Bantu Si Kecil Percaya Diri, Berikut 9 Cara Melatih Anak Agar Tidak Ngompol


Ilustrasi melatih anak agar tidak ngompol (pixbaay.com/ikbensamanta)

Ngompol pada anak adalah hal yang sangat umum. Banyak faktor yang bisa menyebabkan ngompol, seperti perkembangan fisik yang belum matang, tidur yang terlalu nyenyak, atau bahkan faktor genetik. Jadi, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memahami bahwa ngompol bukan kesalahan anak. Ini adalah bagian dari proses tumbuh kembang mereka.

Berikut ini beberapa cara melatih anak agar tidak ngompol, dan terapkan latihan ini di manapun anak berada:

1. Biasakan anak untuk buang air kecil sebelum tidur

Tidak ada alasan kamu menghentikan toilet training. Membiasakan anak untuk buang air kecil ke toilet secara rutin pada siang dan malam hari, meski ia merasa tidak perlu, juga membantu mengurangi kebiasaan ngompol pada anak.

Sebelum tidur, ajak anak untuk melakukan rutinitas lain selain buang air kecil, seperti menggosok gigi, cuci kaki, cuci tangan, cuci muka, ataupun berwudu.

Lanjutkan kebiasaan ini meski tidak sedang berada di rumah, seperti di rumah nenek. Jelaskan pada anak bahwa dia tidak boleh ngompol, dan buang air kecil dulu sebelum tidur.

Baca Juga:

2. Bangunkan anak bila dia tampak gelisah

Anak-anak yang minum susu sebelum tidur, akan merasa ingin buang air kecil di saat tidur.  Anak-anak umumnya gelisah saat kandung kemihnya mulai penuh. Bangunkan anak, ajak dia ke kamar mandi. Atau, bila dia sulit membuka matanya, gendong dia ke kamar mandi dan minta dia buang air kecil.

3. Batasi makanan dan minuman yang manis

Batasi konsumsi gula berlebih pada anak. Secara alami, tubuh akan membuang kelebihan zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, termasuk gula. Minuman dan makanan yang manis akan membuat anak sering buang air kecil.

4. Beri pujian bila dia berhasil tidak ngompol 

Dipuji karena tidak mengompol, membuat anak bangga. Dia juga merasa disayang saat dia mendapat pujian. Dukungan dan pengertian dari orangtua sangat penting untuk membantu anak mengatasi masalah ini.

5. Hindari ancaman dan hukuman dan jangan memarahi anak ketika ngompol

Hindari dengan mengatakan “nanti dimarahi nenek”. Lebih baik Anda mengatakan “malu sama kakek-nenek dan saudara lainnya kalau kamu masih ngompol”.

Anak tak ingin mengompol, karena sebetulnya dia pun malu bila ngompol. Memarahi anak di depan anggota keluarga lain akan membuatnya makin malu.

6. Gunakan perlak atau alas karet saat tidur malam

Tingkatkan percaya diri kamu dengan melepas popoknya di malam hari dan alasi tempat tidur dengan perlak yang dilapisi kain. Jika ia tiba-tiba ngompol, akan mudah menyadarinya. Segera bawa ke kamar kecil jika ini terjadi.

7. Perlihatkan anak lain yang lebih besar yang sudah tidak ngompol lagi

Sepupu yang sudah tidak mengompol, dapat menjadi contoh bagi anak. Tunjukkan bagaimana anak-anak yang sudah besar buang air kecil sendiri ke kamar mandi.

Baca Juga:

8. Ajarkan dia bicara saat merasa ingin buang air kecil

“Bunda, mau pipis.” Adalah kalimat pendek yang seharusnya sudah dapat diucapkan anak kamu di usia ini. Ajarkan anak mengucapkan kalimat ini setiap kali dia merasa ingin pipis. Atau kamu dapat bersikap peka bila anak sudah menunjukkan gelagat ingin pipis. Anak-anak yang merasa ingin buang air kecil biasanya menggerakkan kepalanya secara tak sadar. Segera bawa anak ke kamar kecil.

Itulah beberapa cara melatih anak agar tidak ngompol. Melatih anak tidak ngompol memang merupakan tantangan tersendiri. Tapi, jangan khawatir! Dengan pendekatan yang tepat, bunda bisa membantu si kecil melewati fase ini dengan lebih mudah.

Baca Juga: Dear Ayah Bunda, Inilah 9 Penyebab Balita Rewel di Malam Hari

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Novice