Seru banget memang sih ya, berburu baju bekas di thrift shop. Banyak yang kualitasnya masih bagus dan yang paling menggiurkan harganya.
Karena ini barang bekas, pertama kamu harus perhatikan lebih detail, misal ada yang sobek, warnanya pudar ataupun kerusakan karena pemakaian lainnya. Di situlah seninya, dapetin barang yang masih bagus, branded, eh harganya murah.
Nah, saat barang-barang itu sudah berhasil lolos seleksi dan kalian bawa pulang, jangan terlalu semangat dan terus langsung dipakai ya. Walaupun sama penjualnya mungkin udah dibersihin, tapi tidak ada salahnya kita hati-hati sama kemungkinan pakaian itu tadi mungkin belum terlalu bersih. Misalnya kotoran, bakteri atau kuman. Pokoknya, pastikan bener-bener bersih!
Baju-baju bekas ini ada sedikit beda cara mencucinya dengan baju biasa. Mau tau bagaimana caranya? Berikut nih cara mencuci baju thrift yang baik dan benar, agar aman dipakai.
1. Sterilkan dengan air panas
Kita tentunya menginginkan baju yang nantinya dipakai selain bersih juga aman dari risiko kulit gatal-gatal. Disini pentingnya proses sterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri.
Rendam terlebih dahulu pakaian selama minimal 30 menit. Pastikan air panasnya cukup untuk merendam sebanyak pakaian di wadah. Tambahkan baking soda dan cuka.
Baca Juga:
2. Rendam dengan pewangi/cairan antiseptik
Kita bisa lebih memastikan pakaian yang sudah direndam dengan air panas agar bakteri dan kuman benar-benar mati adalah dengan merendam kembali dengan cairan antiseptik. Bisa juga dengan pemutih pakaian. Namun jika menggunakan pemutih sebaiknya direndam tidak terlalu lama.
Selain itu baju-baju bekas yang kita beli, bisa jadi berada dalam lemari yang lembab dalam waktu lama. Masalah yang biasanya muncul adalah aroma yang kurang sedap.
Kita bisa menghilangkan aroma itu dengan merendamnya semalaman hingga baunya benar-benar hilang.
3. Keesokan harinya, jika ada noda bersihkan dengan pembersih noda
Noda pada pakaian bekas adalah masalah lain yang biasa muncul. Periksa teliti di tempat-tempat tersembunyi biasanya di bagian lipatan-lipatan. Gunakan pembersih noda dengan gosokan yang tidak terlalu kuat sehingga bisa merusak pakaian.
Perlu pembersih noda yang tepat untuk jenis noda yang berbeda. Untuk noda ringan misalnya bekas tumpahan makanan, bisa dengan hanya menggosoknya. Sedangkan untuk noda yang berat misalnya tinta, perlu pembersih noda khusus atau menggunakan pembersih pakaian.
4. Cuci dengan deterjen yang tepat
Hal lain yang perlu diperhatikan, periksa kembali apakah masih ada label kecil instruksi pencucian pakaian. Jika ada, ikuti sesuai instruksi namun jika tidak ada cuci seperti biasa dengan deterjen. Pilih deterjen yang tepat, bisa pilih deterjen yang mengandung antiseptik bila ada.
5. Gunakan mesin cuci atau dengan tangan
Jika kamu masih bisa menemukan label petunjuk pencucian, lakukan sesuai instruksi. Cuci dengan mesin jika memang tidak ada larangan di label. Namun jika kamu tidak menemukan kabel tersebut, cara yang paling aman adalah dengan tangan dan sikat.
Jangan menggosok atau menyikat terlalu kuat. Fokus saja di area yang kotor, menghindari pakaian rusak di area yang bersih. Yang tak kalah penting adalah jangan campur pakaian bekas ini dengan cucian lain dari pakaian anda yang lain.
Baca Juga:
6. Keringkan di bawah matahari langsung
Selanjutnya adalah setelah dicuci bersih, dengan menggunakan hanger pakaian dijemur di bawah terik matahari secara langsung. Untuk proses sterilisasi secara alami, memastikan sisa kuman dan bakteri yang tersisa benar-benar hilang. Jemur pakaian ini hingga kering, menghindari bau apek karena pakaian yang masih lembab.
7. Setrika dan tambahkan pewangi pakaian
Proses terakhir yang tidak kalah penting adalah menyetrika di suhu yang sesuai. Proses ini juga membantu pakaian untuk bersih dari kuman dan bakteri. Tambahkan bau wangi dengan menyemprotkan pengharum secukupnya ketika menyetrika.
Demikianlah beberapa tips mencuci baju thrift supaya aman saat dipakai. Pakaian bersih, harum sekaligus aman karena sudah terbebas dari kuman dan bakteri. Kamu pun nyaman dan percaya diri dengan pakaian “baru” kamu.
Baca Juga: Tampil Jenjang dan Anggun, 7 Tips Memilih Gamis Lebaran Sesuai Bentuk Tubuh

0 Comments