagi mereka yang berani memadukan kecanggihan teknologi dengan empati manusia. Kuncinya adalah mulai dari langkah kecil, tetap relevan dengan kebutuhan konsumen, dan selalu siap untuk belajar hal baru setiap hari. Bisnis yang sukses di tahun 2026 bukan yang paling besar modalnya, tapi yang paling cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Baca Juga: Bisnis Sedang Berada di Masa Sulit? Lakukan 7 Langkah ini Agar Kembali Aman

















