Religion

Raih Kesempurnaan Puasa, 5 Amalan Sederhana di Bulan Ramadhan Yang terlihat Sepele

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Bulan di mana semua umat Islam yang sudah dewasa wajib berpuasa selama sebulan penuh. Bulan Ramadhan ini memiliki banyak sekali keutamaan.

Karena keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan inilah seharusnya umat islam memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Berlomba-lomba untuk melakukan amalan-amalan yang baik seperti salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, sedekah dan salat malam.

Selain amalan-amalan utama, di bulan Ramadhan kita bisa melakukan amalan sederhana yang kadang dianggap sepele namun tentunya jika dilakukan akan mendapat pahala.

1. Sahur dengan mengakhirinya

Banyak hadis yang menyebutkan bahwa sahur itu barokah, ada pula hadist yang menyebutkan bahwa malaikat bershalawat kepada orang yang sahur. Walaupun tidak sahur pun masih boleh berpuasa tapi kalau mengingat keutamaannya jangan pernah meninggalkan sahur meski hanya dengan seteguk air putih.

“Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.” (QS. Al-Baqarah: 187).

“Umatku senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.” (HR. Ahmad).

Baca Juga:

2. Menyegerakan berbuka puasa

Sama seperti sahur, berbuka juga ada aturannya. Jangan pernah menunda berbuka. Segeralah berbuka dengan menta’jil sebelum sholat Maghrib minimal dengan seteguk air atau sebiji kurma.

3. Berdoa ketika berbuka

Islam mengajarkan kita harus berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu termasuk dalam hal berbuka puasa. Karena bagi orang yang berpuasa doa berbuka termasuk doa yang tidak ditolak.

Dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah SAW ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru inshaa Allah

4. Memberi makan orang yang berpuasa

Menurut sabda Rasullulah, memberi makan orang yang berpuasa itu pahalanya sangat besar sebesar pahala dari orang yang diberi makan tanpa dikurangi sedikitpun. Memberikan seteguk air putih atau sebiji kurma sudah mendapat pahala tapi lebih baik memberikan makanan yang mengenyangkan.

“Barang siapa memberi buka puasa bagi orang yang puasa maka ia memperoleh pahala sepertinya, tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.” (HR. atTirmidzi dan dishahîhkan oleh al-Albâni)

5. Menjaga lisan dan anggota tubuh

Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus namun juga menahan emosi dan perbuatan kurang terpuji. Seperti menggunjing, adu domba dan berkata kotor. Memang hal tersebut tidak membatalkan puasa tapi mengurangi pahala di sisi Allah Swt.

Baca Juga:

6. Perbanyak istigfar

Di bulan ramadhan, Allah membuka semua pintu taubat umat manusia. Dosa-dosa banyak diampuni di bulan Ramadhan, karena bulan itu merupakan bulan rahmat, ampunan, pembebasan dari neraka, dan bulan untuk melakukan kebaikan.

Permohonan ampun ini merupakan pelindung dari adzab, penjaga dari setan, penghalang dari dari kegelisahan,kefakiran dan penderitaan, pengaman dari masa paceklik dan dosa; meskipun dosa-dosa seseorang telah menggunung sampai menyentuh langit.

Sesungguhnya Nabi mengucapkan amîn sebanyak tiga kali tatkala Jibril berdoa. Para Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Engkau telah mengucapkan amîn”. Beliau menjawab: “Jibril telah mendatangiku, kemudian ia berkata: “Celakalah orang yang menjumpai Ramadhan lalu tidak diampuni”. Maka aku menjawab: “Amîn”. Ketika aku menaiki tangga mimbar kedua maka ia berkata: “Celakalah orang yang disebutkan namamu di hadapannya lalu tidak mengucapkan salawat kepadamu”. Maka aku menjawab: “Amîn”. Ketika aku menaiki anak tangga mimbar ketiga, ia berkata: “Celakalah orang yang kedua orang tuanya mencapai usia tua berada di sisinya, lalu mereka tidak memasukkannya ke dalam surga”. Maka aku jawab: “Amîn” (al-Hâkim dalam Al-Mustadrak, Dishahîhkan al-Albâni dalam Shahîh at-Targhîb wat-Tarhîb).

Itulah amalan sederhana di bulan Ramadhan yang sepele, namun menambah pahala. Selagi ada kesempatan untuk bisa menikmati bulan suci Ramadhan, gunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Lakukan amalan-amalan dengan rutin dan berkelanjutan. Syukur-syukur amalan baik bisa diteruskan setelah bulan Ramadhan berakhir. Selamat menjalankan ibadah puasa!

Baca Juga: Memetik Pelajaran Berharga Dari Puasa Ramadhan, Momentum Untuk Membentuk Pribadi Muslim Unggul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button