Coba Lihat Sekitarmu, 6 Tipe Orang Yang Berbahaya Untuk Kesehatan Mental!

Jika kamu melihat ada tipe orang yang berbahaya untuk kesehatan mentalmu, tidak salahnya kamu menegur mereka dan berterus terang akan perilaku yang sedikit menyimpang


Ilustrasi orang yang berbahaya untuk kesehatan mental (pixabay.com/Olichel)

Pernahkan sedetik saja berpikir kalau setiap orang di sekelilingmu itu belum tentu baik dan bisa jadi berdampak negatif untuk kesehatan mentalmu?

Temukan jawabannya dalam pembahasan yang menarik di bawah ini agar menjadi wawasan baru sekaligus sebagai bahan pertimbangan untuk menyeleksi orang-orang yang bisa jadi merugikan dirimu kelak. Inilan beberapa tipe orang yang berbahaya untuk kesehatan mental.

1. The Controller

Sebagai manusia, kamu pasti sudah terbiasa berhadapan dengan aturan-aturan yang telah dicanangkan baik berdasarkan etika, norma, atau budaya maupun aturan yang disesuaikan dari kondisi-kondisi tertentu untuk menjunjung ketertiban atau keseragaman.

Namun, bagaimana rasanya jika segala aturan-aturan yang bersifat pribadi dan berkenaan dengan keputusan individu malah direbut oleh orang lain yang benar-benar tidak berhak untuk mencampuri urusan itu? Pastilah perasaan manusiawi seperti kesal dan amarah seolah-olah menggumpal di lubuk hati.

Berhati-hatilah jika menemukan jenis The Controller ini, karena mereka selalu haus dan mengambil alih segala urusan, bahkan sampai ke tahap keputusan-keputusan final dari pori-pori kehidupanmu.

Tipe controller juga akan menganggap dirimu selalu payah dalam melakukan segala kegiatan, cenderung meremehkan, dan seakan-akan merekalah yang paling kompeten dibandingkan dirimu sendiri.

Baca Juga:

2. The Energy Vampire

Nyinyir, bawel, rewel, dan sesuka hati mengritik seseorang. Inilah impresi yang mudah terbaca ketika menemukan sosok The Energy Vampire.

Tidak mengherankan mengapa dijuluki dengan istilah ‘The Energy Vampire’, hal ini karena mereka seperti seorang vampir yang haus akan celah atau kekurangan orang lain sehingga bisa dikritik habis-habisan sampai orang yang menjadi korbannya akan lemas selayaknya kehabisan darah setelah dihisap vampir.

Selain itu, mereka yang terindikasi tipe ini biasanya dicap sebagai troublemaker (pembuat onar) dan suka merundungi orang lain.

3. The Drama Magnet

Jika dikonversi ke dalam istilah yang mudah dimengerti oleh semua kalangan, mungkin kata yang cocok melukiskan tipe ini adalah ‘lebay’.

Mereka yang memiliki sifat ini kerap melebih-lebihkan hal-hal atau masalah kecil yang sedang terjadi sehingga segala perhatian akan otomatis hanya terpusat ke dirinya sendiri.

Bagi kalangan wanita, kamu pasti lebih banyak menemui orang-orang dengan jenis seperti ini sehingga mereka mendapatkan julukan ‘Drama Queen’ di antara perkumpulanmu.

The Drama Magnet bisa jadi sosok yang mampu menghidupkan suasana karena celotehan dan ekspresi-ekspresi aneh berlebihan yang terus membuat orang-orang di sekelilingnya penasaran akan ksiah-kisah yang akan dikulitinya.

Namun tetaplah berhati-hati, karena jenis individu seperti ini sangat senang bergosip serta menyebarkan isu-isu miring dan liar kepada siapa pun. Dan, mereka tidak peduli isu itu dari siapa atau berasal dari mana, bahkan mereka bisa menusuk teman sendiri asalkan posisi mereka sebagai ‘tukang drama’ yang haus akan perhatian tetap dipandang menjanjikan dan berfaedah.

4. The Green Eyed

‘Susah melihat orang lain senang, dan senang melihat orang lain susah’. Itulah sebaris istilah yang tepat menggambarkan tipe The Green Eyed. Mereka akan terlihat sirik dan tidak terlalu mendukung apa-apa saja hal gembira atau kebanggaan yang sudah ditorehkan orang lain.

Karena sifatnya yang suka sirik dan dengki, bukan tidak mungkin mereka akan sengaja menyusun rencana untuk menjatuhkan orang yang membuat hatinya panas agar posisinya kembali setara dengan dirinya, atau bahkan seakan-akan terjerembab di bawah telapak kakinya.

Selain itu, The Green Eyed memiliki sifat yang gemar memutar balikkan fakta, seakan-akan merekalah yang paling merasa menjadi korban di dalam situasi tertentu sekaligus melimpahkan kesalahannya pada orang lain.

5. The Narcissist

‘Dih, narsis.’

‘Narsis amat, jijik gue punya teman begitu.’

‘Awas! Jangan dekat-dekat dia. Narsis!’

Dekade belakangan ini, kamu pasti tidak asing menyerap kalimat-kalimat seperti di atas, apalagi jika dibacanya dengan nada mencibir dan tidak suka.

Orang dengan karakter The Narcissist cenderung hanya peduli dengan dirinya sendiri, dan merasa bahwa dirinya jauh lebih baik dari semua orang.

Tipe ini juga terkesan sering pamer atas pencapaiannya, dan terlalu berlebih-lebihan mengagungkan dirinya sehingga membuat orang lain mual dan bergidik mendengarnya.

Baca Juga:

6. The Compulsive Liar

Tipe yang dijuluki ‘si tukang bohong’ ini cenderung kecanduan memanipulasi orang lain demi keuntungannya secara pribadi.

Contoh sederhananya seperti ketika kamu ditemui sekelompok teman yang menawarkan diri dengan dalih menolongmu untuk mengisi jawaban soal pilihan ganda di situs e-learning sekolah secara cuma-cuma dan sukarela. Namun, temanmu yang mengidap The Compulsive Liar mempunyai niat licik dengan masuk terlebih dahulu menggunakan akunmu untuk menjawab soal-soal pilihan gandanya. Lalu setelah diketahui berapa skor yang didapatkan beserta kunci jawabannya, mereka akan mengerjakan miliknya sendiri karena sudah mengetahui jawaban yang sebenarnya berdasarkan akunmu yang telah menjadi korban percobaannya.

Selain itu, The Compulsive Liar kerap membuat orang lain merasa bersalah serta berhutang budi karena pertolongannya, padahal pertolongan mereka malah merugikan dan jelas-jelas mengandung kelicikan.

Itu dia keenam tipe orang yang berbahaya untuk kesehatan mental. Tetaplah berteman dengan siapa saja tanpa melihat status dan latar belakangnya. Jika kamu memiliki teman yang berbahaya untuk kesehatan mental, seperti salah satu dari ciri-ciri di atas, tidak salahnya kamu menegur mereka dan berterus terang akan perilaku yang sedikit menyimpang itu.

Namun jika orang yang kamu tegur tetap bebal dan tidak mau tahu, maka abaikanlah dan bergegas untuk mulai menata kehidupanmu dengan mencari jalinan pertemanan yang jauh lebih sehat dan sportif.

Baca Juga: Yuk Simak! 5 Tips Efektif Untuk Mengatasi Mental Health

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

Hero

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *