Indonesia vs Argentina: Trio “Tua-Tua Keladi” la Selección Yang perlu Diwaspadai Pemain Timnas Indonesia

Pertandingan Indonesia VS Argentina, akan dilaksanakan pada tanggal 19 Jni 2023, di Stadioan Gelora Bung Karno


Timnas Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 (REUTERS)

BekelSego – Lionel Scaloni selaku pelatih Tim Nasional (Timnas) Argentina atau yang akrab disebut dengan la Selección telah melakukan pemanggilan kepada seluruh pemainnya untuk persiapan sebelum menjalani laga Indonesia vs Argentina.

Skuad yang dipanggil untuk membela la Selección tidak main-main, pelatih Lionel Scaloni memanggil pemain utama mereka yang berlaga di Piala Dunia Qatar 2022.

Dari total semua pemain yang dipanggil, beberapa diantaranya sudah berusia di atas usia 30 tahun, meski begitu mereka tergolong sebagai pemain “tua-tua keladi” yang mana bisa diartikan semakin tua semakin berpengalaman & semakin prestasi. Berikut diantaranya:

1. Nicolas Otamendi

Otamendi menjadi pemain debutan kepemimpinan Diego Maradona yang sampai sekarang masih berstatus sebagai pemain aktif Timnas Argentina, pemain berusia 35 tahun ini lahir tanggal 12 Februari 1988.

Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini telah hijrah keluar Argentina di tahun 2010. FC Porto menjadi klub pertama yang dia bela di Eropa, setelah itu di tahun 2014 Otamendi dipinjamkan ke klub Brazil bernama Clube Atletico Mineiro.

Setelah selesai dari masa peminjaman, Otamendi dipinang oleh klub raksasa lain asal Spanyol bernama Valencia CF, setelah kurang dari satu tahun membela klub Valencia CF, dia dipinang oleh Manchester City.

Karir terbaik Otamendi terjadi ketika dia membela klub berjersey warna biru muda ini. Terhitung Otamendi membela Manchester City dari musim 2015/16 sampai musim 2020/21.

Otamendi telah memenangkan 9 kejuaran dengan Manchester City, salah satu kemenangan yang sangat bergengsi yakni Otamendi sukses meraih gelar di kompetisi English League Cup Winner selama 4 kali di tahun 2016, 2018, 2019, dan 2020.

Tercatat selama bermain untuk Manchester City, pemain bola yang berstatus satu agensi dengan Darwin Nunez dan Cristiano Ronaldo ini telah memainkan 210 laga, dengan raihan 11 gol, 4 asis, dan 17.492 menit bermain.

Sejak pindah ke SL Benfica di bulan September 2020, Otamendi sudah memainkan 127 laga, 3 gol, 2 asis dan 11.349 menit bermain. Dia juga baru saja berstatus sebagai Juara Liga Portugal musim 2022/23 dengan SL Benfica.

Dalam skuad la Selección, Otamendi pertama kali debut di tahun 2009, sampai sekarang Otamendi telah berhasil memainkan 104 laga dengan Timnas Argentina dan mencetak 4 gol ketika melawan Venezuela, Spanyol dan Panama.

Baca Juga:

2. Angel di Maria

Di Maria merupakan pemain tua-tua keladi yang menjadi salah satu kebanggaan publik Argentina. Pemain sepak bola yang lahir tanggal 14 Februari 1988 ini memiliki tanggal lahir yang hanya berjarak dua hari dari Nicolas Otamendi.

Setelah keluar dari klub Atletico Rosario Central, di Maria mengambil langkah yang sama seperti Otamendi, dia langsung membela klub Portugal yakni SL Benfica ketika pertama kali bergabung dengan klub Eropa. Berikutnya di Maria membela Real Madrid, Manchester United, Paris Saint German (PSG) dan Juventus.

Dari total 5 klub Eropa yang sudah dia bela, PSG tercatat sebagai klub terlama yang di Maria huni, yakni dari bulan Agustus 2015 sampai bulan Mei 2022.

Selama sekitar 7 tahun membela PSG, pria memiliki market value 173,82 Miliar ini telah memainkan 295 pertandingan, dengan raihan 93 gol, 119 asis dan bermain selama 21.186 menit untuk PSG di berbagai kompetisi. Diantaranya seperti UEFA Champions League, Ligue 1, Coupe de France, Coupe de La Ligue dan Trophee des Champions.

Selama membela 5 klub Eropa, di Maria paling banyak mendapatkan penghargaan ketika membela PSG dan Real Madrid. Total ada 18 penghargaan yang sukses dia raih dengan PSG, dan ada 6 penghargaan yang dia dapatkan dengan Real Madrid.

Di Maria sendiri merupakan mantan pemain skuad Argentina U-20, selama membela skuad kelompok umur itu di Maria telah memainkan 11 laga dan meraih 5 gol. Sedangkan dengan Timnas senior Argentina, di Maria telah memainkan 131 laga dan mencetak 29 gol.

Baca Juga:

3. Lionel Messi

Messi adalah pemain paling terkenal la Selección yang sering disebut sebagai rival Ronaldo, legenda FC Barcelona lahir pada tanggal 24 Juni 1987, sekaligus berstatus sebagai pemain tertua di Timnas Argentina. Jadi sangat wajar jika dia menjadi pemain paling diwaspadai di laga Indonesia vs Argentina.

Selain menjadi pemain yang hebat, Messi juga tergolong sebagai pemain yang setia. Sedari kecil dia telah bermain dengan skuad muda kelompok umur FC Barcelona dari kategori anak-anak sampai senior. Dia juga pernah membela tim FC Barcelona C, B dan tim utama.

Total gol yang sudah diciptakan Messi untuk FC Barcelona dari musim 2004/05 sampai musim 2020/21 mencapai 678 gol, 304 asis dan mencatatkan 65.418 menit bermain.

Lalu dengan PSG sendiri, selaku klub kedua Messi di Eropa, dia telah memainkan 75 laga, dengan raihan 32 gol, 35 asis dan mencatatkan 6.510 menit bermain

Hampir bisa dikatakan jika penghargaan dan capaian yang Messi dapatkan sudah komplit, baik itu penghargaan pribadi, penghargaan dengan negara yang dia bela maupun dengan klub yang dia bela. Akan tetapi, penghargaan luar biasa sebagai pemenang World Cup Qatar 2022 bersama Timnas Argentina menjadi penghargaan yang paling bergengsi dan bermakna.

Messi sendiri telah membela Timnas Argentina dari Timnas kelompok umur sampai Timnas senior. Dia debut dengan Timnas Argentina U-20 di bawah kepemimpinan Hugo Tocalli, dan debut di Timnas senior Argentina di bawah kepemimpinan Jose Nestor Pekerman di usia 18 tahun. Sejauh ini Messi sudah memainkan 195 laga, dengan raihan 105 gol bagi la Selección.

Baca Juga: 3 Pemain Paling Mahal La Selección Argentina Yang Datang Ke Indonesia. Ada Messi ?

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *