Bayangan Masa Depan
Halaman kertas putih itu telah terisi sepenuhnya. Tulisan Maruta, sebagaimana yang diajarkan ayahnya, kecil-kecil dan tertata rapi. Hampir tidak ada yang melenceng seperti jalan menurun...
Halaman kertas putih itu telah terisi sepenuhnya. Tulisan Maruta, sebagaimana yang diajarkan ayahnya, kecil-kecil dan tertata rapi. Hampir tidak ada yang melenceng seperti jalan menurun...
Aku benar-benar mengerti mengapa seseorang lebih sering menggerakkan pion lebih dulu dalam permainan catur, meski kutahu, bisa saja mereka menjalankan kuda ....
'Bukankah yang pergi dan kembali itu biasa? Namun, mengapa harus dia yang menjadi salah satunya?' ujar batinku yang lelah ditampar kenyataan.
“Aku bawakan untukmu, Alzela : sebuah pengharapan yang tersimpan dalam kelam.”
Apapun yang aku rasakan hari ini harus tetap aku syukuri. Aku berharap hari esok lebih baik, kalimat yang selalu aku ucapkan setiap hari sebagai penguat...
Detik demi detik berlalu. Azan subuh sudah berkumandang. Jo masih tetap tak ada jawab. Ia berpikir untuk kembali ke rumahnya. Tapi, Ia kemudian duduk cemas....
Aku mengerti, untuk menyenangi kamu tidak harus memiliki kamu, aku bisa senang karena kamu juga senang dengan orang yang kamu mau - Rain
Aku dengar sendiri, beberapa hari yang lalu, ada seorang penyair datang kemari dan menghujatnya habis-habisan lewat tulisan