Review Film Siksa Kubur, Antara Ketakutan Dan Pesan Moral Yang Menyentuh


Film Siksa Kubur

Yo, Sobat BekelSego! Siap-siap buat ngerasain horor yang beda dari yang lain. Kali ini, BekelSego mau ngasih tau kamu semua tentang film ‘Siksa Kubur’ yang lagi nge-hits. Film ini bukan cuma seram, tapi juga bikin kamu mikir dan merenung tentang hidup. Berikut review film siksa kubur.

Pemeran dan sutradara Film Siksa Kubur

Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Tanah Air, termasuk Reza Rahadian, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Fachri Albar, Arswendy Bening Swara, dan aktris pendatang baru Faradina Mufti yang memerankan tokoh utama. Selain itu, film ini juga melibatkan Happy Salma, Jajang C. Noer, Putri Ayudya, Niniek L. Karim, Djenar Maesa Ayu, Muzakki Ramdhan, Widuri Putri, Runny Rudiyanti, dan Kania Atmaja.

Film Siksa Kubur ini disutradarai oleh Joko Anwar, yang sudah terkenal dengan film-film horor  seperti Pengabdi Setan.

Baca Juga:

Sinopsis Film Siksa Kubur

Film Siksa Kubur mengisahkan tentang Sita, seorang perempuan yang kehilangan kepercayaannya terhadap agama setelah kedua orang tuanya menjadi korban bom bunuh diri. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita berubah. Dia menghabiskan waktu sejak remaja untuk mencari orang paling berdosa.

Dalam filmnya, Sita akhirnya menemukan orang berdosa tersebut, yaitu Pak Wahyu. Lalu, setelah Pak Wahyu meninggal, Sita ikut masuk ke liang kubur orang tersebut pada malam hari. Sewaktu berada di dalam kubur, Sita sempat tertidur sebelum akhirnya bangun tanpa menyaksikan azab kubur dari Pak Wahyu.

Nah, banyak yang berteori kalau Sita dan Adil sebenarnya sudah meninggal pada momen penguburan Pak Wahyu. Sita diduga meninggal karena kehabisan oksigen akibat pipa yang menyalurkan oksigennya tertutup oleh Adil yang tewas akibat digigit ular ketika sedang berjaga di luar liang kubur.

Sita percaya bahwa jika agama benar dan manusia akan mendapatkan balasan sesuai dengan perbuatan mereka di dunia, maka orang yang dia cari pasti akan mengalami siksa di dalam kubur, dan dia ingin menyaksikannya

Review Film Siksa Kubur

Film ini tayang pas Lebaran, dan itu momen yang pas buat nonton bareng keluarga sambil merenung. Apa yang udah kita perbuat selama ini? Gimana hubungan kita sama orang tua dan saudara? Film ini ngajak kamu semua buat mikir dan ngobrolin hal-hal penting gitu.

Adegan paling seram di film “Siksa Kubur” menurut banyak penonton adalah ketika Sita, karakter utama, memasuki kuburan bersama Pak Wahyu. Di sana, dia mengalami serangkaian kejadian yang membuat penonton merinding. Beberapa teori populer menyebutkan bahwa segala kejadian setelah Sita dikubur bersama Pak Wahyu adalah azab kubur dari Sita sendiri. Ini berkaitan dengan konsep bahwa siksa kubur terburuk adalah ketika ketakutan terbesar seseorang menjadi nyata.

Selain itu, ada juga adegan di mana Sita dan Ratih masuk ke dalam terowongan untuk pertama kalinya dan bertemu dengan sosok anak kecil misterius yang bernama Ismail. Adegan ini dianggap sebagai titik balik di mana Sita mungkin sudah meninggal karena kehabisan oksigen, dan selanjutnya adalah proyeksi dari “siksa kubur” yang dia alami.

Adegan lain yang mendapat perhatian adalah saat Adil, karakter yang diperankan oleh Jourdy Pranata, berinteraksi dengan jenazah dengan cara yang tidak biasa, menimbulkan dugaan bahwa dia memiliki ketertarikan seksual terhadap mayat atau nekrofilia.

Keseluruhan film ini dipenuhi dengan adegan yang menegangkan dan membuat penonton berpikir keras tentang makna tersembunyi di balik cerita. Itulah yang membuat “Siksa Kubur” menjadi film horor yang tidak hanya menakutkan tetapi juga mendalam dan reflektif.

Banyak penonton merasa ending film ini menggantung dan memunculkan pertanyaan. Apakah Sita dan Adil sudah meninggal sejak momen penguburan Pak Wahyu? Teori ini mengemuka karena Sita sempat tertidur di dalam kubur dan tidak menyaksikan azab kubur dari Pak Wahyu. Seperti karya-karya Joko Anwar lainnya, “Siksa Kubur” juga menggunakan metafora dan plot twist. Film ini meninggalkan banyak pertanyaan dan mengajak penonton berpikir lebih dalam.

Baca Juga:

Dari segi teknis, Film Siksa Kubur menampilkan sinematografi yang memukau dan pencahayaan yang berhasil menciptakan suasana yang menakutkan. Efek suara dalam film ini cukup bagus, bisa  menghantui dan membuat tegang penonton. Adegan-adegan siksa kubur yang ditampilkan, meskipun singkat, berhasil menimbulkan rasa ngeri dan takut, dan mungkin akan membuat beberapa penonton berpikir ulang tentang dosa-dosa mereka.

Performa para aktor juga patut diacungi jempol. Mereka berhasil membawa karakter-karakter dalam film ini hidup dengan emosi yang kuat dan meyakinkan. Khusus karakter utama Sita,  diperankan dengan brilian. Sita dapat menunjukkan perjuangan batin yang kompleks dan membuat penonton bisa terlibat secara emosional dalam sepanjang film.

Secara keseluruhan, Siksa Kubur adalah film yang layak ditonton, terutama bagi mereka yang menyukai genre horor dengan sentuhan religi. Film ini tidak hanya berhasil menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral sebagai introspeksi dan refleksi manusia.

Itulah review film siksa kubur. Kamu sudah nonton, atau gak berani nonton?

Baca Juga: Dari Kisah Nyata, Film 13 Bom di Jakarta Ceritakan Absennya Atribut Agama Dalam Kasus Terorisme!