17 Kota di Indonesia dengan Julukan Unik, Bikin Bangga Penduduknya

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dan mempunyai banyak kota maupun daerah yang kaya dengan suku dan budaya. Berbagai macam nama julukan kota pun ada di negeri ini. Tentu saja julukan tersebut tidak sembarangan dicantumkan untuk sebuah daerah. Pemberian julukan berbagai daerah tersebut tidak terlepas dari asal-usul dan sejarah yang mewakilinya.
Selalu ada alasan di balik pemberian julukan tiap daerah tersebut. Berikut beberapa cerita di balik sebuah julukan yang dilabeli untuk berbagai kota di negeri ini.
1. Surabaya, Kota Pahlawan
Julukan yang disematkan bagi kota ini tak lain karena kiprah Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan ketika tentara Sekutu kembali mendarat di Pulau Jawa. Perlawanan luar biasa pun ditunjukkan oleh arek-arek Suroboyo alias warga Surabaya.
Julukan ini diberikan karena berkat tak gentarnya semangat para pemuda Surabaya, Sekutu berhasil dipukul mundur. Bahkan mereka saat itu seakan tak gentar melawan pasukan sekutu hingga berhasil dan berhasil menembak mati salah satu jenderal Sekutu. Bung Tomo yang mengobari semangat para pemuda Surabaya tidak lain adalah arek-arek Suroboyo juga.
2. Jakarta, Kota Metropolitan
Ibu Kota Indonesia, Jakarta, dikenal sebagai Kota Metropolitan. Definisi metropolitan sendiri merujuk pada wilayah perkotaan yang luas dengan kepadatan penduduk tinggi. Jakarta mewakili citra metropolitan dengan hiruk-pikuk aktivitas, gedung-gedung pencakar langit, serta menjadi pusat perekonomian dan perdagangan nasional.
Baca Juga:
3. Yogyakarta, Kota Pelajar dan kota gudeg
Disebut sebagai kota pelajar karena Yogyakarta banyak menerima pelajar dari seluruh Indonesia dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan negara yang baru merdeka. Sekitar 20 persen penduduk produktif daerah ini adalah pelajar. Bahkan terdapat 137 perguruan tinggi di Yogyakarta. Nggak salah ya daerah istimewa ini mendapat julukan sebagai Kota Pelajar.
Selain dijuluki sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga dijuluki kota gudeg. Gudeg merupakan makanan tradisional dari yogyakarta yang sangat terkenal. Gudeg terbuat dari campuran nangka muda, gula jawa dan santan.
4. Banda Aceh, Kota Serambi Mekah
Sebutan sebagai Serambi Mekah untuk Aceh tidak lain adalah gelar yang penuh nuansa keagamaan, keimanan, dan ketakwaan. Tentu ada cerita dalam pemberian julukan ink. Alasannya karena Aceh adalah daerah perdana masuknya Islam di Nusantara. Kawasan ini juga pernah menjadi saksi sejarah berdirinya kerajaan Islam pertama dan terbesar di Indonesia, yakni Samudra Pasai.
5. Malang, Kota Apel
Di Malang, kamu akan menemukan buah apel segar dalam bentuk kuliner maupun penjualan buah lokal. Alasan dibalik julukan Kota Apel adalah karena wilayah Malang yang subur dan sejuk sangat cocok untuk budidaya apel. Komoditas buah unggulan ini terus dipelihara dan dikembangkan dari masa ke masa, sehingga kini Malang dikenal sebagai salah satu penghasil apel terbesar di Indonesia. Wisatawan dapat menikmati olahan apel khas, seperti es apel, cider apel, sampai kripik apel yang lezat.
6. Bandung, Kota Kembang dan Paris Van Java
Selain disebut Paris van java, Bandung juga kerap dijuluki sebagai Kota Kembang. Pemberian titel itu bermula pada tahun 1896. Saat itu, Bestuur van de Vereninging van Suikerplanters (Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula) memilih Bandung sebagai tempat penyelenggaraan kongresnya yang pertama dengan menyediakan banyak kembang untuk menghibur para pengusaha gula tersebut.
Seusai kongres, para tamu merasa puas dan dari mulut mulut, tersebarlah istilah dalam bahasa Belanda De Bloem der Indische Bergsteden atau bunganya kota pegunungan di Hindia Belanda. Dari sana muncul julukan Kota Kembang untuk Bandung kian menyeruak.
7. Denpasar, Kota Parijis Van Bally
Denpasar merupakan ibu kota Bali yang dijuluki Parijis Van Bally. Julukan ini merujuk pada keindahan dan kemegahan kota yang menyerupai sudut-sudut pesonanya kota Paris di Pulau Dewata. Aura elegan, tata ruang kota yang teratur, hingga keramahan masyarakat lokal sering dikaitkan dengan pesona Paris yang membuat wisatawan terpukau. Tak heran jika Denpasar disebut Parijis Van Bally atau Paris dari Pulau Bali.
8. Cirebon, Kota Udang
Kuliner khas Cirebon identik dengan olahan udang segar yang melimpah. Inilah alasan di balik julukan “Kota Udang” bagi kota yang terletak di pesisir utara Jawa Barat ini. Wisatawan yang berkunjung ke Cirebon wajib mencicipi hidangan seperti Nasi Jamblang, Samin Udang Cirebon, Kembung Bakar, dan masih banyak lagi. Keistimewaan cita rasa udang Cirebon bahkan telah diakui secara internasional. Tak heran, Kota Udang menjadi surga bagi para penikmat makanan laut khususnya udang segar khas Cirebon.
Baca Juga:
9. Bogor, kota hujan
Kamu pasti tidak asing dengan Kota Hujan julukan bagi Kota Bogor. Meski memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, Bogor memang dikenal karena memiliki tingkat curah hujan tertinggi di Indonesia. Kondisi berhujan ini disebabkan oleh letak geografis Bogor yang dikelilingi pegunungan dan hutan lindung sehingga menghasilkan udara lembab dan hujan hampir sepanjang tahun.
Di balik keunikannya, Kota hujan ini cocok dijadikan destinasi liburan demi menikmati sejuknya udara dan menghirup udara segar di tengah hingar bingar perkotaan.
10. Palembang, kota pempek
Palembang merupakan ibukota provinsi Sumatera Selatan. Selain terkenal akan Jembatan Ampera-nya yang ikonik, kota tertua di Indonesia ini juga dikenal akan kekayanan kulinernya yang banyak digemari hingga ke berbagai daerah lainnya di Indonesia. Salah satu yang paling populer adalah kuliner pempek. Hal inilah yang membuat kota ini dijuluki sebagai Kota Pempek.
11. Pekalongan, kota batik
Batik merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang popularitasnya sudah mendunia. Hampir setiap wilayah di Indonesia, khususnya Jawa memiliki kekhasan batiknya masing-masing. Salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil Batik di Indonesia adalah Pekalongan. Hal ini membuat Kota Pekalongan yang berada di Jawa Tengah dijuluki sebagai Kota Batik.
12. Banyuwangi, kota The Sunrise of Java
Banyuwangi merupakan kabupaten yang berlokasi paling timur dari Pulau Jawa. Selain paling timur, Banyuwangi juga merupakan kabupaten terluas di Provinsi Jawa Timur. Karena lokasinya yang berada di paling timur inilah lahir julukan “The Sunrise of Java” bagi Banyuwangi. Selain itu, ada banyak spot di Banyuwangi yang terkenal akan pemandangan matahari terbitnya.
13. Pontianak, kota khatulistiwa
Pontianak adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat di Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis lintang nol derajat bumi. Di utara kota ini, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada tempat yang dilalui garis lintang nol derajat bumi.
Tugu ini sendiri dibangun pada tahun 1928 dengan menggunakan ilmu astronomi. Pengukuran yang dilakukan oleh para ahli geografi saat itu tanpa menggunakan alat-alat yang canggih seperti satelit maupun GPS.
14. Ambon, kota manise
Dikenal sebagai Kota Manise atau Ambon Manise, kota di Indonesia yang memiliki julukan selanjutnya ini merupakan ibukota dari Provinsi Maluku. Julukan Ambon Manise sendiri memiliki arti Ambon yang manis atau cantik dalam bahasa setempat. Julukan ini sendiri lahir dikarenakan keindahan alam Ambon yang menawan dan keramahan orang di sini, juga dikenal sebagai pulau tropisnya Indonesia.
15. Serang, kota santri
Ibu kota provinsi Banten, Serang, dijuluki sebagai “Kota Santri”, atau lebih lengkapnya “Kota Seribu Kiai, Sejuta Santri”. Julukan ini berasal dari sejarahnya sebagai pusat pendidikan Islam di Banten.
Kota Serang juga memiliki banyak pesantren, baik yang modern dan tradisional, serta kuatnya tradisi keagamaan yang dianut oleh masyarakatnya hingga kini, menjadikannya salah satu pusat kegiatan religius.
Baca Juga:
16. Bengkulu, kota Bumi Raflesia
Bengkulu, kota terbesar kedua di pesisir barat Pulau Sumatera ini mendapat julukan sebagai “Bumi Rafflesia”. Alasannya karena provinsi ini merupakan habitat utama dan rumah bagi berbagai jenis bunga langka seperti Rafflesia Arnoldii, bunga terbesar di dunia, yang menjadi ikon dan daya tarik wisata utama di kota tersebut.
Julukan ini diberikan karena banyaknya spesies Rafflesia yang ditemukan di hutan-hutan Bengkulu, di antaranya Rafflesia gadutensis, Rafflesia Hasseltii, hingga Rafflesia Bengkuluensis.
17. Mataram, Kota Seribu Masjid
Sebutan Kota Seribu Masjid untuk Mataram bukan tanpa alasan, melainkan karena mayoritas penduduknya beragama Islam dan memiliki ribuan masjid.
Julukan ini berasal dari ucapan spontan seorang pejabat Kementerian Agama pada tahun 1970, Effendi Zarkasih, saat meresmikan sebuah masjid dan terkesan melihat banyaknya masjid di sana. Berkat spontanitas itu, Kota Mataram kini lekat dengan julukan “Kota Seribu Masjid”.
Itulah beberapa julukan kota di Indonesia. Setiap julukan di atas adalah cermin dari jati diri masyarakatnya. Mengenal julukan sebuah kota sama saja dengan mengenal sedikit potongan sejarah dan kekayaan Indonesia.
Baca Juga: 9 Julukan Kota Pati, dari Pati Bumi Mina Tani Hingga Hogwarts van Java
















