Kenapa langit berwarna biru? Bukan Merah, Kuning, Atau Hijau


Langit berwarna biru (pixabay.com/ TimHill)

Bagaikan langit di sore hari, berwarna biru sebiru hatiku. Tapi, apakah kamu tahu mengapa langit pada hari yang cerah berwarna biru? Apakah langit berwarna biru karena sebiru hatiku?

Daripada bergundah gulana, mari kita bersama-sama pertanyaan kenapa langit berwarna biru?

1. Cahaya Matahari

Tahukah Anda bahwa cahaya matahari sebenarnya terdiri dari berbagai warna yang bisa kita lihat dalam pelangi? Ketika cahaya matahari menembus atmosfer bumi, ia bertemu dengan gas dan partikel kecil. Proses ini disebut dengan dispersi Rayleigh, di mana warna-warna pada spektrum cahaya yang memiliki panjang gelombang pendek, seperti biru dan ungu, tersebar lebih luas oleh molekul udara dan partikel lainnya di atmosfer

Warna langit yang kita lihat saat ini, baik pagi, siang maupun malam, nggak jauh dari peran matahari. Warna biru adalah salah satu yang paling efektif dalam proses ini karena panjang gelombangnya yang pendek. Inilah sebabnya mengapa kita melihat langit berwarna biru di siang hari.

Baca Juga:

Namun, warna ungu yang memiliki panjang gelombang lebih pendek dari biru, tidak terlihat karena mata manusia lebih sensitif terhadap warna biru. Selain itu, atmosfer kita juga menyerap warna ungu dengan efisiensi yang lebih tinggi.

2. Partikel di Atmosfer Bumi

Perjumpaan antara cahaya tampak dan partikel penyusun atmosfer bumi mengakibatkan terjadinya penghamburan cahaya. Teori penghamburan oleh fisikawan Rayleigh menjelaskan bahwa semakin rendah panjang gelombang cahaya tampak, semakin banyak yang dihamburkan.

Nah, hamburan ini terjadi ketika cahaya matahari melewati atmosfer bumi yang penuh dengan molekul udara dan partikel-partikel kecil lainnya. Saat cahaya menabrak partikel ini, warna-warna dalam cahaya akan tersebar ke segala arah.

Penghamburan cahaya inilah yang membuat langit berwarna biru. Panjang gelombang paling rendah di antara ketujuh cahaya tampak adalah biru, nila, dan ungu.

3. Faktor penglihatan manusia

Ternyata, warna biru (dan ungu) dalam spektrum cahaya matahari tersebar lebih banyak daripada warna lain karena panjang gelombangnya lebih pendek. Tapi, tunggu dulu, kenapa kita nggak lihat langit berwarna ungu? Padahal ungu juga punya panjang gelombang pendek, kan?

Nah, jawabannya adalah mata kita! Mata manusia lebih sensitif terhadap cahaya biru daripada ungu. Jadi, meskipun ungu juga tersebar di langit, kita lebih banyak menangkap warna biru. Selain itu, sebagian besar cahaya ungu diserap oleh lapisan atas atmosfer, jadi yang sampai ke mata kita lebih dominan biru.

Baca Juga:

Oleh karena itu, jika kita melihat langit berwarna biru, karena biru adalah panjang gelombang terpendek kedua yang tersebar. Pada hari cerah tanpa awan, langit tampak biru karena molekul-molekul di udara lebih banyak menyebarkan cahaya biru dibandingkan cahaya lain.

Warna biru yang kita lihat di langit yang berada di atas kita, tidak sama dengan warna biru yang ada di daerah lain. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan warna biru di langit, seperti letak geografis, polusi udara, atau adanya awan yang menghalangi langit.

Itulah beberapa fakta yang bisa menjawab pertanyaan kenapa langit berwarna biru? Jadi kalo ada kuis, atau ujian di sekolah dengan pertanyaan ini, kamu pasti bisa menjawabnya.

Baca Juga: Mengapa Air Laut Terasa Asin dan Berwarna Biru? Ini Dia Penjelasannya