Social & Culture

Kamus Gaul Dating 2026, Daftar Istilah Kencan Kekinian Paling Populer

Perkembangan zaman terjadi semakin cepat, apalagi dunia internet. Salah satunya dalam dunia kencan. Generasi Z dan Milenial punya segudang daftar istilah baru yang seringkali bikin dahi berkerut kalau kita tidak update.

Biar kamu nggak bingung saat lagi asyik scrolling aplikasi kencan atau sekadar ngobrol sama teman, berikut adalah daftar istilah kencan paling populer dan keren zaman sekarang!

1. Benching

Benching adalah ketika dia ‘membekukan’ sebuah hubungan potensial, demi hubungan yang lebih menjanjikan. Benching ini merupakan istilah layaknya seorang pemain cadangan yang ditempatkan di bangku, sedangkan pemain utama bermain di lapangan. Jika pemain utama gagal, barulah pemain cadangan dipakai.

2. Breadcrumbing

Penyebutan breadcrumbing ini terinspirasi dari remahan roti. Jadi para pelaku breadcrumbing suka menebarkan gombalan kepada siapa pun, khususnya di media sosial. Pelaku breadcrumbing bisa merespons Instastory kamu dengan cara menggoda, memberikan komentar, atau mengirim DM secara random di waktu-waktu tertentu, dengan harapan kamu mengingatnya. Tapi yakin, deh, dia nggak ada niat untuk bertemu kamu di dunia nyata.

Baca Juga:

3. Breezing

Kebalikan dari ‘jual mahal’, breezing lebih menekankan pada individu yang langsung to the point saat berkencan. Kalau memang dia suka, dia akan merespon secepat mungkin.

4. Clingy

Clingy digambarkan sebagai sifat seseorang yang terlalu bergantung secara emosional kepada pasangannya. Ia selalu ingin ‘menempel’ serta membutuhkan perhatian kapan pun kesempatan tersebut ada, terutama jika sedang berduaan. Kontak fisik pun menjadi salah satu bentuk kasih sayang yang diharapkan bagi mereka yang memiliki sifat clingy.

5. Codependency

Ketika seseorang terlalu mengorbankan kebutuhan diri sendiri demi bisa memprioritaskan kebahagiaan pasangannya, maka itu bisa disebut sebagai codependency. Ini disinyalkan sebagai pola relasi tidak sehat yang bisa memberi dampak negatif seperti kehilangan jati diri dan hubungan yang tidak seimbang.

6. Courting

Frasa courting diartikan sebagai proses seseorang yang tengah melakukan pendekatan romantis secara serius kepada orang lain dengan tujuan membangun komitmen jangka panjang. Bahkan ada yang langsung melibatkan pihak keluarga agar tahap penjajakan tersebut bisa diteruskan hingga ke jenjang pernikahan.

7. Cookie jarring

Cookie jarring menggambarkan hubungan setengah hati, di mana seseorang dipertahankan sebagai opsi, bukan prioritas. Tidak ada kepastian, tidak ada komitmen, hanya janji samar.

8. Cushioning

Cushioning berarti seseorang mulai menjalin hubungan dengan orang lain diam-diam sebagai ‘bantal’ jika hubungan utama mereka gagal. Ini semacam jaga-jaga agar tidak merasa kesepian jika harus putus. Orang yang melakukan cushioning cenderung tidak jujur dengan pasangan utamanya.

Kamu mungkin merasa ada yang aneh, tapi tidak bisa menunjuk dengan pasti. Itu karena mereka menjaga relasi ‘bantal’ tetap tersembunyi. Cushioning mencerminkan ketidakdewasaan dalam menghadapi konflik dan perubahan dalam hubungan.

9. Cuffing Season

Cuffing season adalah fenomena musiman dimana terdapat orang lajang yang justru lebih tertarik untuk menjalin hubungan romantis saat melewati musim gugur, dingin, hingga mendekati musim semi. Artinya, hubungan tersebut memang hanya berlangsung untuk jangka pendek saja. Hal ini terjadi karena biasanya sepanjang musim tersebut, banyak orang yang merasa kesepian dan ingin ada seseorang untuk mendampingi mereka.

10. Curving

Curving berarti penolakan halus dari seseorang. Korban dari perilaku curving tidak akan menyadari kalau dirinya sedang menerima penolakan secara halus dari orang yang ia sukai. Pelaku curving tidak akan memberitahu secara langsung bahwa ia tidak tertarik.

11. Gaslighting

Mereka yang memiliki sifat gaslighting ialah seorang manipulator emosi yang selalu berusaha membuat pasangannya merasa bersalah dan meragu atas harga dirinya sendiri. Semuanya demi bisa mengambil kontrol penuh dalam hubungan dan kekuasaan dalam relasi. Ciri-cirinya bisa berupa sering meremehkan perasaan pasangan, hobi memutarbalikkan fakta, hingga menyudutkan pasangan.

Baca Juga:

12. Ghosting

Ghosting adalah sebuah situasi di mana seseorang atau pasangan menghilang dan memutuskan komunikasi secara tiba-tiba, tanpa adanya penjelasan terlebih dahulu. Hal ini bisa terjadi dalam hubungan rimantis, keluarga, maupun pertemanan.

13. Green flag

Green flag digambarkan sebagai tanda-tanda positif atau sinyal sehat dalam suatu hubungan. Berbeda dengan red flag (tanda bahaya), green flag justru memungkinkan kita merasa nyaman untuk tetap melanjutkan hubungan jangka panjang yang sehat. Contohnya seperti sikap jujur, memiliki rasa empati, mampu berkomunikasi terbuka, dan bisa mengelola emosi dengan baik.

14. Haunting

Haunting terjadi ketika seseorang terus menerus berinteraksi dengan kita lewat sosial media, setelah kita berhenti berhubungan satu sama lain. Haunting biasanya dilakukan dengan perilaku yang lebih pasif, seperti nge-like postingan, bukan ngasih komen atau ngirim DM.

15. Infla dating

Infla dating adalah istilah yang menggambarkan fenomena dalam dunia kencan, di mana orang lebih tertarik pada tampilan visual atau penampilan fisik daripada pada kompatibilitas atau kepribadian. Di era media sosial dan kemajuan teknologi, daya tarik visual seringkali menjadi penentu utama dalam memilih pasangan. Infla dating dapat menimbulkan risiko mengabaikan faktor penting lainnya dalam membangun hubungan yang langgeng dan bermakna.

16. Love bombing

Love bombing ditandai dengan memberikan perhatian, kekaguman, dan kasih sayang yang berlebihan dengan tujuan memanipulasi hubungan. Namun pelaku love bombing melakukan itu semua, karena dia hanya dia ingin dengan mendapatkan sesuatu dari dirimu. Bisa jadi dia mengharapkan hal yang sama darimu. Kamu pun bisa kesulitan melihat, apakah dia benar-benar tulus atau hanya melakukan love bombing.

17. Love life balance

Dalam era yang semakin sibuk dan terkoneksi ini, banyak orang menyadari pentingnya mencari keseimbangan antara kehidupan asmara dan kehidupan pribadi. Love life balance menekankan pentingnya menjaga harmoni antara hubungan romantis dan kebutuhan individu. Istilah tersebut berarti mengalokasikan waktu yang seimbang antara pasangan dan waktu untuk diri sendiri, karir, teman, dan hobi pribadi.

18. Mankeeping

Mankeeping situasi ketika perempuan menjadi penjaga kesehatan emosional pasangannya. Mulai dari menjadi tempat curhat utama, pengatur hubungan sosial, hingga penenang krisis emosional, semua ditanggung satu pihak.

19. Match Made in Heaven

Match made in heaven sering digunakan untuk menggambarkan pasangan yang sangat serasi satu sama lain, bahkan pasangan tersebut seperti diberkahi oleh Tuhan dengan keberuntungan yang sangat luar biasa. Ini ditandai dengan hubungan yang selalu terlihat awet, hadir dalam suka maupun duka, serta mampu saling menginspirasi satu sama lain.

20. Micro Cheating

Bentuk perselingkuhan bisa bermacam-macam, bahkan dimulai dari skala terkecil sekalipun yang mungkin terlihat sepele namun bisa menghancurkan hubungan secara perlahan. Contohnya seperti flirting halus, mengaku lajang, dan menyembunyikan interaksi dengan lawan jenis. Inilah yang disebut sebagai micro-cheating.

21. Monkey barring

Monkey barring menggambarkan perilaku berpindah dari satu hubungan ke hubungan lain tanpa pernah benar-benar sendiri. Seseorang tetap berada dalam hubungan sambil menyiapkan pegangan baru. Monkey barring dapat dikategorikan sebagai bentuk perselingkuhan

22. Orbiting

Pernah nggak kamu punya teman kencan, yang akhirnya nggak lanjut ke pacaran? Nah, kalau kamu menemukan bahwa bekas teman kencanmu itu masih memantau media sosialmu, melihat story di Instagram, atau bahkan menyukai unggahan kamu, bisa jadi dia sedang orbiting, alias memantau kamu dari jauh.

23. Open casting

Open casting adaaalah praktik mencari dan menyeleksi calon engan berinteraksi dan bertemu dengan berbagai orang dalam rangka menemukan pasangan yang tepat. Dalam era yang semakin terhubung secara global, open casting memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk memperluas jaringan sosial dan mencari pasangan yang sesuai dengan keinginan dan kriteria individu.

24. Phubbing

Phubbing adalah gabungan dari kata ‘phone’ dan ‘snubbing’. Biasa digunakan untuk menyebut perilaku tak acuh seseorang dalam sebuah hubungan. Sikap menyebalkan ketika kamu mencoba berbicara dengan seseorang tapi mereka seolah tak peduli karena terlalu asyik dengan media sosial.

25. Shipping

Shipping adalah istilah yang digunakan untuk mendukung atau mengharapkan dua orang (bisa karakter fiksi atau orang asli) saling menjalin hubungan cinta. Istilah ini berasal dari slang relationshipping. Biasanya, kata shipping lebih populer di kalangan ‘fandom‘ selebriti.

26. Simp

Simp merupakan kata slang dalam bahasa inggris yang ditujukan pada seseorang (umumnya pria) yang terlalu berlebihan dalam memuja lawan jenis hingga merendahkan dirinya sendiri demi bisa mendapat perhatian dari wanita yang disukainya.

27. Situationship

Situationship adalah hubungan tanpa kejelasan status. Kamu dan dia saling dekat, mungkin juga intim, tapi tidak ada komitmen yang jelas. Hubungan seperti ini bisa terasa membingungkan karena kamu tidak tahu harus berharap sejauh mana.

28. Soulmate

Hubungan di antara dua insan yang memiliki koneksi sangat mendalam dengan tingkat kecocokan dan rasa percaya yang tinggi dinamakan sebagai soulmate. Hubungan dengan soulmate biasanya lebih harmonis, mengingat kehadirannya adalah sebuah pelengkap yang bisa memberikan rasa nyaman dan membantu Anda untuk terus bertumbuh.

29. Submarining

Istilah ini memiliki arti yang hampir mirip dengan ghosting. Submarining terjadi ketika seseorang (bisa gebetan atau pacar) memutus semua komunikasi dan hubungan dengan kita, tapi pada akhirnya dia menghubungi kita lagi.

Baca Juga:

30. Shrekking

Shrekking menjadi tren baru dalam dunia percintaan. Istilah ini sering digunakan sebagai istilah untuk kencan dengan seseorang yang tidak disukai secara penampilan, dengan harapan mendapatkan perlakuan baik bak seorang putri.

31. Throning

Tren ini lebih menunjukan bahwa berkencan bukan karena cinta, tetapi lebih mengarah pada status sosial.
Singkatnya pada hubungan ini tidak hanya melihat materi tetapi mencari pasangan yang memiliki status sosial tinggi atau pengaruh besar untuk meningkatkan citra diri mereka.

32. Zombieing

Sama seperti submarining, zombieing terjadi ketika seseorang yang semula memutus hubungan dan komunikasi dengan kita, tapi kemudian muncul secara tiba-tiba. Bedanya, zombieing ditunjukkan dengan perilaku seperti nge-chat atau ngirim DM.

Itulah beberapa istilah kencan kekinian paling populer saat ini. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 5 Tipe Orang Berdasarkan Gaya Ketikan Saat Chatting, Nomor 3 Tidak Takut Dengan Tantangan!

Nur Asiah

Teruslah bermimpi untuk dapat bertahan hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button