7 Efek Buruk Obat Tidur, Jangan Terlena!


Ilustrasi menggunakan obat tidur

Obat tidur adalah senjata pamungkas bagi mereka yang kesulitan tidur. Namun, perlu diingat bahwa obat ini sebaiknya hanya digunakan dalam jangka pendek dan dengan resep dokter. Mengonsumsi obat tidur tanpa pengawasan dapat menimbulkan berbagai masalah, termasuk efek samping yang merugikan.

Berikut beberapa efek buruk obat tidur, seperti dikutip Health Me Up.

1. Kehilangan kemampuan kognitif

Efek samping dari obat tidur dapat membuat orang merasa lupa, pusing, bingung, dan sulit berpikir keesokan harinya. Berlebihan dalam mengonsumsinya, juga akan memaksa kamu untuk meningkatkan asupannya agar kamu benar-benar tertidur.

Bukan tidak mungkin kamu akan merasa mengantuk atau lemas keesokan harinya karena pengaruh obat tidur yang masih ada, hal ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Sudah jelas, akan menimbulkan efek samping yang lebih besar.

Baca Juga:

2. Menimbulkan ketergantungan yang tinggi

Terlalu sering mengonsumsi obat tidur akan membuat kamu ketergantungan yang berkepanjangan. Tidur lelap secara alami, tampaknya hanya mimpi yang jauh dari angan, yang hanya akan membuat kamu mengalami sulit tidur dan kerap merasa cemas. Jika kamu berhenti mengonsumsinya, secara perlahan tubuh akan menggigil, berkeringat, dan mual.

3. Berpengaruh terhadap kinerja obat lain

Kamu harus tahu bahwa obat tidur akan memengaruhi proses dari obat jenis lainnya yang sedang kamu konsumsi. Apakah itu obat pusing, demam, dan lain-lain. Kondisi akan semakin parah, saat kamu menggabungkannya dengan obat penghilang rasa sakit atau obat penenang.

4. Menjadi pemicu penyakit kesehatan mental

Kamu harus menyadari bahwa masalah tidur mungkin menjadi pemicu terjadinya beberapa penyakit kesehatan mental, yang mendasari terjadinya gangguan tidur. Obat tidak selalu menjadi pilihan yang tepat.

Mood kamu juga bisa berubah. Bahkan bisa menumbuhkan rasa cemas atau depresi setelah menggunakan obat tidur.

5. Berpengaruh terhadap nafsu makan

Efek buruk obat tidur dapat memengaruhi nafsu makan kamu. Beberapa orang mengalami peningkatan berat badan karena makan berlebihan setelah mengonsumsi obat tidur.

Obat tidur tertentu dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin, yang dikenal sebagai ‘hormon kelaparan’. Ketika ghrelin naik, perut mulai berbunyi, dan kita pun terdorong untuk mencari makanan. Di sisi lain, ada juga obat tidur yang menekan produksi ghrelin, yang bisa membuat kamu tidak tertarik pada makanan sama sekali. Selain itu, obat tidur juga bisa mempengaruhi hormon leptin, yang memberi sinyal kenyang kepada otak.

6. Gangguan Pencernaan

Obat tidur juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, sakit perut, diare, atau kesulitan buang air besar.

Obat-obatan ini biasanya bekerja dengan cara menenangkan sistem saraf, yang tidak hanya membantu anda tertidur tetapi juga bisa memperlambat proses pencernaan. Ini berarti bahwa makanan yang kamu makan sebelum tidur mungkin tidak dicerna dengan baik, yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, kembung, dan bahkan sembelit keesokan harinya.

Selain itu, efek buruk obat tidur juga dapat mengganggu keseimbangan asam lambung yang penting untuk pencernaan yang sehat. Jika anda sering menggunakan obat tidur, Bisa kemungkinan mengalami peningkatan asam lambung yang bisa menyebabkan heartburn atau GERD (gastroesophageal reflux disease). Yaitu kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar di dada dan tenggorokan.

Baca Juga:

7. Overdosis

Ini mungkin efek yang paling serius. Tanpa disadari, seseorang bisa mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan yang bisa berakibat fatal. Takutnya seseorang yang tidak bisa tidur, akan menambah lagi dosis obat tidurnya. Begitu seterusnya, sehingga dosis setiap hari semakin naik.

Otu dia beberapa efek buruk obat tidur. Jadi, sebelum memutuskan untuk menggunakan obat tidur, ada baiknya mempertimbangkan alternatif lain seperti mengatur ulang rutinitas tidur, meditasi, atau melakukan hal lain agar kamu bisa tenang. Ingatlah, tidur yang berkualitas adalah kunci kesehatan. Jangan biarkan obat tidur mengambil alih hidup kamu.

Baca Juga: Kenapa Obat Mag Harus Dikunyah? Pelajari Penyakit Sejuta Umat ini!