Pendidikanbahasa indonesia

Awas Keliru! 25 Kata Dalam Bahasa Indonesia Yang Sering Salah Dalam Penulisan

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang biasa kita gunakan setiap harinya, baik dari segi ucapan maupun tulisan. Meskipun begitu, masih ada kesalahan dalam penulisan kosakata bahasa Indonesia yang tidak kita sadari.

Umumnya kata-kata yang sering salah dalam penulisan tersebut jumlah hurufnya sama, namun ada satu huruf yang berbeda dengan kata yang benar. Ada juga antara kata yang benar dan yang salah berselisih satu huruf. Kata yang benar lebih banyak satu huruf bila dibandingkan dengan kata yang salah.

Dalam bahasa formal seperti di kantor atau acara resmi di lingkungan pemerintahan harus menggunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan aturan yang benar. Aturan tersebut sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD). Anda bisa mencari atau melihat kata mana yang benar atau salah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Selain dalam versi kamus buku, juga ada dalam versi online atau dalam jaringan (daring).

Berikut ini beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang salah dalam penulisan, dan sudah lazim digunakan.

1. Apotik

Kata yang benar adalah apotek yang berarti toko tempat meramu dan menjual obat berdasarkan resep dokter serta memperdagangkan barang medis. Kata apotek sering disebut juga rumah obat. Jika kita jeli, kata apotik masih banyak ditulis di depan toko yang menjual obat ini. Beberapa pemilik toko dan karyawan tidak mengetahui jika kata apotik yang digunakan salah.

Baca Juga:

2. Kwalitas

Mungkin kamu sendiri sering menggunakan kata kwalitas dari pada kualitas. Karena pengucapan kedua kata tersebut memang mirip. Tapi orang yang mempunyai pendengaran yang bagus tentu bisa membedakan cara pengucapan kedua kata tersebut.

Kata yang benar adalah kualitas yang berarti tingkat baik buruknya sesuatu; kadar; derajat atau taraf (kepandaian atau kecakapan); mutu.

3. Kwantitas

Kata yang benar adalah kuantitas yang berarti banyaknya (benda); jumlah (sesuatu). Kata kuantitas dalam kehidupan sehari-hari sering menggantikan kata jumlah.

4. Managemen

Kata managemen memang serapan dari kata management dari Bahasa Inggris, sehingga orang sering menulis masih seperti dalam bahasa aslinya tetapi menghilangkan huruf ‘t’. Pengucapannya juga masih mirip dengan bahasa aslinya.

Kata yang benar adalah manajemen yang berarti penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran; ataupun pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi.

5. Manager

Kata yang benar adalah manajer yang berarti orang yang mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran; orang yang berwenang dan bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu. Kata manager juga sering digunakan karena serapan dari Bahasa Inggris. Orang yang sering menggunakan merasa lebih bagus atau keren.

6. Musium

Kata yang benar adalah museum yang berarti gedung yang digunakan sebegai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno. Dalam pengucapan, sering terdengar huruf ‘i’ dan bukan ‘e’.

7. Selular

Kata yang benar adalah seluler yang berarti berbentuk sel; dibagi dalam sel-sel atau bilik-bilik. Dalam kehidupan sehari-hari sering ditambahkan kata telepon di depan kata seluler yang berarti telepon tanpa kabel, atau telepon bergerak yang bisa dibawa kemana-mana.

8. Kwali

Kata yang benar adalah kuali yang berarti belanga (dari tanah atau dari besi) tempat memasak; tempat menggoreng, bertelinga sebagai pegangan, terbuat dari besi atau aluminium. Kata kwali dan kuali pengucapannya juga mirip, nyaris tak ada perbedaan.

9. Jadual

Kata yang benar adalah jadwal yang berarti pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja; daftar atau tabel kegiatan atau rencana kegiatan dengan pembagian waktu pelaksanaan yang terperinci.

10. Praktek

Kata yang benar adalah praktik yang berarti; pelaksanaan secara nyata apa yang disebut dalam teori; pelaksanaan pekerjaan (dokter, pengacara, dan sebagainya); perbuatan menerapkan teori (keyakinan); pelaksanaan.

11. Sekedar

Kata ini sering sekali diucapkan atau ditulis di mana-mana. Bahkan surat resmi dari suatu instansi, masih sering salah. Kata yang benar adalah sekadar yang berarti sesuai atau seimbang dengan; menurut keadaan (kemungkinan, keperluan, dsb); sepadan; seperlunya ataupun seadanya.

Baca Juga:

12. Nasehat

Siapa yang mengira bahwa kata nasehat yang sering kita dengar dan kita gunakan merupakan salah satu kata yang bernilai salah jika dilihat dalam tata bahasa. Kata yang benar adalah nasihat, yang berarti ajaran atau pelajaran baik; ataupun anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yang baik.

13. Hutang

Biasanya orang lebih suka menggunakan kata hutang. Padahal itu merupakan kata yang salah meskipun “terlihat” meyakinkan dan benar karena sudah umum dipakai. Dalam KBBI kata yang benar adalah utang, yang berarti uang yang dipinjam dari orang lain; atau kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima.

14. Jaman

Kata yang ini cukup membingungkan karena porsi penggunaannya setara. Terkadang kamu akan menemukan kata zaman, terkadang juga menemukan kata jaman. Kata yang benar adalah zaman, yang berarti jangka waktu yang panjang atau pendek yang menandai sesuatu; masa; kala; ataupun waktu.

15. Respon

Mayoritas penulis lebih sering menggunakan respon tanpa huruf S. Sepertinya kata itu benar, namun sebenarnya salah. Penulisan yang benar adalah respons dengan menggunakan huruf S. Dalam KBBI respons berarti tanggapan; reaksi; ataupun jawaban.

16. Aktifitas

Bentuk baku yang benar adalah aktivitas. Terdengar sama karena lidah orang Indonesia kurang fasih dalam melafalkan huruf ‘v’. Aktivitas berarti kegiatan; kerja atau salah satu kegiatan kerja.

17. Resiko

Penulisan yang tepat adalah risiko, yang berarti akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan.

18. Antri

Sekilas kita akan menganggap bahwa antri merupakan kata baku. Padahal itu salah. Yang benar adalah kata antre, yang berarti berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran (membeli karcis, mengambil ransum, membeli bensin, dan sebagiannya).

19. Milyar

Sudah sering kita melihat kata ini, bahkan iklan di Bank pun masih sering salah. Bentuk penulisan baku untuk seribu juta adalah miliar.

20. Lembab

Kata yang baku adalah lembap, sedangkan lembab adalah bentuk tidak baku yang sering digunakan. Menurut KBBI lembap berarti mengandung air

21. Rapot

Biasanya orang tua sering berkata, ” saya mau ambil rapot anak dulu ke sekolah”. Tapi itu salah, dalam KBBI hanya ada kata rapor. Menurut KBBI arti rapor yaitu buku yang berisi nilai kepandaian dan prestasi belajar murid di sekolah,

22. Kadaluarsa

Dokter atau ahli kesehatan masih sering menggunakan kata ini. Tata yang benar adalah kedaluarsa. Kedaluarsa berarti tidak model lagi; tidak sesuai dengan zaman; sudah lewat (habis) jangka waktunya; habis tempo; terlewat dari batas waktu berlakunya sebagaimana yang ditetapkan (tentang makanan)

Baca Juga:

23. Ijin

Kata izin kerap kita jumpai dengan penulisan ijin. masih banyak orang yang keliru menuliskan kata tersebut, termasuk dalam kehidupan sehari-hari, baik di pengucapan maupun di penulisan. Kata yang terdapat dalam KBBI adalah izin, yaitu bentuk baku dari kata benda yang berarti pernyataan mengabulkan (tidak melarang dan sebagainya) atau persetujuan membolehkan, sedangkan kata ijin bukan bentuk kata baku.

25. Nafas

Kata napas atau nafas adalah salah satu kata yang membuat kita berselisih pendapat. Kata yang terdapat dalam KBBI adalah Napas, Sementara kata tidak bisa menemukan kata Nafas. Menurut Kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) sendiri kata Napas berarti Udara yang dihisap melalui melalui hidung atau mulut ke paru-paru dan dihembuskan kembali.

Itulah beberapa kata yang sering salah dalam penulisannya. Mulai sekarang, perbaiki cara penulisan kita, supaya sesuai dengan aturan yang ada dan tidak menyesatkan orang lain juga, ya!

Baca Juga: 12 Kata Bahasa Indonesia ini Ternyata Sebuah Singkatan ​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button