Sepak Bola Indonesia Dalam Sepekan: Dari Batalnya Pildun U-20 Indonesia, Sampai PSM Makassar Juara BRI Liga 1

Catatan sepak bola Indonesia dalam sepekan, haru biru gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia


BekelSego – Sepak Bola sudah menjadi salah satu magnet yang paling melekat dengan warga Indonesia. Apapun yang terjadi dengan sepak bola, pasti akan menjadi berita trending di kalangan masyarakat.

Setidaknya selama sepekan, telah terjadi beberapa berita baik dan berita buruk dengan sepak bola Indonesia. Mulai dari Batalnya Piala Dunia U20 sampai prestasi pelatih asal Portugal bagi klub luar Jawa Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM Makassar).

Berikut catatan sepak bola Indonesia dalam sepekan:

1. Pildun U20 Batal Digelar di Indonesia

Indonesia sudah bolak-balik menjadi tuan rumah event olahraga internasional baik ditingkat ASEAN maupun Asia. Dari event AFF, Sea Games sampai Asian Games, semua event ini sudah pernah sukses terselenggara di Indonesia.

Akibat kesuksesan yang diraih Indonesia, utamanya kesuksesan dalam menyelenggarakan Asian games tahun 2018, menjadi salah satu penunjang terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Under-20 (Pildun U-20). Yang mana setelah mengajukan diri di tahun 2019, Indonesia secara resmi dinyatakan sebagai tuan rumah terpilih event Pildun U-20 oleh FIFA.

Sayang, memang belum rezeki, event Pildun U-20 yang seharusnya diadakan di Indonesia tahun 2021 terhenti karena ada Covid-19, akibatnya Pildun harus terpaksa ditunda di tahun 2023.

Sepertinya memang bukan rezeki & menyia-nyiakan rezeki. Saat sudah di tahun 2023 status Indonesia menjadi tuan rumah Pildun U-20 malah dicabut, pernyataan pencabutan Indonesia sebagai tuan rumah Pildun U20 dikonfirmasi lewat website resmi FIFA.

Tak ayal, dengan status batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Pildun U-20 membuat banyak pihak kecewa. Hal ini terjadi lantaran sejumlah politisi, ormas sampai influencer menolak kehadiran Timnas Israel untuk masuk ke Indonesia sebagai peserta Pildun U-20.

Bahkan salah satu pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 bernama Hokky Caraka terang-terangan mengungkapkan jika dia sangat sedih & menyayangkan kejadian ini.

Fighting for the independence of other people’s countries, but you all destroy the dreams of the nation’s children. Sweet dream friends, see you soon.” Unggahnya di akun Instagram pribadinya.

2. Respon Pelatih Timnas Setelah Pildun U-20 Batal

Jika kita bertanya siapa yang paling tersakiti dengan batalnya Pildun U-20 di Indonesia, pasti akan banyak pihak setuju jika jajaran pelatih dan pemain Timnas U-20 adalah jawabannya.

Shin Tae Yong  (STY) sendiri sebagai pelatih Timnas mengaku sangat bersedih, dia berkata jika sudah lama mempersiapkan  Timnas berlaga di event terbesar kedua FIFA ini.

“Saya Hanya di kamar saja, saya lihat para pemain sakit hati, dan saya tidak mau menunjukkan rasa sakit hati saya di depan para pemain.” Tutur STY saat diwawancara di Hotel Sultan Jakarta.

STY menambahkan jika dia benar-benar bisa merasakan sakit hati yang dirasakan pemain. Di lain sisi STY berkata jika jajaran pelatih dan pemain Timnas sudah melakukan persiapan dan latihan selama 3,5 tahun.

Baca Juga: Profil Jeonnam Dragons, Klub Baru Asnawi Mangkualam di Liga 2 Korea Selatan

3. Pemain Abroad Indonesia di Malaysia dan Belgia

Meski Indonesia ditimpa berita sedih akan batalnya Pildun U-20, itu bukan berarti jika sepak bola Indonesia hanya mengalami kesedihan saja.

Di luar negeri sana, terdapat beberapa pesepak bola Tanah Air yang terus mencoba membanggakan Indonesia dengan klub yang mereka bela.

Sebut saja Jordi Amat dan Saddil Ramdani. Jordi tengah membela klub raksasa ASEAN bernama Johor Darul Tazim (JDT) dan Saddil membela klub Sabah FC.

Dalam laga pertemuan JDT dan Sabah, klub Jordi berhasil menekuk Sabah FC dengan skor telak 4-0. Meskipun begitu yang menbuat bangga kedua pemain ini mampu bermain  sangat apik dengan klub mereka.

Di lain negara, Marselino sebagai pemain klub KMSK Deinze sekaligus sebagai pemain muda Timnas Indonesia  U-20 akan berlaga di Challenger Pro League Belgia, dia akan bertanding menentang klub SL16 FC pada tanggal 1 April. Laga ini bisa menjadi momen bagi Marselino untuk bangkit atas kesedihan pembatalan Pildun U-20 di Indonesia.

Baca Juga: 3 Fakta Enzo Fernandez, Pemain Sepak Bola Termahal di Liga Inggris

4. El Clasico Persib Bandung VS Persija Jakarta

Persib dan Persija menjadi dua klub yang begitu populer di Indonesia, bukan hanya fans dalam negri, dua klub ini juga memiliki fans di berbagai negara.

Kejayaan dua klub ini membuat setiap laga yang akan mereka mainkan selalu menarik, dan ditunggu oleh jutaan pasang mata.

Pada Jumat malam (31/3) duel el clasico kedua klub tersaji, yang mana dari laga ini tim Kudela cs mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Setidaknya di laga ini Riko Simanjuntak menampilkan aksi cemerlang dengan mencatatkan 1 gol dan 1 asis untuk klub ibu kota. Dengan kemenangan ini Persija bertengger di posisi 3 dengan raihan 57 poin di bawah PSM dan Persib.

Baca Juga: 5 Fakta Shayne Pattynama, Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia

5. PSM Makassar Juara BRI Liga 1

PSM dipastikan menjadi juara liga 1 musim 2022/2023 setelah menang melawan Madura United dengan skor 3-1 dengan total poin sebanyak 72.

Gelar juara ini diperoleh setelah menunggu selama puluhan tahun. Tentu perolehan ini sangat membanggakan mengingat komposisi pemain PSM didominasi pemain muda dan pemain non-bintang.

Dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh PSM, Bernardo Tavares selaku pelatih baru PSM yang baru dilantik tahun 2022 mampu meracik strategi tim dengan sangat bagus sehingga sukses mempersembahkan tropi juara bagi Sananta cs.

Baca Juga: Gagal Menang, Berikut 5 Fakta Laga Leg Kedua Indonesia VS Burundi

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *