Social & Culture

Global Smoking Report, Intip 10 Daftar Negara Dengan Perokok Terbanyak di Dunia

Berbicara soal gaya hidup, ternyata, kebiasaan merokok ini punya peta persebaran yang cukup unik di seluruh dunia. Tapi, pernah terpikir nggak negara mana yang memegang gelar juara dunia perokok terbanyak?

Berdasarkan data dari World Population Review dan laporan WHO untuk tahun 2022, negara-negara dengan persentase perokok tertinggi didominasi oleh wilayah Oseania, Eropa Timur, dan Asia Tenggara. Penasaran negara mana saja yang penduduknya paling doyan merokok? Yuk, cek tabel dan artikel di bawah ini!

Wisata Candi 7 e1770819143330
Negara dengan jumlah perokok terbesar dunia

1. Nauru 

Negara pulau kecil di Pasifik ini memuncaki daftar. Bayangkan, hampir setengah dari total populasinya adalah perokok. Uniknya, di sini jumlah perokok perempuan sedikit lebih banyak dibanding laki-laki. Hal ini disebabkan oleh norma sosial yang tidak membatasi perempuan untuk merokok di depan umum.

Baca Juga:

2. Myanmar

Menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dalam hal persentase, Myanmar mencatat angka yang cukup signifikan, di mana tradisi menggunakan tembakau memang sudah mengakar kuat.

Tembakau sudah jadi bagian dari budaya lokal selama berabad-abad. Selain itu, akses terhadap produk tembakau sangat mudah dengan harga yang sangat murah, ditambah regulasi yang belum seketat negara tetangganya seperti Thailand atau Singapura.

3. Kiribati

Satu lagi negara di Kepulauan Pasifik yaitu Kiribati. Di sini, merokok seolah sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Masalah utama di Kiribati adalah kurangnya regulasi yang membatasi perdagangan tembakau. Di negara ini, merokok sering dianggap sebagai aktivitas sosial utama untuk mengisi waktu luang. Karena lokasinya yang terisolasi di Pasifik, edukasi mengenai dampak kesehatan jangka panjang seringkali kalah cepat dengan distribusi rokok itu sendiri.

4. Papua Nugini

Negara yang terletak di timur Pulau Papua, berbatasan langsung dengan Provinsi Papua, ini juga punya angka prevalensi yang tinggi. Masalah utamanya seringkali terkait dengan akses edukasi kesehatan yang masih terbatas di daerah pelosok.

Pemakaian tembakau sering bercampur dengan tradisi mengunyah pinang (betel nut). Banyak penduduk yang menumbuk tembakau dengan pinang atau melintingnya sendiri menggunakan kertas koran. Tingginya angka kemiskinan dan keterbatasan layanan kesehatan di daerah pedalaman membuat risiko penyakit tidak menular (seperti kanker paru) menjadi ancaman serius di sini.

5. Serbia

Serbia adalah pusatnya perokok di Eropa. Kalau kamu jalan-jalan ke Belgrade, kamu akan melihat orang merokok hampir di mana saja: kafe, restoran, hingga kantor. Meskipun ada aturan pelarangan merokok di tempat umum, penegakannya masih sangat lemah. Bagi warga Serbia, kopi dan rokok adalah pasangan yang tidak bisa dipisahkan.

6. Bulgaria

Sama seperti Serbia, Bulgaria memiliki sejarah panjang sebagai produsen tembakau utama pada masa Uni Soviet. Budaya ini mendarah daging. Harga rokok di Bulgaria termasuk yang termurah di Uni Eropa, yang membuat upaya pemerintah untuk menekan angka perokok melalui cukai seringkali tidak efektif karena kenaikannya dianggap tidak signifikan oleh konsumen.

7. Timor Leste

Negara tetangga terdekat kita ini juga masuk jajaran atas. Timor Leste menghadapi tantangan besar karena regulasi tembakau yang masih dalam tahap pengembangan. Mayoritas pria di Timor Leste adalah perokok berat. Faktor ekonomi dan kurangnya kampanye anti-rokok yang masif membuat tembakau menjadi pelarian bagi banyak penduduk usia produktif.

8. Indonesia

Kita masuk 10 besar secara persentase total. Tapi, kalau bicara soal perokok pria, Indonesia menjadi juara dunia dengan persentase pria dewasa yang merokok mencapai di atas 70%.

Kita punya industri kretek yang sangat besar dan berpengaruh terhadap ekonomi. Iklan rokok masih bisa berkeliaran di televisi dan papan reklame (meski dengan batasan jam), sesuatu yang sudah dilarang total di banyak negara lain.

Baca Juga:

9. Kroasia

Negara indah di pesisir Adriatik ini ternyata punya masalah serius dengan kecanduan nikotin di kalangan penduduk dewasanya. Meskipun sudah masuk Uni Eropa dengan aturan kesehatan yang ketat, warga Kroasia masih sulit melepas kebiasaan merokok.

Penjualan rokok elektrik atau vape sempat meningkat di sini, namun tidak menggantikan rokok konvensional secara signifikan. Merokok masih dianggap sebagai bagian dari gaya hidup santai khas Mediterania.

10. Kepulauan Solomon

Melengkapi daftar 10 besar, negara di Pasifik ini juga berjuang keras melawan tingginya angka kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan tembakau.

Di negara ini, tingkat prevalensi yang tinggi didorong oleh konsumsi tembakau mentah atau lokal yang tidak melalui proses industri modern. Kurangnya data medis yang sampai ke masyarakat membuat banyak orang tidak menyadari risiko kesehatan di balik kebiasaan tersebut hingga mereka jatuh sakit.

Itulah sepuluh negara teratas dengan jumlah perokok terbanyak di dunia. Gimana menurutmu? Apakah kamu punya ide bagaimana cara yang efektif mengurangi jumlah perokok di lingkungan sekitar?

Baca Juga: Marak Beredar! Ini 5 Penyebab Rokok Ilegal Semakin Lolos di Pasaran

Nur Asiah

Teruslah bermimpi untuk dapat bertahan hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button