8 Cara Belajar Fisika Dengan Mudah, Rubah Stres Menjadi Pelajaran Favorit!


Ilustrasi belajar fisika (pixabay.com/geralt)

Teman-teman yang masih sekolah tentunya paham dengan pelajaran fisika. Yang katanya pelajaran ini bisa bikin orang jadi stres, karena mendapat nilai yang selalu jeblok dipelajaran ini.

Pelajaran fisika memang gudangnya rumus, hampir semua materinya pasti ada rumusnya. Wah pasti pusing dong harus menghafal semua rumus.

Tapi, jangan takut. Nah kali ini saya akan share cara belajar fisika versi saya, yang mungkin dapat meningkatkan semangat kembali untuk belajar fisika.

1. Pahami terlebih dahulu pokok bahasan atau materi yang akan dipelajari

Artinya, pahami terlebih dahulu, apa sih yang akan dipelajari? Jika itu belum terjawab, tanyakan terlebih dahulu kepada guru. Karena bisa jadi ada yang terlupakan disampaikan. Atau bisa juga mencari informasi dari buku-buku atau bacaan lain.

Ibarat perang, masa kita nggak tahu kayak apa musuh yang akan kita hadapi. Karena semakin banyak kita mendapatkan informasi tentang musuh kita, kita akan mudah menundukannya, dan menjadikannya sebagai mitra kita untuk berkoalisi untuk menghadapi musuh lain.

Baca Juga:

2. Hubungkan materi yang akan dipelajari dengan materi pendukungnya yang sudah diketahui

Terkadang beberapa guru, sering lupa menghubungkan materi yang baru dengan materi yang lama. Padahal keduanya ada berhubungan cukup erat. Seolah-olah materi yang akan dipelajari ini terlepas dari materi yang sudah-sudah. Jadi, jika ada materi baru, tanyakan kepada guru, kira-kira apa kaitannya dengan materi yang lalu. Hal ini akan memudahkan kita menarik benang merah hubungan antara keduanya.

3. Jangan menghafal rumus, tapi pahami dari mana rumus itu berasal (konsep)

Dimengertilah dahulu alur rumus dari konsep awal sampai menjadi rumus akhir. Tujuannya adalah supaya kita mengerti dari mana rumus-rumus itu berasal. Kecuali beberapa rumus yang sudah merupakan definisi dan rumus ini biasanya sangat sederhana.

Setelah kita mengerti rumus tersebut, adalah hal yang sangat mudah untuk menghapal rumus tersebut. Bahkan, based on my experience, kita bahkan nantinya tidak perlu menghapal rumus tersebut lagi, karena akan terhapal dengan sendirinya. Ingat, sebaiknya kita jangan terburu menghafal rumus, apapun itu.

Memang kadang beberapa orang guru tidak menjelaskan konsep fisika dengan baik, tapi hanya disodorkan rumus. Secara tidak langsung kita disuruh menghafal rumus.

Rumus yang dihafal dan dimengerti darimana ia berasal akan mudah untuk selalu diingat dan dipanggil dari memori kita saat kita terlupa. Berbeda jika menghafal rumus itu dengan membabi buta, akan terbolak-bali begitu kita akan mengingat-ngingat kembali.

Keindahan fisika sebenarnya terletak pada konsep, yang selama ini sering ditelantarkan. Dengan memahami konsep secara baik dan benar, kita dapat menjelaskan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan ilmu fisika. Dengan memahami konsep secara baik dan benar, rumus-rumus yang sulit dengan sendirinya akan terpahami dengan mudah.

4. Belajar fisika mulai dari tingkat paling dasar dari materi yang dipelajari

Biasanya (terutama dalam pelajaran SMA), rumus-rumus fisika di buku yang kelihatannya sangat rumit, sebenarnya berasal dari konsep yang sederhana. Misalnya konsep tentang gaya, atau tentang energi, yang diturunkan menjadi rumus akhir yang dibutuhkan.

Pelajari konsep-konsep tersebut dahulu, sebelum pergi ke rumus akhir. Nah, beberapa guru sering menerangkan atau mengajarkan materi mulai dari yang mudah, yang biasanya ada relevansi dengan materi yang sebelumnya atau selanjutnya, baru kemudian ke materi yang tingkat tinggi.

5. Latihlah pemahaman dengan mengerjakan soal, dan mulailah dari soal yang paling mudah

Ketika menghadapi musuh, kita perlu yang namanya keberanian. Bagi yang penakut, maka dia dikatakan sudah kalah sebelum bertempur. Karena itu coba jurus-jurus (pemahaman) yang telah diberikan oleh sang guru untuk mencoba menaklukan beberapa soal. Cobalah berani.

Mulai dari soal-soal yang kita anggap atau kelihatan mudah. Jika kita ragu, minta pilihkan dengan guru, soal mana yang sebaiknya terlebih dahulu kita kerjakan. Kemenangan demi kemenangan dalam menaklukan beberapa soal menjadikan suatu pengalaman yang sulit terlupakan.

6. Kembangkan ke soal yang lebih sulit agar pengetahuan lebih mendalam

Jangan selalu terbuai dengan kemenangan-kemenangan menghadapi lawan yang lebih lemah. Kemenangan yang seperti itu, meski berguna untuk meningkatkan motivasi, namun tidak menguji kita dengan sebenarnya. Cobalah, mulai berkenalan dengan soal-soal yang lebih sulit, atau bervariasi.

Keberhasilan kita menaklukan soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi akan membawa suatu kenikmatan yang berbeda. Ada lima kompetensi yang sebaiknya kita miliki untuk melihat kepahaman kita dalam mempelajari fisika, yaitu mengerjakan soal-soal fisika dalam satu langkah, mengerjakan soal dalam beberapa langkah, menggambar sketsa, menggambar grafik dan mengubah variabel.

7. Seringlah berlatih dengan mengerjakan banyak soal

Mengapa mengerjakan latihan soal sesering mungkin ? Kalau kita sering mengerjakan soal fisika, dengan sendirinya rumus diingat, dan akan terhapal dengan sendirinya. Kita juga semakin memahami konsep fisika.

Ingat waktu pertama kali belajar makan, bolak-balik makanan itu berlepotan di mulut kita (dan alhamdullillah ibu kita mengajari dengan kesabaran yang luar biasa), tapi karena itu berulang-ulang akhirnya kita mahir makan dan tidak akan pernah akan ketinggalan jika diajak makan.

Ketika kita belajar naik sepeda? rasanya sangat sulit sekali dan menakutkan. Kita bahkan mungkin jatuh berulangkali, tapi kemdian? Sama saja dengan belajar fisika. Jika kita sering latihan soal, kepiawaian kita makin tinggi.

Baca Juga:

8. Katakan “Itu sulit, tapi Insya Allah saya bisa”, bukan kata “Itu saya Insya Allah bisa, tapi sulit”

Lha apa bedanya dari dua kalimat itu? Jelas Beda. Pada kalimat pertama ada sedikit optimisme dan keyakinan.

Sedangkan kalimat kedua ada perasaan pesimisme yang dibalut dengan keraguan. Kalimat ini seolah-olah sudah membuat dinding pembatas bagi kita untuk berbuat, kalimat ini seolah-olah memberati kaki kita untuk melangkah.

Sedangkan kata-kata Itu Sulit, Tetapi Insya Allah Saya Bisa akan memotivasi kita untuk selalu berbuat dan berusaha. Kata-kata ini kan menjelaskan bahwa fisika itu sifatnya memang sulit, tapi insya Allah kita bisa.

Begitulah cara belajar fisika dengan mudah. Jika ada yang mau menambah, atau nggak setuju, silakan saja dikomentari. Mudah-mudahan bermanfaat. Selamat belajar fisika!

Baca Juga: 5 Manfaat Matematika Bagi Kehidupan, Nomor 4 Bisa Untuk Kecerdasan Buatan!


Explorer