Menilik Peran Mahasiswa Dalam Mengaktualisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi


Ilustrasi mahasiswa yang sedang kuliah (pixabay.com/ uroburos)

Istilah Tri Dharma Perguruan Tinggi diambil dari Bahasa Sansekerta. Tri yang berarti tiga dan Dharma bermakna kewajiban. Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan dasar-dasar yang harus dijalani selama mengikuti aktivitas akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi itu sendiri diberikan kepada seluruh civitas akademik, yaitu dosen dan mahasiswa. Isi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari tiga poin, yaitu

  1. Pendidikan dan Pengajaran
  2. Penelitian dan Pengembangan
  3. Pengabdian kepada Masyarakat

Tri Dharma perguruan tinggi merupakan tiga pilar dasar pola pikir dan menjadi kewajiban bagi mahasiswa sebagai kaum intelektual di negara ini. Karena mahasiswa adalah ujung tombak perubahan bangsa kita ke arah yang lebih baik.

Mahasiswa merupakan individu yang tengah menempuh pendidikan tinggi untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang akan membentuk dasar karir di masa depan.

Baca Juga:

Mahasiswa juga merupakan bagian integral dari sistem pendidikan tinggi yang mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global. Ketika kita menyadari posisi kita sebagai mahasiswa, kita akan menghargai kesempatan dan sumber daya yang tersedia di perguruan tinggi. Pendidikan yang kita terima adalah jalan bagi kita untuk mengembangkan diri secara akademik dan profesional.

Berikut uraian bagaimana peran mahasiswa dalam mengaktualisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

1. Peran mahasiwa dalam proses pendidikan dan pengajaran di kampus

Pendidikan dan pengajaran, merupakan poin pertama yang memiliki peranan penting selama proses pembelajaran. Demi mencapai tujuan dari poin pertama ini, mahasiswa ditutut untuk aktif dalam mengeksplor, menggali, dan mencari sendiri terkait keilmuan yang digeluti, tak hanya mengandalkan ilmu yang dosen berikan.

Dalam hal ini berarti pembelajaran tidak hanya bertumpu pada diri dosen atau disebut sebagai komunikasi satu arah. Pembelajaran yang berlangsung seharusnya meliputi komunikasi dua arah yang melibatkan keaktifan antara dosen dan mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga turut bertanggung jawab menularkan kepada masyarakat dengan melalui proses pengajaran.

Dari penjelasan di atas, sudah seharusnya kita menerapkan take and give, maksutnya adalah ilmu yang kita dapatkan di bangku perkuliahan seharusnya kita transfer ke masyarakat lainnya lewat pendidikan non formal yang diadakan oleh mahasiswa maupun memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat.

Selain itu, mahasiswa harus pula meningkatkan mutu diri secara khusus sesuai bidang keahliannya masing-masing. Mahasiswa dan pendidikan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sehingga ketika mahasiswa melakukan kegiatan dalam hidupnya, semua harus didasari dengan pertimbangan rasional, bukan dengan kekuatan otot. Itulah yang dikenal dengan kedewasaan mahasiswa.

Karena pendidikan dan pengajaran yang baik akan menghasilkan bibit unggul dari suatu perguruan tinggi yang akan mampu membawa bangsa ini ke arah bangsa yang lebih maju.

2. Peran mahasiswa dalam penelitian dan pengembangan

Penelitian dan pengembangan, merupakan tindak lanjut dari poin pertama. Dengan adanya penelitian dan pengembangan maka ilmu pengetahuan dan teknologi akan berkembang dan membuat perkembangan pembangunan juga di negara ini.

Ilmu yang dikuasai melalui proses pembelajaran di bangku kuliah pada akhirnya harus diimplementasikan dan diterapkan untuk mendukung kemajuan bangsa, saah satunya adalah dengan penelitian. Penelitian juga sangatlah penting bagi kemajuan perguruan tinggi, kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara.

Dari penelitian dan pengembangan maka mahasiswa mampu mengembangkan ilmu dan teknologi. Dalam penelitian dan pengembangan mahasiswa harus lebih cerdas, kritis dan kreatif dalam mejalankan perannya sebagai agent of change. Mahasiswa harus mampu memanfaatkan penelitian dan pengembangan ini dalam suatu proses pembelajaran untuk memporoleh suatu perubahan-perubahan yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Selain itu, mahasiswa dalam menuntut ilmu diharapkan tidak hanya sebatas tahu, namun juga mengerti dan mampu menjadi konseptor perkembangan zaman di masa depan.

3. Peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat, merupakan poin terakhir dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurut undang-undang tentang pendidikan tinggi, pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan sivitas akademik yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk membantu masyarakat agar mau dan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Seperti pelatihan dan penyuluhan masyarakat desa, bimbingan belajar pada anak-anak, bakti sosial, KKN-PPL dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Mahasiswa dapat kita katakan berada dalam lapisan kedua dalam relasi kemasyarakatan, yaitu berada di antara Pemerintah dan Rakyat. Banyak rakyat yang berharap kepada mahasiswa untuk perubahan bangsa ini karena seperti yang telah disinggung di atas bahwa mahasiswa adalah ujung tombak perubahan bangsa. Mahasiswa adalah pihak yang paling dekat dengan rakyat dan memahami dengan jelas kondisi masyarakat tersebut.

Untuk itu peran mahasiswa dalam hal ini sangat diperlukan sekali, karena tidak lain tidak bukan mahasiswa yang nantinya akan kembali ke masyarakat. Jika mahasiswa sejak awal sudah melakukan hal ini, nantinya mahasiswa tidak akan merasa asing lagi dengan keadaan masyarakat sekitar, karena merasa perlu menyesuaikan diri kembali.

Dari sini mahasiswa bisa mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya dalam hal kebermanfaatan kepada masyarakat luas. Ilmu dan keahlian yang dituangkan kepada masyarakat tentu nantinya akan terus berkembang demi memenuhi kebutuhan zaman yang terus berkembang.

Dengan menjadi “mahasiswa”, prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah mutlak menjadi tanggungjawab mahasiswa dalam penerapannya. Peran sebagai mahasiswa harus benar-benar dijalankan dalam menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia kedepannya. Mari kita terus berkontribusi dan memperkuat peran kita untuk masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Menilik Peran Mahasiswa Sebagai Agent of Change di Masyarakat


Explorer