7 Fakta Unik Daster, Pakaian Kebesaran Emak-Emak di Rumah

Dari longgar dan mudah dipakai, hingga harganya murah meriah


koleksi daster

“Pak, mara pasar yo?”

“Arep ngapa maneh, Bu? Mau rak wis blanja?”

“Biasa, golek pakaian kebesaran?”

“Apa maneh kuwi? Kebaya pa?”

“Walah, Bapakne iki. Ya jelas daster ngono kok.”

“Oalah, Bu. Dakkira apa?”

Itulah sekelumit percakapan antara emak-emak dan suaminya. Emang sih, daster adalah pakaian kebesaran kaum hawa yang sudah berkeluarga saat ada di rumah. Itu sebagian besar. Mungkin ada yang tidak menggunakan daster di rumah, jangan berkecil hati. Ini hanya cuitan setelah saya mengamati dan mendengar obrolan golongan emak-emak yang bersuka ria membahas pakaian kebesarannya. Termasuk istri saya, kalo di rumah wajib hukumnya pakai daster. Longgar dan tidak sumuk katanya.

Bahkan saat bersih desa atau acara peringatan kemerdekaan negeri ini, Tujuh Belas Agustus, kita sering melihat bapak-bapak bermain bola dengan mengenakan daster. Ada yang kedodoran, ada yang kekecilan. Saat lari bermain bola tersebut ada saja yang terjatuh berguling, sebab keserimpet daster yang biasa dipakai istrinya. Jadinya mengundang tawa penonton.

Baca Juga:

Daster, dalam bahasa Indonesia adalah gaun yang sengaja dibuat longgar untuk dipakai di rumah. Daster juga diartikan sebagai pakaian model terusan dengan potongan longgar dan panjang yang biasanya memiliki lengan pendek tanpa lengan agar pergerakan lebih leluasa. Sementara dalam bahasa Inggris, duster adalah pakai longgar yang dipakai sebagai semacam jaket.

Daster sebagai pakaian kebesaran emak-emak memiliki beberapa keuntungan. Apa saja sih keuntungan memakai daster bagi emak-emak?

1. Bentuk daster longgar, sehingga mudah dipakai

Bentuk daster sangat longgar. Bahkan mereka yang berbadan tipis pun kelihatan gedhe. Sebab kebesaran. Ya emang kebesaran. Kalo tidak besar dan longgar namanya bukan daster. Bentuk longgar tersebut menjadikan daster bisa dipakai dengan cepat dan juga dilepas mudah. Pokoknya enak dan nyamanlah bagi emak-emak. Gak ribet.

2. Umumnya, daster tanpa lengan atau lengan pendek

Daster umumnya memiliki lengan pendek atau tanpa lengan. Tinggal mana yang disukai emak-emak. Dengan daster lengan pendek, menjadikan pemakainya bebas sumuk. Los angin bisa bergerak bebas lewat ketiak kanan kiri.

Daster tanpa lengan atau lengan pendek selain bebas sumuk, juga memudahkan aktivitas pekerjaan rumah tangga tanpa harus menggulung lengan daster. Praktis dan no ribet.

Baca Juga:

3. Daster adalah pakaian santai dengan segala kebesarannya

Saat di rumah, biasanya emak-emak bersantai ria setelah bekerja di luar rumah. Memakai daster membuat tubuh mereka terasa longgar, no sumuk. Memakai daster berarti berarti sedang bersantai dengan baju kebesarannya. Bisa duduk selonjoran kaki.  Atau bisa berbaring santai menikmati tontonan televisi. Pokoknya pakai daster, santai dan bahagia.

4. Memakai daster akan memudahkan aktivitas

Daster dengan model terusan dan longgar menjadikan emak-emak bebas melakukan aktivitas tanpa terbatasi gerakannya. Mau ngepel, nyapu, memasak dan mencuci peralatan dapur, no ribet lah. Bebas.

5. Bahan daster adem, bisa tipis atau tebal

Bahan daster biasanya adalah bahan kain yang adem. Kain katun kata istri saya. Bisa memilih yang tebal atau juga tipis. Tergantung kesukaan. Ada yang suka lengan pendek ada pula yang tanpa lengan. Jarang sekali daster berbahan kain panas. Jadinya malah sumuk, panas. Kalo mau tau tanya aja pada emak-emak. Mereka pasti tau mana yang adem dan nyaman dipakainya. Beres to.

6. Daster mudah dicuci dan dirawat

Bahan daster haruslah mudah dicuci dan dirawat. Kalo bahan daster sulit dalam perawatannya, gak akan dibuat daster. Bisa-bisa gak nyaman dipakagayainya. Masa daster dibuat dari kain sutera. Ya eman lah. Tapi jangan dari kain mori ya. Malah menakutkan.

Baca Juga:

7. Daster harganya murah meriah

Harga daster terjangkau oleh kantong emak-emak. Gak ada seratus ribu sudah mendapat daster bagus. Nyaman lagi. Istri saya aja kalo beli daster tidak hanya satu. Kadang dua atau tiga buah. Yang jelas daster istri saya tidak saya coba.

Pengalaman unik teman saya di tempat kerja membelikan daster untuk istrinya. Eh dicoba sendiri. Bayangkan aja bapak-bapak pakai daster, lucu deh. Temen-temen wanita sampai tertawa terpingkal-pingkal. Eh, setelah dibawa pulang dan dicoba istrinya, malah kurang besar sebab istrinya gedhe. Jadinya daster yang sudah dibayar, ditukar dan minta ukuran yang jumbo. Ekstra besar.

Itulah fakta unik daster. Benarlah jika daster adalah pakaian kebesaran emak-emak saat di rumah. Apakah pembaca Bekelsego juga memiliki pengalaman menggunakan daster? Nikmati aja pakaian kebesaran kaum emak tersebut. Demikian, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Bingung Menentukan Gaya Hidup? Simak 4 Gaya Hidup Sederhana Ini!

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Senior