10 Negara Pemilik Hutan Terbesar di Dunia, Indonesia Posisi Berapa?

Seperti yang diketahui, hutan menjadi habitat bagi hampir 80 persen tumbuhan dan hewan dunia. Namun, dengan bertambahnya populasi manusia, luas hutan di dunia semakin mengalami penurunan.
Menurut data World Bank sejak tahun 1992 hingga 2021, luas hutan di dunia terus mengalami penurunan. Tepatnya pada tahun 2021 luas area hutan di dunia mencapai 40.449.474,7 km², turun sebesar 3,77% dibandingkan data periode 1992.
Meski demikian, masih banyak negara di dunia yang menjaga populasi hutannya. Lantas, negara mana saja yang memiliki hutan terluas di dunia? Berdasarkan data World Bank tahun 2021, berikut sepuluh negara pemilik hutan terbesar di dunia.
1. Rusia
Urutan pertama negara dengan hutan terluas di dunia diduduki oleh Rusia. Rusia adalah negara terluas di dunia. Adapun, luas hutannya mencapai sekitar 815 juta hektar. Angka ini menyumbang 20,16% untuk populasi hutan di dunia.
Hutan terbesarnya ialah Hutan Boreal seluas 12 juta km2 atau lebih besar dari Hutan Amazon. Hutan-hutan di Rusia memiliki beberapa spesies pohon, yaitu birch, pinus, cemara.
Baca Juga:
2. Brazil
Urutan kedua negara dengan sumber daya hutan melimpah diduduki oleh Brazil. Brazil memiliki hutan seluas 497 juta hektar atau sekitar 12 persen dari total luas hutan dunia. Selisih 48,81% dibandingkan luas hutan Rusia yang berada di peringkat pertama.
Brasil mempunyai sepertiga dari hutan hujan tropis dunia yang berupa Hutan Amazon. enis hutan yang terdapat di Brasil adalah hutan musim, hutan gugur, dan hutan sabana. Brasil juga menjadi negara yang paling banyak keanekaragaman hayatinya. Terdapat lebih dari 34.000 spesies tumbuhan dengan di antaranya 1.813 spesies burung, 1.022 amfibi, 814 reptil, dan 648 mamalia.
3. Kanada
Urutan ketiga negara dengan hutan terluas di dunia diduduki oleh Kanada. Menurut Council of Canadian Forest Ministers, Kanada memiliki hutan seluas 347 juta hektar atau sekitar sembilan persen dari total luas hutan dunia.
Kira-kira, setengah dari negara Kanada telah tertutup hutan dan sebagian besar berada di delapan wilayah kawasan hutan Acadian, kawasan hutan Columbia, kawasan hutan gugur, kawasan hutan Boreal, kawasan hutan pantai, kawasan Great Lakes-St. hutan Lawrence, kawasan hutan Montane, dan kawasan hutan Subalpine.
Menariknya, Kanada mempunyai hutan taiga terbesar di dunia, sesudah mendapat tambahan kawasan lindung baru seluas 13.600 kilometer persegi di Provinsi Alberta. Hutan di negara ini berfungsi sebagai pemasok 14,5 % udara segar di dunia.
4. Amerika Serikat
Dilansir dari U.S. Forest Service, Amerika Serikat memiliki kawasan hutan terbesar keempat di dunia. Amerika memiliki 310 juta hektar hutan yang menyumbang sekitar delapan persen dari total luas hutan dunia.
Hutan paling lebat di daerah Amerika Serikat adalah Maine, New Hampshire, American Samoa, Mariana Islands. Wilayah di Amerika yang paling sedikit hutannya ialah Dakota Utara, Dakota Selatan dan Nebraska. Jenis hutan di Amerika adalah hutan tropis, hutan iklim sedang, dan hutan taiga.
5. China
Urutan kelima negara dengan luas hutan terbesar di dunia diduduki oleh negara terluas ketiga di dunia, yaitu China. China memiliki hutan seluas 220 juta hektar atau sekitar lima persen dari total luas hutan dunia.
Hutan di China menampung lebih dari 2.800 spesies pohon dan tanaman. Selain itu juga China menjadi rumah bagi banyak hewan langka yang terancam punah. Hutan di China juga menyediakan 40% bahan bakar untuk rumah tangga di pedesaan
6. Australia
Australia menduduki urutan keenam negara dengan hutan terluas di dunia. Benua terkecil di dunia ini menyumbang tiga persen hutan dunia dengan 134 juta hutan di negaranya.
Australia diketahui mempunyai tujuh jenis hutan asli, di antaranya seperti hutan melaleuca, hutan eucalypt, hutan hujan, hutan casuarina, hutan callitris, hutan acacia, dan hutan mangrove. Sangking luasnya hutan di Australia, sehingga membuat banyak spesies endemic flora dan fauna. Sebut saja yang paling terkenal yaitu kanguru, platipus, wombat, koala, anjing dingo, ekidna, dan walabi.
7. Kongo
Negara ketujuh dengan hutan terluas di dunia adalah Republik Demokratik Kongo. Negara yangterletak di Afrika Tengah ini memiliki hutan dengan luas 129 juta hektar atau sekitar tiga persen dari luas hutan dunia.
Hal menarik dari hutan di Kongo, yaitu hutan di negara ini menjadi rumah bagi 10.000 spesies tumbuhan, 1.117 spesies burung, 409 spesies mamalia, dan 400 spesies ikan. Sedangkan, hutan tropis lembab dataran rendah yang menjadi bagian utama dari hutan negara ini terdaftar sebagai blok hutan hujan tropis utuh terbesar kedua di dunia
8. Indonesia
Lebih dari setengah wilayah Indonesia adalah hutan, membuatnya menduduki urutan kedelapan negara dengan hutan terluas di dunia pada tahun 2021. Indonesia memiliki hutan seluas 97 juta hektar dan menyumbang sekitar dua persen dari total luas hutan dunia.
Sayangnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami kerusakan hutan paling parah di dunia. Kondisi ini sangat mengancam keanekaragaman hayati. Luas hutan di Indonesia pada 2021, turun sebesar 22,79% sejak tahun 1990.
Baca Juga:
9. Peru
Peru menduduki negara dengan hutan terluas kesembilan di dunia. Negara yang terletak di Amerika Selatan ini memiliki 72 juta hektar hutan atau sekitar dua persen dari luas hutan dunia.
Peru memiliki luas hutan yang sangat besar karena sebagian besar wilayah negaranya, lebih dari 60%, berada di dalam cekungan Amazon (Amazon Basin). Hal ini menjadikan Peru sebagai negara dengan wilayah hutan hujan Amazon terluas kedua di dunia, setelah Brasil.
10. India
Negara kesepuluh yang memiliki hutan terluas di dunia adalah India. Negara yang berbatasan dengan Nepal dan Bangladesh ini, daratannya memiliki hutan seluas 72 juta hektar atau sekitar dua persen dari total luas hutan dunia.
Beberapa hutan di sana antara lain hutan bakau di Sundarbans, hutan hujan di Western Ghats, hinga hutan pinus dan deodar di Himalaya.
Itulah sepuluh negara pemilik hutan terbesar di dunia. Ancaman deforestasi, kebakaran hutan, urbanisasi, serta perubahan iklim terus menghantui keberlangsungan hutan ini. Jadi, berbuat adil dan bijak lah kepada alam.
Baca Juga: Pelajaran Dari Musibah Sumatera, Pentingnya Pelestarian Ekosistem Hutan Sebagai Pencegah Bencana
















