Biar Gak Cuma Baca! Inilah 5 Cara Mereview Novel


Ilustrasi menulis review novel (pixabay.com/picjumbo_com)

Mereview novel adalah menyampaikan pendapat pribadi tentang novel yang telah kita baca. Kegiatan ini tidak sama dengan meringkas cerita.

Selain tidak enak dibaca, mencantumkan spoiler cerita sangat dihindari oleh reviewer baik novel maupun film karena menodai etika hak cipta dan pemasaran serta merusak selera calon penikmat karya.

Ketika kita menulis review novel di blog, harapan kita adalah tulisan tersebut ramai dibaca dan disukai oleh orang. Disukai pembaca berarti mendapatkan perhatian khusus di benak mereka. Dan bukan tidak mungkin tulisan yang disukai pembaca juga mendapat tempat di halaman utama pencarian Google, entah karena share, atau karena algoritmanya pas dengan yang google mau.

Nah, agar tulisan review novel kamu ramai dibaca oleh orang, berikut tips cara mereview novel.

1. Riset kata kunci

Jika tujuanmu murni ingin meningkatkan visitor blog dari menulis sebuah review, jadilah orang pertama yang menulis review tentang novel populer. Salah satu contoh novel populer misalnya  Novel Rasa Karya Tere Liye.

Blog BekelSego mendapat kunjungan dari Google hanya dengan kata kunci Rasa tere liye. dan masuk halaman satu ketika mengetik kata kunci tersebut.

Jika kamu masih ragu untuk menulis review novel apa saja, kamu bisa meriset kata kunci lebih dulu. Riset ini penting untuk memberitahu apakah topik yang akan kamu tulis itu benar-benar dicari orang atau tidak. Tapi, jika kamu tidak peduli dengan kata kunci atau visitor dari google, abaikan saja dan mulailah membaca satu novel terlebih dahulu.

Baca Juga:

2. Perhatikan penampilan novel terlebih dahulu

Perhatikan tampilan luarnya dulu, desain covernya, dan kualitas kertasnya, ataupun tebal halamannya. Kamu tidak perlu mengkritik disain. Kamu hanya perlu menjadi pembaca yang tertarik atau tidak pada tampilan novel yang akan kamu baca. Kamu bisa menyimpan penilaianmu di kepala tanpa perlu menulisnya langsung.

3. Mulailah membaca sebelum mereview novel

Jangan berbekal jiwa penilai saat membaca sebuah novel kecuali kalau kamu memang bekerja di bagian editor. Bacalah dengan senyaman mungkin. Jangan berpikir tentang apa yang bakal kamu tulis tentang novel yang sedang kamu baca. Namun jika kamu memang terbiasa menandai tulisan atau melipat halaman, just do that.

4. Tulislah review saat kamu sudah siap

Jika kamu sudah ingin menulis suatu novel, usahakan tidak sedang membaca novel lain. Biarkan apa yang kamu baca terakhir mengendap di pikiran. Dengan begitu kamu tidak kehilangan poin cerita yang barangkali akan mempengaruhi penilaian pentingmu.

5. Tulislah dengan gayamu

Gaya menulis review novel setiap orang akan berbeda-beda. Ada yang menggunakan bahasa serius seperti berita, ada yang menulis seperti orang sedang cerita, ada pula yang menulis dengan gaya yang jenaka.

Secara ringkasnya, beberapa poin yang perlu kamu tulis dalam sebuah review novel sebagai berikut:

Buat judul artikel yang menarik

Sekali lagi, jika kamu berburu visitor dari mesin pencari, pertimbangkan untuk membuat judul dari kata kunci yang sudah kamu riset. Kata kunci harus dimasukan ke dalam judul. Buat semenarik mungkin, agar judul yang ada kata kunci tersebut enak dibaca.

Buat paragraf pembuka yang memikat

Tulis paragraf pembukaan seperti kamu menulis artikel yang lain. Intro tidak perlu banyak banyak. Cukup satu atau dua paragraf saja. Kamu juga bisa bercerita tentang kesan awal kamu terhadap novel tersebut. Boleh tentang covernya, tema novel, dan sedikit informasi tentang penulisnya.

Baca Juga:

Cantumkan detail novelnya

Seperti judul, penulis, penerbit dan tahun terbit, tebal, harga jika ada, dan hal lain seperti ISBN atau lainnya yang menurut kamu penting untuk diketahui pembaca.

Sertakan foto novelnya

Bagaimana cara mendapat foto yang bagus? Untuk bisa mendapatkan gambar foto yamg bagus dari sebuah novel, kamu bisa meletakkan novel tersebut di tempat yang datar dan bersih. Kamu bisa menambahkan benda-benda lain di samping novel, seperti gelas yang berisi kopi, daun-daun yang sudah kering, atau tumpukan novel-novel lain agar terlihat dramatis.

Atau kamu juga bisa memperoleh gambar sebuah novel, dari media sosial. Cari saja media sosial penulisnya, pastinya mereka juga senang jika novelnya di share banyak orang.

Tulis sinopsis dari novel

Dalam menyajikan tulisan review novel di blog, kita berhadapan dengan beberapa tipe pembaca. Ada pembaca yang mencari tahu tentang novel tersebut, ada pembaca yang mencari pertimbangan untuk membeli atau tidak, dan mungkin ada pembaca yang sudah membaca namun penasaran dengan pendapat orang lain.

Pembaca pertama butuh sinopsis. Pembaca kedua antara iya dan tidak, karena mungkin dia sudah membaca sinopsis di tempat lain. Pembaca ketiga tidak butuh sinopsis karena dia hanya fokus pada isi review saja.

Sinopsis ini tidak perlu kamu tulis sampai berpuluh-puluh paragraf. Cukup antara dua sampai lima paragraf saja.

Baca Juga:

Tulis tentang kelebihan dan kekurangan novel

Bisa kamu tulis tentang logika cerita, karakter, konflik, serta kelebihan dan kekurangannya. Di bagian inilah penilaianmu muncul. Tulislah pendapat pribadimu tentang hal apa saja yang kamu peroleh dari novel yang selesai kamu baca itu. Kamu juga bisa menambahkan kesimpulan dan  berikan rating dari novel tersebut

Cara mereview novel di atas tidak mutlak harus seperti itu. Kamu bisa menambahkannya sesuai selera dan gaya kamu sendiri.

Yang juga penting diingat dalam mereview novel adalah, jangan menjelek-jelekan suatu novel atau penulisnya. Hargailah karya orang lain. Dengan menjelek-jelakan suatu karya orang lain, tidak akan membuat kita menjadi hebat dan membuat lebih dihargai. Hal ini malah akan membunuh kita perlahan-lahan.

Baca Juga: 8 Tips Menulis Novel Online, Cara Terbaik Dapatkan Cuan Dari Tulisanmu!


Explorer