Mengungkap Warna Asli Planet Dalam Sistem Tata Surya, Ada Yang Seperti Telur Asin!

Jika kita melihat foto beberapa planet di tata surya, tidak jarang kita temukan adanya perbedaan warna antara foto satu dengan foto lainnya padahal obyek yang dilihat masih sama. Terkadang wahana antariksa yang mengambil foto dari planet atau obyek antariksa mengambilnya dalam bentuk false color.
Hal itu biasanya dilakukan untuk mempermudah proses pengamatan dan penelitian. Astronom akan mengubahnya ke dalam format true color dengan menggunakan komputer agar obyek yang ada di foto akan sama persis jika kita melihatnya langsung dengan mata kepala kita sendiri.
Berikut adalah warna asli planet-planet yang sama ketika kita melihatnya dengan mata sendiri, Yuk simak!
1. Merkurius
Merkurius memiliki warna abu-abu gelap. Planet ini hampir tidak memiliki atmosfer, sehingga permukaannya yang berbatu dan penuh kawah terlihat jelas. Warnanya mirip dengan Bulan kita, sebagian besar terdiri dari batuan silikat dan debu.
Baca Juga:
2. Venus
Warna planet ini putih kekuningan. Warna ini bukan berasal dari permukaannya, melainkan dari lapisan awan asam sulfat yang sangat tebal. Awan ini memantulkan cahaya matahari dengan sangat kuat, menjadikan Venus objek paling terang di langit malam setelah Bulan.
3. Bumi
Warna planet kita jika dilihat dari luar angkasa adalah biru muda dan putih (awan). Lautan dan cahaya yang menyebar di atmosfer Bumi menyebabkan Bumi terlihat biru. Daratan benua tampak coklat, kuning, dan hijau tergantung dari mana kita melihatnya.
4. Mars
Planet ini berwarna merah dan lebih mengarah ke oranye. Maka tidaklah salah kalau planet ini juga disebut juga planet merah. Warna ini disebabkan oleh keberadaan besi oksida (karat) yang melimpah di permukaannya. Angin di Mars sering mengangkat debu halus ini ke atmosfer, membuat langitnya pun terlihat kemerahan.
5. Jupiter
Planet ini adalah planet gas dan tidak memiliki permukaan padat sehingga yang kita lihat hanyalah awan di atmosfernya. Warna planet ini cenderung menarah ke oranye dan putih. Warna putih berasal dari awan amonia, sedangkan warna oranye berasal dari awan amonium hidrosulfida.
6. Saturnus
Mirip dengan Jupiter, Saturnus berwarna kuning kecokelatan atau emas pucat. Atmosfernya mengandung amonia, tetapi karena suhu Saturnus lebih dingin, awan-awannya tertutup oleh kabut tebal yang membuat warnanya terlihat lebih halus dan tidak sejelas Jupiter.
Baca Juga:
7. Uranus
Uranus memiliki warna biru kehijauan. Bagi kita di Indonesia, warna Uranus sangat mirip dengan warna telur bebek. Yakni sama-sama berwarna aqua, atau biru kehijauan, atau biru telur. Uranus mendapatkan warna khas ini dari berlimpahnya gas metana dalam atmosfernya. Molekul-molekul metana bersifat menyerap cahaya dalam spektrum cahaya tampak dan inframerah dekat, sehingga membuat sang planet berwarna biru telur.
8. Neptunus
Meskipun memiliki komposisi yang mirip dengan Uranus, Neptunus berwarna biru tua atau biru royal. Para ilmuwan meyakini ada komponen tambahan atau proses atmosfer tertentu yang membuat warna birunya jauh lebih kontras dan pekat dibandingkan Uranus. Hal itu disebabkan jaraknya yang lebih jauh dari Matahari daripada Uranus.
Itulah warna asli planet dalam sistem tata surya. Adapun Pluto, yang sudah dicoret dari sistem tata surya, diperkirakan berwarna coklat muda, warna itu didapat dari es metana yang bercampur dengan debu di permukaan planet.
Baca Juga: 10 Benda Langit di Sistem Tata Surya, Jumlahnya Tak Terhingga!


















