6 Cara Mencegah Sakit Gigi, Mudah Dilakukan di Rumah

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Simak cara-cara mencegah sakit gigi yang mudah dilakukan di rumah


Ilustrasi sakit gigi (pixabay.com/10634669)

Kamu pasti juga pernah merasakan sakit gigi. Rasanya pasti tidak karuan. Selain sakit yang terasa menusuk, sakit gigi juga menyebabkan sulit untuk mengunyah bahkan menggigit makanan. Nyeri karena sakit gigi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan nyeri yang tidak tertahankan. Sakit gigi dapat meninggalkan rasa nyeri yang terasa tajam, seperti ditusuk-tusuk dan berdenyut.

Sakit gigi ialah kondisi bagian dalam pada gigi atau sekitar gigi dan rahang yang terasa nyeri mulai dari terasa ringan sampai terasa berat. Sakit gigi biasanya memiliki gejala hilang dan timbul namun ada juga yang rasa nyerinya secara terus menerus.

Sakit gigi pada dasarnya bisa menjadi tanda adanya penyakit pada bagian tubuh yang lain, seperti  sakit migrain, jantung, paru-paru dan sinusitis.

Penyebab terjadinya sakit gigi antara lain karena adanya gigi yang berlubang, gigi atau gusi yang terinfeksi, gigi copot, gusi bengkak, gigi yang sensitif sampai adanya proses penumbuhan gigi.

Sakit gigi akan semakin parah ketika malam hari tiba terlebih lagi dengan posisi tertidur. Kondisi tersebut memburuk saat hendak makan dan minum.

Adapun beberapa gejala lain selain nyeri yang timbul akibat sakit gigi antara lain.

  • Bau mulut yang tidak sedap.
  • Bengkak pada gusi sekitar gigi yang sakit.
  • Bengkak pada rahang dan wajah.
  • Pendarahan pada gigi dan gusi.
  • Sakit untuk membuka mulut.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati, begitu juga halnya dengan sakit gigi. Berikut beberapa cara mencegah sakit gigi yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Menyikat gigi minimal dua kali sehari

Menyikat gigi merupakan cara yang ampuh untuk mencegah sakit gigi. Manfaat dari menyikat gigi adalah untuk membersihkan sisa-sisa makanan pada gigi.

Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan akan menyebabkan gigi menjadi berlubang, dengan begitu akan mengundang banyak mikroba untuk bersarang di mulut kita. Dengan menyikat gigi, mikroba-mikroba yang biasa ada di gigi akan hilang, karena tidak ada sumber makanan untuk mikroba di gigi.

Menyikat gigi merupakan cara mencegah sakit gigi yang paling mudah dilakukan oleh semua orang. Usahakan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari yakni sesudah sarapan dan sebelum tidur malam.

Selain itu pergunakan dalam menyikat gigi, pergunakan pasta gigi fluoride. Pasta gigi fluoride memiliki konsentrasi mineral yang lebih tinggi. Pasta gigi fluoride mengandung antibakteri yang dapat mencegah mikroba lainnya untuk menempel pada gigi.

2. Menggunakan sikat gigi yang tepat

Penggunaan sikat gigi harus diperhatikan untuk mencegah kerusakan gigi. Sikat gigi yang pas dan lembut sangat dianjurkan untuk dipergunakan. Sikat gigi yang tersedia sekarang terdiri dari berbagai bentuk, ada yang lurus, melengkung, semi melengkung.

Setiap orang memiliki bentuk dan ukuran rahang yang berbeda. Pergunakanlah sikat gigi dengan bentuk dan ukuran yang pas dengan rahang. Ukuran sikat gigi yang sesuai dapat menjangkau gigi-gigi yang terletak di dalam agar tetap dapat disikat.

Baca Juga:

3. Membatasi konsumsi makanan manis

Salah satu cara mencegah sakit gigi yaitu membatasi mengonsumsi makanan manis. Makanan manis dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

Ketika kita mengonsumsi makanan manis, seperti permen, kue, atau minuman manis, bakteri yang ada di mulut kita akan menggunakan gula dalam makanan tersebut sebagai sumber energi untuk berkembang biak. Selama proses ini, bakteri akan menghasilkan asam yang dapat merusak lapisan luar gigi, yang disebut enamel.

Paparan berulang terhadap asam ini dari makanan manis dapat menyebabkan penurunan mineral pada enamel gigi dan akhirnya menyebabkan kerusakan gigi, seperti pembentukan lubang atau kerusakan lebih parah. Proses ini dikenal sebagai demineralisasi gigi.

Selain itu, makanan manis yang lengket atau melekat pada gigi, seperti permen karet atau karamel, dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi. Partikel makanan yang lengket sulit dibersihkan dengan sikat gigi biasa dan bisa bertahan di gigi dalam jangka waktu yang lebih lama, memberikan waktu lebih lama bagi bakteri untuk menghasilkan asam dan merusak enamel gigi.

Makanan manis memang sangat menggoda seperti permen, coklat, es krim dan berbagai jajanan lainnya yang terdapat pemanis berlebihan.

Selain makanan manis, perlu juga dijaga pola makan dengan menghindari mengonsumsi makanan yang asam, asin, panas dan dingin secara berlebihan.

4. Mengonsumsi makanan penuh serat

Makanan penuh serat terdapat pada buah-buahan dan sangat baik bagi kesehatan gigi. Makan buah berserat biasanya sebagai pencuci mulut.

Walaupun tidak secara langsung mencegah sakit gigi, makanan penuh serat dapat memberikan manfaat untuk kesehatan gigi. Makanan penuh serat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan, memiliki beberapa dampak positif pada kesehatan gigi, yang pada gilirannya dapat membantu mencegah sakit gigi.

Makanan penuh serat yang perlu dikunyah dengan baik, seperti buah dan sayuran renyah, dapat merangsang produksi air liur. Air liur memiliki peran penting dalam melindungi gigi dengan membersihkan sisa-sisa makanan dan mengurangi tingkat asam di mulut. Ini membantu mencegah pertumbuhan bakteri yang merusak gigi.

Makanan penuh serat yang kasar, seperti apel atau wortel mentah, dapat membantu menggosok permukaan gigi saat dikunyah. Ini juga dapat membantu membersihkan plak dan sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi, dan mengurangi risiko kerusakan gigi.

Baca Juga:

5. Rajin berkumur dengan air garam

Cara mencegah sakit gigi yang paling mudah dilakukan adalah berkumur dengan air garam. Air garam dibuat dari air hangat dan garam yang fungsinya membersihkan mulut dari kotoran sisa makanan.

Air garam memiliki efek antiseptik yang dapat membantu membunuh bakteri dan mikroorganisme lain yang ada di dalam mulut. Bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan pembentukan plak gigi, kerusakan gigi, dan peradangan gusi yang pada akhirnya dapat menyebabkan sakit gigi.

Selain itu, kandungan garam dalam air garam memiliki efek antiinflamasi yang membantu meredakan peradangan pada gusi. Ini dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terkait dengan peradangan gusi atau infeksi

Demikianlah lima hal yang bisa kamu lakukan terkait cara mencegah sakit gigi yang mudah dilakukan. Adapun cara-cara tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Kifosis: Salah Satu Kelainan Pada Tulang Belakang

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *