Interaktif dan Tidak Monoton, Berikut 4 Cara Membuat Suasana Kelas Menjadi Menyenangkan


Ilustrasi suasana kelas yang menyenangkan

Suasana kelas yang menyenangkan dan hidup menjadi tujuan semua guru yang mengajar dengan hati. Mengajar dengan hati berarti mendahulukan kepentingan siswa. Guru lakukan segala cara agar siswa bisa paham dan mengerti saat ia mengajar.

Zaman kita dahulu bersekolah, paham yang guru ajarkan berarti mampu menghafal dan bisa mengerjakan soal. Zaman sekarang kedua hal tersebut bukan lagi menjadi ukuran. Ukuran yang dipakai sekarang apakah siswa melaksanakan prosesnya dengan baik dan bukan sekedar mendapatkan jawaban yang betul.

Guru juga diminta untuk membuat siswa bisa menunjukkan cara berpikirnya hingga bisa mendapatkan jawaban yang betul. Artinya proses dan hasil sama-sama pentingnya. Bukan zamannya lagi memaksa siswa untuk bisa mengerti dan belajar sesuai yang guru inginkan. Malah guru yang mesti menyesuaikan diri pada gaya belajar siswa.

Beberapa beberapa cara membuat suasana kelas menjadi menyenangkan dan disukai siswa

1. Belajar secara berpasangan atau dalam kelompok

Cara ini sangat dianjurkan dalam membuat siswa mau berbagi dan saat yang sama mendapatkan ide dari rekannya. Dengan bekerja dalam kelompok siswa diharapkan untuk aktif dan punya kemampuan bekerja sama dalam tim.

Guru bisa membuat beberapa kelompok-kelompok kecil di dalam kelas. Untuk pembagian kelompoknya usahakan dicampur antara murid yang dianggap cerdas, dengan murid yang biasa saja. Guru bisa memberi tugas kepada kelompok-kelompok ini, dan dikerjakan secara berdiskusi dalam satu kelompok. Mengerjakan tugas kelompok juga bisa membuat siswa berinteraksi satu sama lain.

Baca Juga:

2. Memanfaatkan Teknologi

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi dalam pembelajaran bukan hanya tren, tetapi juga kebutuhan strategis. Dengan menggunakan teknologi, membuat suasana menjadi menyenangkan dalam proses belajar. Manfaatkan alat-alat seperti smartboardprojector, atau tablet untuk memvisualisasikan materi pelajaran dengan lebih menarik.

Aplikasi pembelajaran online juga bisa membantu menggairahkan siswa. Misalnya, anda dapat menggunakan platform quiz interaktif seperti kahoot untuk menguji pemahaman siswa.

3. Bergerak Aktif di Kelas

Saat seorang guru berdiri di depan kelas tanpa bergerak, suasana bisa menjadi monoton dan membosankan.

Bergerak aktif di kelas adalah salah satu strategi yang dapat membuat suasana pembelajaran lebih hidup dan menyenangkan. Ketika seorang guru bergerak aktif, bukan hanya berbicara dari posisi yang tetap, tetapi juga berinteraksi dengan siswa dan menggunakan gerakan tubuh untuk memperkuat pesan yang disampaikan.

Guru bisa berinteraksi dengan siswa, berjalan mengelilingi ruangan, dan gunakan gerakan tangan untuk menyoroti poin-poin penting. Dengan berjalan dan bergerak mengelilingi kelas, guru dapat lebih dekat dengan siswa, hal ini bisa memperkuat hubungan dan membangun rasa percaya antara guru dan siswa

4. Membangun pola komunikasi dua arah dengan siswa

Seorang guru yang berada di kelas adalah seorang dewasa yang tingkah laku dan tutur katanya akan menjadi rujukan bagi siswanya. Saat guru mengajar di kelas ia sebenarnya sedang melakukan proses komunikasi. Sebaik-baiknya proses komunikasi adalah bersifat dua arah dan saling menghormati, karena hal itu juga yang terjadi di dunia nyata.

Guru yang baik memberikan pengalaman yang nyata bagi siswanya, agar saat di luar kelas siswanya menjadi seorang pribadi yang siap berkomunikasi dan bergaul dengan siapa saja.

Suasana kelas yang menyenangkan di dalamnya terdapat pola komunikasi yang mendalam, sehat dan bermakna, caranya antara lain:

Bersikap positif pada semua pendapat yang disampaikan siswa

Tidak ada pertanyaan atau pendapat yang ‘bodoh’ yang ada guru mesti tanamkan ‘berpikir dahulu sebelum berbicara’. Jika siswa terbiasa berbicara dan mendengarkan orang lain, akan tumbuh rasa percaya diri dan kesenangan untuk berkomunikasi dan berbagi ilmu dengan siapa saja.

Guru diam sejenak setelah bertanya di depan kelas pada semua siswa

Ia memberikan waktu pada siswanya untuk berpikir dan mencerna pertanyaannya. Memang tidak mudah bagi guru lakukan ini karena biasanya ia ingin jawaban yang cepat dan benar. Guru juga bisa meminta siswa untuk berdiskusi dengan rekan sebangkunya sebelum menjawab pertanyaan.

Kelas yang berhasil adalah kelas yang hampir semua siswanya pernah bertanya dan menjawab sekali dalam sehari. Banyak siswa yang memilih diam bukan karena ia tidak tahu tapi karena kurang keberanian dalam berbagi ide.

Baca Juga:

Usahakan agar siswa menjelaskan cara berpikir serta alasan-alasannya saat berinteraksi dengan guru

Mulai sekarang jangan sekedar harapkan siswa untuk sekedar menjawab, tetapi juga harapkan siswa untuk lancar dan runut menjelaskan cara ia berpikir dan menemukan jawaban. Hal ini berguna saat siswa dewasa ia akan menjadi seorang pribadi yang berpikir runut dan bisa ditangkap dengan baik oleh lawan bicara. Jika di kelas anda ada papan tulis kecil akan lebih baik, benda tersebut akan membantu siswa untuk menjelaskan pikirannya.

Semua cara membuat suasana kelas menjadi menyenangkan seperti di atas, hanya akan bisa berhasil jika guru berkenan dan mau menjadikan kelasnya sebagai kelas yang menyenangkan untuk siswa dalam menyerap dan berekspresi dalam belajar. Selamat mengajar.

Baca Juga: 7 Tips Menjadi Guru Kreatif dan Inovatif, Tidak Sekedar Pintar Teori dan Pengetahuan!


Explorer