7 Langkah Memulai Bisnis Franchise 2024, Dari Nol Hingga Menjadi Pengusaha Sukses!


Ilustrasi bisnis franchise pakaian (pixabay.com/Tumisu)

Bisnis franchise juga dikenal dengan waralaba adalah model bisnis di mana pemilik merek (franchisor) memberi izin kepada individu atau perusahaan (franchisee) untuk melakukan bisnis menggunakan merek dan sistemnya. Franchisee biasanya membayar biaya awal dan royalti berkelanjutan kepada franchisor.

Pada dasarnya, franchise adalah bentuk kerja sama antara pemilik brand dengan partner bisnis yang ingin memulai usaha. Prosesnya dilakukan dengan memasarkan brand yang sama, menggunakan sistem bagi hasil sesuai kesepakatan.

Dalam model bisnis ini, franchisor memiliki hak seutuhnya untuk mengatur dan memberikan perizinan terhadap bisnisnya, sehingga franchisee harus memenuhi keinginan franchisor yang berkaitan dengan internal bisnis tersebut.

Bisnis franchise adalah bisnis yang membawa banyak keuntungan bagi kedua belah pihak, baik franchisor atau pun franchisee. Dengan sistem ini, brand milik franchisor akan semakin dikenal masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya sendiri untuk membuka cabang. Franchise memiliki rasio tingkat kegagalan lebih rendah daripada bisnis yang benar-benar baru. Tapi itu tidak semua jenis franchise sama.

Bila kamu ingin mengikuti bisnis Franchise, tujuh tips berikut bermanfaat untuk meningkatkan
peluang sukses.

1. Pilih bisnis franchise yang akan kamu sukai

Hampir semua jenis bisnis, tidak hanya franchise, hanya akan berhasil bila pemiliknya benar-benar menyukai produk atau jasa yang ditawarkannya. Jika kamu benar-benar menyukainya maka kamu akan belajar dan mengumpulkan informasi dan keterampilan dengan cepat.

Bahkan sebelum memulainya, kamu mungkin sudah memiliki banyak pengetahuan tentangnya sebagai konsumen. Dengan demikian, kamu akan lebih cepat menjadi seorang ahli dan spesialis
dalam usaha kamu. Dengan menyukai usaha kamu, kamu akan bekerja keras dan lama tanpa
bosan.

Pekerjaan menjadi bagian dari kehidupan kamu, bukan sekadar upaya mencari nafkah. Orang-orang pun senang berurusan dengan kamu karena kamu antusias dan mencintai pekerjaan.

Baca Juga:

2. Melakukan riset

Ada ratusan bisnis waralaba yang berbeda, dan biasanya ada lebih dari satu untuk jenis usaha yang bisa dipilih. Setelah kamu membuat keputusan untuk membeli suatu franchise, sulit untuk membatalkannya.

Hanya perlu beberapa detik untuk membuat keputusan yang salah, tapi mungkin perlu seumur hidup untuk mengoreksinya. Jadi, lakukanlah penelitian dengan melihat alternatif, menanyai terwaralaba yang sudah lebih dahulu bergabung, menanyai para pelanggan, membaca majalah, surat kabar, situs web yang membahas franchise, menghadiri pameran franchise dll.

Kamu juga bisa meminta saran dan pendapat dari teman-teman. Lakukan riset pasar kecil-kecilan untuk mengukur permintaan atas produk dan layanannya, menguji reputasi perusahaan waralaba, dan menguji klaim mereka tentang produk/jasa dan informasi lain yang mereka sampaikan. Pokoknya, teliti sebelum membeli.

3. Cari yang secara emosional dan filosofis cocok

Bila kamu membeli bisnis waralaba apapun, berarti kamu bergabung ke dalam kemitraan bisnis di mana hubungan kamu dengan pewaralaba (prinsipal) dan para karyawannya sangat penting bagi keberhasilan kamu.

Jadi, kamu harus dapat percaya dan bekerja sama dengan pewaralaba dan staf perusahaannya,
terutama para direktur dan manajer senior. Jika kamu tidak “sreg” dengan orang-orang
tersebut atau merasa tidak cocok dengan filosofi atau cara mereka menjalankan bisnis,
sebaiknya tidak diteruskan.

Menemukan kesesuaian emosional dan filosofis dalam memilih bisnis franchise hampir sama pentingnya dengan memilih jenis bisnis yang tepat .

4. Cari model keuntungan bisnis yang baik

Bisnis yang sukses, termasuk franchise, selalu didasarkan model keuntungan yang sehat. Semakin baik model keuntungan maka umumnya semakin mudah untuk memulai, menjalankan dan mempertahankan bisnis yang sukses.

Produk-produk inovatif dan layanan baru dengan teknologi yang dilindungi dan pasar yang berkembang adalah jenis bisnis franchise yang ideal. Hal ini karena permintaan melebihi penawaran, yang memungkinkan tingkat harga dipertahankan, dan teknologi yang dilindungi membatasi persaingan.

Bisnis dengan nama merek dan reputasi yang kuat juga cenderung memiliki model keuangan yang kuat. Hal ini karena pelanggan bersedia untuk membayar harga yang lebih tinggi untuk produk atau jasa yang terpercaya. Carilah waralaba dengan teknologi modern, produk yang dilindungi dan layanan yang inovatif, merek dan reputasi yang kuat, dengan pasar yang bertumbuh.

5. Cari pengelola bisnis franchise yang berintegritas tinggi

Memiliki integritas yang tinggi sangat penting karena akan menjaga ketenangan pikiran dan menciptakan reputasi yang mendukung kelangsungan bisnis. Bisnis lokal hidup atau mati oleh reputasi mereka.

Berperilaku dengan integritas tinggi secara otomatis akan memastikan bahwa reputasi kamu bersinar dan tumbuh. Banyak terwaralaba yang sukses tidak perlu mengiklankan atau mencari pelanggan mereka berikutnya, pelanggan merekalah yang mencari mereka. Jika kamu mendaftar
franchise yang tidak memiliki integritas, maka peluang kamu sukses sangat kecil.

6. Memahami keuangan

Lakukan perhitungan mengenai berapa investasi yang diperlukan dan apa yang kamu dapatkan dengan itu? Berapa lama waktu yang dibutuhkan kamu untuk mengembalikan investasi kamu, seberapa cepat bisnis waralaba akan menghasilkan keuntungan?

Ini adalah indikator penting yang harus Anda mengerti dan yakini akan dapat dicapai sebelum kamu mendaftar bisnis franchise apapun.

Baca Juga:

7. Memahami isi kontrak

Kontrak bisnis yang ditandatangani oleh terwaralaba dan pewaralaba berisi kesepakatan dan persyaratan perdagangan antar kedua belah pihak. Pasal-pasal dalam kontrak berkekuatan di atas kesepakatan tidak tertulis yang kamu buat atau percayai telah dijanjikan.

Setiap sengketa atau kesalahpahaman berikutnya akan merujuk padanya. Jika kamu memahami kontrak, maka kamu akan terhindar dari banyak masalah di masa depan. Bila ada yang tidak kamu pahami dalam kontrak, lakukan klarifikasi sebelum menandatanganinya.

Berbagai pilihan jenis dan brand yang beragam turut menjadi alasan mengapa franchise merupakan bisnis yang sangat menguntungkan. Jadi jangan salah langkah sebelum kamu memutuskan bisnis franchise mana yang akan kamu ikuti.

Baca Juga: 6 Tips Usaha Franchise Untuk Pemula, Agar Mudah Berkembang