Daftar Nama Negara dan Kosakata Gaul Baru Dalam KBBI

Bahasa Indonesia terus mengalami penyempurnaan. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang hidup (living language). Setiap tahunnya, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa secara rutin memperbarui KBBI untuk menyerap kosakata baru, baik dari bahasa daerah, bahasa asing, maupun istilah yang lahir dari tren sosial.
Pembaruan KBBI bukan sekadar menambah daftar kata, melainkan upaya dekolonisasi bahasa dan adaptasi zaman. Dengan memasukkan kata-kata baru dalam KBBI, bahasa Indonesia menunjukkan kekuatannya dalam merangkul ekspresi masyarakat tanpa kehilangan jati dirinya.
Perubahan nama negara dalam KBBI terbaru
Di awal 2026, sebagian masyarakat Indonesia dibuat penasaran setelah pemerintah secara resmi memperbarui ejaan nama beberapa negara asing dalam bahasa Indonesia. Perubahan ini dilakukan untuk menyelaraskan penulisan dengan kaidah linguistik bahasa Indonesia yang berlaku dan telah diajukan dalam forum internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Kelompok Pakar PBB tentang Nama Geografis (UNGEGN). Hasilnya sejumlah nama negara yang selama ini familiar berubah bentuk dalam penulisan resmi Indonesia.
Langkah standarisasi ini dipimpin oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) selaku otoritas utama penamaan geografis, bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Luar Negeri, serta pakar linguistik. Perubahan ini bertujuan agar penulisan nama negara asing lebih konsisten dan sesuai dengan lidah serta tata tulis Indonesia tanpa menyimpang dari ketetapan resmi PBB. Beberapa perubahan signifikan dalam ejaan nama negara yang kini mulai diberlakukan antara lain:
- Afghanistan berubah menjadi Afganistan
- Bangladesh berubah menjadi Banglades
- Cabo Verde berubah menjadi Tanjung Hijau
- Djibouti berubah menjadi Jibuti
- Kyrgyzstan berubah menjadi Kirgistan
- Lebanon berubah menjadi Libanon
- Liechtenstein berubah menjadi Liktenstin
- Paraguay berubah menjadi Paraguai
- Thailand berubah menjadi Tailan
- Swiss berubah menjadi Swis
- Seychelles berubah menjadi Seisel
- Sierra Leone berubah menjadi SieraLioni
- Slovakia berubah menjadi Slowakia
- Slovenia berubah menjadi Slowenia
- Uruguay berubah menjadi Uruguai
Setelah ditetapkan di tingkat internasional, nama-nama tersebut akan segera diintegrasikan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Baca Juga:
Istilah gaul baru dalam KBBI
Sebelumnya pada tahun 2025, beberapa istilah baru juga sudah diresmikan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, telah menambah 3.259 kata baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Pembaruan kata yang dilakukan berkala setiap enam bulan, untuk merespon perkembangan istilah baru yang muncul di masyarakat.
Menariknya, banyak kosakata gaul yang lazim digunakan oleh saat ini masuk ke dalam KBBI. Berikut beberapa kosakata gaul juga resmi masuk ke KBBI.
Galgah
Galgah berarti tidak haus; sudah cukup minum; rasa segar setelah dahaga. Secara sederhana, kata ini menggambarkan kondisi ketika tubuh sudah terpenuhi kebutuhannya akan air, perasaan lega, dan segar setelah minum.
Palum
Palum berarti sudah puas minum; hilang rasa haus. Maknanya sama dengan kata galgah, yang juga berarti lawan kata dari haus
Kapitil
Secara makna, kapitil merupakan antonim dari kata kapital. Selama ini, kata kapital dipahami sebagai penulisan awalan kata dengan huruf besar. Namun, untuk kebalikannya, penulisan awalan kata dengan huruf kecil tidak pernah ada istilah khusus. Kita hanya menyebutnya sebagai “huruf kecil”, tanpa satu kata yang setara secara linguistik.
Bocil
Bocil merupakan singkatan dari bocah kecil. Kata gaul ini sudah masuk KBBI sebagai bahasa cakapan atau bahasa yang tidak digunakan dalam ragam formal.
Baca Juga:
Gabut
Kata gabut juga merupakan cakapan yang sudah masuk dalam KBBI. Gabut adalah akronim dari gaji buta yang berarti tidak melakukan apa pun sehingga menjadi bosan.
Mager
Mager merupakan akronim dari kata males (ber)gerak. Kata gaul yang mengungkapkan seseorang sedang tidak ingin melakukan suatu kegiatan. Dalam KBBI mager berarti enggan atau sedang tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas.
Japri
Japri adalah akronim dari jalur pribadi. Dalam KBBI, kata japri digunakan sebagai cakapan. Japri digunakan untuk mengirim pesan dengan bahasan personal kepada seseorang.
Kepo
Kepo jadi kosakata gaul yang sudah banyak digunakan. Kepo menjadi bentuk cakapan yang berarti rasa ingin tahu berlebihan terhadap kepentingan atau urusan orang lain.
Julid
Julid menjadi sebuah ungkapan untuk orang yang iri terhadap orang lain. Menurut KBBI, julid berarti iri dengki dengan kebahagiaan orang lain, biasanya dilakukan dengan menulis status, komentar, atau pendapat di media sosial yang menyudutkan orang tertentu.
Gebetan
Gebetan juga kosakakata gaul yang termasuk dalam KBBI, Beauties. Gebetan merupakan sebutan bagi seseorang yang sedang ditaksir atau disukai.
Pansos
Pansos merupakan cakapan akronim dari panjat sosial. Dalam KBBI, pansos berarti usaha yang dilakukan untuk mencitrakan diri sebagai orang yang memiliki status sosial tinggi, biasanya dilakukan dengan mengunggah foto, tulisan, dan lain-lain di media sosial.
Bucin
Bucin adalah singkatan dari budak cinta. Biasanya digunakan untuk seseorang yang rela melakukan apapun untuk pasangannya.
Baca Juga: 15 Kosa Kata Kekinian Ini Masuk KBBI, Kira-Kira Apa Artinya?


















