Science

10 Benda Langit di Sistem Tata Surya, UFO Termasuk, Jumlahnya Tak Terhingga!

Sejak ribuan tahun yang lalu, manusia selalu menengadah ke langit malam dengan rasa kagum dan penuh tanya. Di zaman modern ini, berkat bantuan teleskop canggih dan misi eksplorasi ruang angkasa, kita mulai menyadari bahwa setiap cahaya yang kita lihat mewakili identitas unik dengan karakteristik fisik, komposisi kimia, dan peran yang berbeda-beda.

Langit berarti segala yang ada di atas kita, yang berarti pula angkasa luar, yang berisi galaksi, bintang, planet, batuan, debu, dan gas yang bertebaran.

Berikut beberapa benda langit yang sudah teridentifikasi beserta karakteristik dan perannya di alam semesta.

1. Planet

Kata planet berasal dari bahasa Yunani yaitu planetai, yang berarti pengembara. Hal ini disebabkan kedudukan planet terhadap bintang tidaklah tetap. Planet adalah benda angkasa yang tidak mempunyai cahaya sendiri, berbentuk bulatan, dan beredar mengelilingi bintang (Matahari).

Sebagian besar planet mempunyai pengiring atau pengikut yang disebut Satelit yang beredar mengelilingi planet. Sebelumnya, para ahli menetapkan bahwa di dalam tata surya terdapat sembilan planet. Sembilan planet tersebut berdasarkan urutannya dari matahari yang terdiri atas planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto.

Sejalan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia, maka berdasarkan Sidang Umum International Astronomical Union (IAU) ke-26, pada tanggal 25 Agustus 2006 di Praha, ditetapkan delapan planet dengan mengeluarkan Planet Pluto dari Sistem Tata Surya kita. Pluto diturunkan statusnya sebagai kategori planet kerdil bersama-sama dengan Xena dan Asteroid Ceres.

2. Asteroid

Asteroid merupakan bongkahan batu langit dan sisa logam dengan ukuran beragam dan tak beraturan sisa pembentukan tata surya di masa lalu. Sebagian dari asteroid yang terdapat di tata surya berada di antara planet Mars dan Jupiter.
Mereka bergerombol membentuk suatu gugusan menyerupai ‘sabuk’ yang ‘beredar bersama’ mengorbit matahari. Ada yang menyebut kelompok asteroid tersebut Sabuk Asteroid. Sabuk Asteroid merupakan rumah bagi ratusan ribu asteroid, dari yang berukuran sekecil partikel debu kosmik, hingga yang sebesar miniatur planet.

Baca Juga:

3. Komet

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit yang berbentuk sangat lonjong. Komet menyerupai bintang. Itulah mengapa Komet sering disebut orang bintang berekor. Meski ada yang beranggapan hal tersebut kurang tepat karena kalau bintang, berarti ia memancarkan cahayanya sendiri. Sedangkan komet tidak dapat memancarkan cahaya.

Komet tersusun dari gas, es, dan debu. Saat komet bergerak mendekati matahari, lapisan es pada komet menguap. Kumpulan uap dan debu itu terdorong oleh angin matahari sehingga menjauhi matahari.

Itu sebabnya saat komet mendekati matahari, ekornya berada di belakang, sedangkan saat komet bergerak menjauhi matahari, ekornya berada di depan. Panjang ekor komet dapat mencapai mencapai jutaan kilometer. Makin dekat dengan matahari, ekor komet makin panjang.

4. Meteor

Meteor adalah benda langit yang masuk ke dalam wilayah atmosfer bumi yang mengakibatkan terjadinya gesekan permukaan meteor dengan udara dalam kecepatan tinggi. Akibat adanya gesekan yang yang cepat tersebut menimbulkan pijaran api dan cahaya yang dari kejauhan kita melihatnya seperti bintang jatuh. namun, karena gesekan itu juga menyebabkan meteor terbakar sebelum masuk ke permukaan bumi.

5. Meteorit

Meteorit adalah batuan-batuan yang mempunyai unsur serupa dengan meteor, namun perbedaannya, meteor ini tidak habis terbakar dan sampai di permukaan bumi.

6. Meteorid

Meteorid adalah batuan-batuan kecil yang sangat banyak dan melayang-layang di angkasa luar. Batuan-batuan ini banyak mengandung unsur besi dan nikel. meteorid mempunyai unsur yang serupa pula dengan meteor, namun bedanya, meteor ini tidak ada hubungan langsung dengan bumi.

7. Bintang

Bintang adalah benda langit luar angkasa yang memiliki ukuran besar dan memancarkan cahaya sebagai sumber cahaya. Bintang yang terdekat dengan bumi adalah matahari. Matahari dikelilingi oleh planet-planet anggota tata surya seperti pelanet bumi, merkurius, venus, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus dan jupiter.

Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu merupakan bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata merupakan bintang yang menghasilkan cahaya sendiri melalui proses fusi nuklir.

Kebanyakan bintang berumur antara 1-10 miliar tahun, namun bintang ada kemungkinan berumur mendekati 13,8 miliar tahun, bintang tertua yang ditemukan hingga saat ini adalah HE 1523-0901 diperkirakan berumur 13,2 miliar tahun. Jika semakin tinggi masa sebuah bintang, maka semakin pendek umurnya.

8. Satelit

Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. satelit dibedakan menjadi 2 macam, yaitu satelit alami dan buatan. Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa yang bukan buatan manusia dan mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi.

Sedangkan satelit buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi. Satelit buatan manusia pertama adalah Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957.

Baca Juga:

9. Matahari

Selama ini Matahari dikenal sebagai benda langit yang memancarkan cahaya menyilaukan apabila dilihat dari Bumi. Matahari merupakan salah satu bintang yang berwujud gas raksasa dan bercahaya.

Matahari juga dikenal sebagai pusat dari sistem tata surya. Sama seperti Bumi, Matahari memiliki lapisan tertentu. Lapisan-lapisan tersebut antara lain lapisan inti, lapisan fotosfer, lapisan kromosfer, dan lapisan korona.

Matahari mengeluarkan gas yang panjang, melengkung, dan berpijar sejauh ribuan kilometer. Gas tersebut menyembur ke luar angkasa. Tak hanya itu, Matahari juga ternyata mampu memancarkan ledakan radiasi yang kuat.

10. Bulan

Saat menyebut tentang Matahari, Bulan tidak pernah ketinggalan muncul di benak siapa pun. Berbeda dengan Matahari yang berupa gas, Bulan adalah satelit Bumi. Menariknya, meskipun tak bertemu satu sama lain, Matahari dan Bulan memiliki keterkaitan.

Cahaya yang dipancarkan oleh Bulan di malam hari berasal dari sinar Matahari yang dipantulkan oleh bulan. Secara umum, Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus. Gerakan tersebut adalah rotasi, revolusi, dan juga bersama-sama dengan Bumi untuk mengelilingi Matahari.

Itulah beberapa jenis benda langit yang terdapat di sistem tata surya, Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button