Alergi Pada Kulit Anak, Kenali Gejali dan Cara Mengatasinya!


Ilustrasi alergi pada kulit anak (pixabay.com/andreas160578)

Gatal-gatal yang disebabkaan oleh alergi pada kulit anak bukanlah penyakit yang menular. Akan tetapi tak dapat pula disepelekan. Alergi adalah respon tubuh yang menandakan bahwa tubuh menolak untuk bersentuhan atau kemasukan ‘benda asing’, atau yang disebut dengan Alergen.

Tubuh yang tak dapat mentoleransi kehadiran alergen akan memberikan sinyal berupa pelepasan histamin, yang menimbulkan beberapa efek. Seperti muntah, mual, pusing, diare, sesak nafas dan gatal.

Alergi adalah suatu kondisi gangguan kesehatan yang disebabkan oleh dua faktor, yakni faktor turunan dan lingkungan. Kedua faktor ini tak dapat dipisahkan. Karena saling berkaitan satu sama lain. bagi yang memiliki riwayat alergi secara genetis, maka harus lebih berhati-hati. Sebisa mungkin menghindari alergen atau penyebab alergennya.

Beberapa pencetus alergi pada kulit anak

Ada banyak kasus, di mana alergi pada anak tidak dideteksi oleh orang tua. Hal ini dikarenakan, gejala yang timbul mungkin masih dalam batas ringan, sehingga tak dianggap membahayakan. Namun, sesungguhnya, sekecil apapun, alergi tetap harus diwaspadai. Karena, selain dapat mengganggu tumbuh kembangnya, juga dapat memberikan dampak negatif pada kesehatannya.

Ada beberapa pencetus alergi pada anak yang menyebabkan gatal. Yang pertama adalah karena makanan atau minuman yang dikonsumsi. Jika anda menemukan gejala alergi pada anak, yang harus anda lakukan adalah mengingat kembali, makanan apa saja yang dikonsumsi oleh anak-anak anda.

Alergi biasa muncul dalam kurun waktu 3×24 jam. Makanan seperti kacang-kacangan, coklat, makanan laut, telur, ikan telur dan susu, dapat menjadi faktor munculnya alergi pada anak. Ada pula keju dan produk turunan susu lainnya.

Obat-obatan pun dapat menimbulkan alergi. Sehingga dibeberapa layanan kesehatan, sebelum pemberian obat akan diberikan semacam suntikan uji alergi terlebih dahulu, atau memberikan obat anti alergi, untuk menghindari alergi yang diakibatkan oleh intoleransi obat.

Alergi juga dapat disebabkan oleh kontak fisik. Misal, apabila buah hati anda bermain di tempat yang kotor dan berdebu. Rasa gatal juga bisa terjadi akibat kontak fisik dengan hewan berbulu, seperti kucing, anjing, kelinci, dan lain sebagainya. Selanjutnya, alergi yang menyebabkan gatal-gatal juga dapat disebabkan oleh kutu tengau. Cuaca ekstrim, panas atau dingin, juga perubahan cuaca yang begitu drastis bisa menjadi pencetus alergi pada anak.

Alergi yang timbul pada kulit juga sangat umum terjadi akibat kontak dengan bahan-bahan kimia. Misalkan produk sabun, sampo, baby oil, dan logam. Selain itu, pakaian, selimut, sprei, dan handuk dengan bahan yang kasar dan tak menyerap keringat pun bisa juga menjadi salah satu penyebab gatal kulit pada anak.

Baca Juga: 

Waspadai gejala alergi pada kulit anak

Alergi pada kulit anak dapat dikenali dengan berbagai macam bentuk. Diantaranya adalah :

  • Adanya ruam kemerahan pada kulit, bentol-bentol, berbentuk seperti jerawat namun berisi air
  • Terdapat bentuk yang sama dikedua sisi. Misal, pipi kanan dan kiri, tangan kanan dan kiri, paha kanan dan kiri, dan semacamnya
  • Bentol berukuran 1 hingga 2 mm, yang lama kelamaan akan menyatu, seiring dengan pembentukan antibodi tubuh seseorang
  • Jika sudah parah, terjadi pengelupasan kulit, bentol atau luka akan menebal dan kering, juga tak kunjung sembuh
  • Lokasi bentol atau ruam berada pada daerah pipi, siku, tengkuk, pergelangan tangan, bagian bawah tubuh, dan lipatan-lipatan tubuh

Apakah alergi dapat mengganggu tumbuh kembang anak?

Anak dengan alergi sesungguhnya tak memiliki perbedaan dengan anak-anak seusianya yang lain. Hanya saja, orang tua perlu memberi perhatian ekstra menyangkut hal-hal yang membuatnya alergi. menghindari alergen adalah suatu keharusan. Selain itu, asupan makanan bernutrisi sangat penting untuk menjaga stamina anak. Alergi, akan mudah menghinggapi anak dengan daya tahan tubuh yang lemah. Seiring dengan bertambahnya usia dan meningkatnya sistem imun tubuh anak, beberapa jenis alergi akan hilang.

Gatal alergi pada anak dapat menghambat tumbuh kembangnya, jika tak diatasi dengan baik. Bayangkan saja, jika anak mengalami gatal-gatal, sudah pasti akan mengganggu aktivitas bermainnya. Ruang geraknya jadi terbatas, padahal bergerak adalah salah satu aktifitas anak yang harus dilakukan untuk mendukung perkembangan motorik kasarnya.

Waktu istirahat anak juga akan terganggu dengan gatal-gatal pada kulit yang terjadi sepanjang hari. Terlebih, jika anak terus menerus menggaruk bagian tubuh yang gatal, dikhawatirkan akan terjadi infeksi pada kulit. Sehingga, penyembuhannya akan lebih lama.

Hal lain yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak ialah jika alergi tak hanya memberikan efek gatal dikulit, tapi juga gejala-gejala lain. seperti mual, muntah, diare, pusing, hingga gangguan pernafasan.

Baca Juga:

Cara mengatasi alergi pada kulit anak dengan cepat dan seksama

Jangan panik! Itulah yang harus dilakukan jika anda menembukan gejala alergi pada kulit anak. Secara tradisional, anda dapat memberikan air kelapa muda (kelapa hijau). Jangan lupa untuk banyak  banyak memberi minum air putih. Hal ini untuk menjaga asupan cairan tubuh dan memperlancar metabolisme.

Untuk merawat kulit yang gatal-gatal karena alergi, dapat dilakukan beberapa cara. Pertama, pastikan, gatal yang terjadi pada kulit, berair (basah) atau tidak. Jika berair (basah), bisa dilakukan kompres dengan cairan antiseptik atau air hangat yang telah diberi antiseptik untuk luka. Jika kering, dapat dioleskan salep, krim, losion khusus untuk gatal. Selain itu anda juga dapat menggunakan bedak khusus yang mengandung bahan khusus untuk meredakan rasa gatal pada kulit.

Untuk menekan rasa gatalnya, dapat diberikan obat yang mengandung anthistamin. Anthistamin berguna untuk meredakan rasa gatal berlebih yang ditimbulkan oleh histamin yang diproduksi oleh tubuh.

Sumber:

  • Foisy, M., et al. (2011). Overview of Reviews the Prevention of Eczema in Infants and Children: an Overview of Cochrane and Non-Cochrane Reviews. Evidence-Based Child
  • Cedars Sinai. Diakses pada 2023. Allergies in Children.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Allergies.

Baca Juga: Mengenal dan Cara Mengatasi Alergi Kulit Pada Bayi


Explorer