Sport

Cerita 3 Pemain Timnas Indonesia Yang Pernah Merasakan Puasa di Luar Negri. Nomor 2 Puasa Sampai 18 Jam

Timnas Indonesia menjadi salah satu skuad yang banyak diisi oleh pemain Muslim. Beberapa pemain di skuad Garuda ini pernah merasakan puasa di luar Indonesia saat masih membela klubnya yang ada di Liga Jepang, Polandia dan Korea Selatan (Korsel).

1. Pratama Arhan

Pesepakbola pertama yang pernah merasakan puasa ramadhan di luar negri adalah Pratama Arhan. Suami dari Azizah Salsa ini diketahui pernah berkarir di Jepang sebagai pemain dari Tokyo Verdy.

Salah satu culture shock yang dirasakan Pratama Arhan di luar negri adalah ketika menjalankan puasa ramadhan, pesepakbola yang terkenal akan lemparan umpan panjangnya ini mengatakan jika tidak ada pemain sepak bola Muslim lain di klub yang dia bela.

Meski harus menjalankan puasa sendiri di klubnya, Pratama Arhan mengaku tidak ada masalah serius yang dia alami. Pria kelahiran Blora ini juga mengatakan jika semua pihak di klub, termasuk pelatih, pemain, petinggi klub dll, sangat menghormati posisinya sebagai seorang Muslim.

Saat diwawancarai, Pratama Arhan pernah mengatakan jika sebisa mungkin dia tetap melaksanakan puasa, adapun dia mengatakan tidak akan puasa jikalau mengalami situasi yang mendesak atau darurat.

Soal puasa, saya kan Muslim. Jadi wajib menjalankan puasa. Tapi, misal ada situasi yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan ibadah puasa seperti jika ada pertandingan atau karena cuaca, maka saya tidak akan puasa dan akan menggantinya setelah lebaran.” Terangnya.

Mantan pemain PSIS Semarang ini turut menambahkan, jika klubnya dulu, Tokyo Verdy juga sangat mendukung dirinya. Pihak klub juga menyediakan makanan khusus yang aman dan halal bagi Pratama Arhan.

Baca Juga:

2. Egy Maulana Vikri

Sebelum pindah ke Slovakia, Egy Maulana pernah berkarir lebih dulu di Liga Polandia. Saat bermain di negara asal Lewandoski ini, Egy berkata jika mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga termasuk merasakan tantangan sebagai minoritas di negara Eropa.

Saat masih berkarir di Polandia, Egy Maulana diharuskan untuk menjalankan puasa selama sekitar 18 jam. Jelas ini menjadi tantangan bagi Egy Maulana, karena biasanya di Indonesia dia hanya menjalankan puasa sekitar 12 jam.

Egy Maulana menambahkan jika perlu adaptasi baginya saat menjalani puasa, karena secara waktu dan cuaca kondisi di Indonesia dan Polandia sangat berbeda.

Awalnya susah karena selain puasa (di Polandia) harus latihan juga, intensitas (latihan) tinggi pula. Durasi berpuasa sampai  waktu berbuka juga lama banget mulai  jam 02.30 sampai 08.30, jdi berat. Tapi setelah beberapa hari dijalani sudah terbiasa dan tak ada masalah.” Ungkapnya saat diwawancara.

Bukan hanya soal penyesuaian dengan kondisi di sana, selama menjalankan puasa Egy juga sempat mengatakan jika merindukan beberapa makanan khas Indonesia, salah satunya yakni kolak.

“Iya (kolak) yang paling dirindukan. Biasanya kalau saya kembali ke Indonesia suka membawa makanan ke sini (Polandia). Tapi sekarang (makanannya) sudah habis. Jadi tak ada makanan Indonesia.” Ujarnya.

Baca Juga:

3. Asnawi Mangkualam 

Pemain Timnas Indonesia terakhir yang pernah merasakan puasa saat bermain di luar negri adalah Asnawi Mangkualam.

Hal ini terjadi saat Asnawi Mangkualam masih berkarir di Korsel saat dia membela klub Ansan Greeners.

Menurut penuturannya puasa di Korsel tidak mudah, itu kenapa terkadang ada situasi yang membuatnya harus membatalkan ibadah puasa.

Jadi kalau pas latihan aku masih bisa menyesuaikan (melakukan puasa). Tapi, kalau ada pertandingan kan nutrisi harus lebih banyak, jadi aku nggak melakukan ibadah puasa.” Ungkap Asnawi.

Sekarang status Asnawi Mangkualam sudah berganti klub, dia sekarang pindah untuk berkarir di Thailand dan membela klub Port FC. Jadi tahun ini akan menjadi puasa ramadhan pertamanya di Thailand.

Baca Juga: Daftar Pemain Sepak Bola Yang Sukses Gabung Klub Top Eropa Setelah Main Lawan Timnas Indonesia (Part 2)

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.

Nana_Football_writer

Penulis amatir soal sepak bola + timnas lovers

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button